Teguh Santosa, Maroko dan Piala Dunia 2022

Senin, 12 Desember 2022 | 08:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Oleh : Hendro Saky

MATA sepak bola dunia terbelalak di Piala Dunia 2022 di Qatar. Timnas Maroko yang datang ke negeri itu dengan status underdog, atau tim tak diunggulkan, melaju ke semifinal usai kalahkan Portugal dengan skor 1-0.

Bersama Belgia, Kroasia, dan Canada, Maroko tuai prestasi gemilang sebagai juara grup F. Dengan bekal itu, Roman Saiss dan timnya, sukses mencukur Spanyol dibabak perempat final.

Hebatnya, melangkah ke semifinal Piala Dunia 2022, gawang Maroko yang dikawal Yassine Bounou hanya kebobolan satu kali, dan memastikan diri hadapi Prancis di pertandingan yang akan digelar pada 15 Desember mendatang.

Baca Juga:  Tradisi Penghormatan Leluhur Hantu Lapar di Medan

Melangkah ke semifinal Piala Dunia 2022, adalah sejarah baru yang diukir oleh Timnas Maroko. Hal tersebut belum pernah dicapai oleh negara-negara Afrika lainnya di perhelatan sepakbola sejagad itu. Sebut saja misalnya, Kamerun, Ghana, dan Senegal, hanya sukses dibabak delapan besar.

Keberhasilan anak-anak asuh Walid Regragui itu, membuat banyak orang yang kemudian mencari tau tentang negara mayoritas muslim, dan menggunakan bahasa arab sebagai bahasa resmi.

Baca Juga:  The Death of Expertise

Namun bagi Teguh Santosa, Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), negara berpenduduk 33 juta jiwa itu miliki kedekatan dengan dirinya secara personal. Betapa tidak, saat ini, dia adalah Presiden Perhimpunan Persahabatan Indonesia Maroko.

Maroko adalah negara yang beberapa kali dikunjungi Teguh Santosa. Ia bersama kawan-kawannya juga menginisasi terbentuknya Dewan Kerjasama Perdagangan dan Investasi Indonesia Maroko (DK PRIMA).

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Arab Saudi, Pakistan, dan Turkiye Bahas Pertahanan Bersama
Irjen Pol Helfi Assegaf: Film Ageman Edukasi Sikapi Perbedaan
Kenaikan Penjualan Truk, Kebutuhan Daya Angkut atau Pergantian Armada dari Lama ke Baru?
Gerindra Way Kanan Ikuti Apel Kader
Trump-Xi, Sementara Dunia Lepas dari Perangkap Thucydides Trap
Peng Liyuan-Melania Trump Kunjungi Museum Nasional
Tiongkok-Indonesia Kerja Sama Perikanan Tangkap
Diplomasi Panda Xi-Guna Lingkungan Lebih Aman

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 17:54 WIB

Arab Saudi, Pakistan, dan Turkiye Bahas Pertahanan Bersama

Sabtu, 26 September 2026 - 11:01 WIB

Irjen Pol Helfi Assegaf: Film Ageman Edukasi Sikapi Perbedaan

Sabtu, 26 September 2026 - 05:42 WIB

Kenaikan Penjualan Truk, Kebutuhan Daya Angkut atau Pergantian Armada dari Lama ke Baru?

Sabtu, 26 September 2026 - 05:33 WIB

Gerindra Way Kanan Ikuti Apel Kader

Sabtu, 26 September 2026 - 05:21 WIB

Trump-Xi, Sementara Dunia Lepas dari Perangkap Thucydides Trap

Berita Terbaru


PUTRA Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi Mohammed bin Salman bin Abdulaziz al-Saud (tengah), Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan (kiri), dan Perdana Menteri Pakistan Muhammad Shehbaz Sharif berfoto bersama setelah penandatanganan Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah di Makkah, Arab Saudi, pada 7 Agustus 2026. (Saudi Press Agency/Xinhua)

Berita Utama

Arab Saudi, Pakistan, dan Turkiye Bahas Pertahanan Bersama

Sabtu, 26 Sep 2026 - 17:54 WIB

Berita Utama

Irjen Pol Helfi Assegaf: Film Ageman Edukasi Sikapi Perbedaan

Sabtu, 26 Sep 2026 - 11:01 WIB

Berita Utama

Gerindra Way Kanan Ikuti Apel Kader

Sabtu, 26 Sep 2026 - 05:33 WIB

Presiden Tiongkok Xi Jinping melakukan diskusi dalam kelompok kecil dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Ruang Oval setelah upacara penyambutan di Gedung Putih, Washington DC, AS, pada 24 September 2026. Trump menggelar upacara penyambutan bagi Xi, yang sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke AS, di Gedung Putih pada Kamis (24/9). (Xinhua)

Berita Utama

Trump-Xi, Sementara Dunia Lepas dari Perangkap Thucydides Trap

Sabtu, 26 Sep 2026 - 05:21 WIB