Tangan Dingin Kapolda, Aksi Damai di Papua Barat Tanpa Bentrok

Rabu, 3 September 2025 | 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANOKWARI- Aksi unjuk rasa yang berlangsung di hampir seluruh Indonesia beberapa hari terakhir ini berakhir anarkis bahkan terjadi pengrusakan, penjarahan hingga pembakaran fasilitas pemerintah.

Namun berbeda dengan tanah papua khususnya Provinsi Papua Barat, mahasiswa dan masyarakat menyampaikan aspirasi kepada pemerintah daerah yang berlangsung dua hari tanpa ada insiden atau tindakan anarkis dari para pendemo maupun aparat keamanan.

Hal ini menandakan bahwa ruang demokrasi dibuka bagi para pendemo untuk bebas menyampaikan aspirasi kepada pemerintah daerah berkait komunikasi harmonis yang dibangun aparat keamanan.

Wakil Ketua II DPRP Papua Barat Syamsudin Seknun,S.Sos.,S.H.,M.H mengapresiasi Kapolda Papua Barat, Kapolresta Manokwari, Pangdam XVIII/ Kasuari dan Kabinda bersama jajarannya yang dengan tangan dingin mereka mampu menghilangkan kekuatiran masyarakat.

Baca Juga:  Tiongkok Berhasil Integrasikan Pembangunan dan Perlindungan Lingkungan

“Kita lihat di medsos bahwa di daerah-daerah lain terjadi aksi demo yang sebenarnya diluar tujuan unjuk rasa itu sendiri namun di Provinsi Papua Barat, haruslah kita bersyukur bahwa dengan komunikasi yang baik maka OKP Cipayung, Organisasi kemahasiswaan dan gerakan organisasi masyarakat lainnya dapat menyampaikan aspirasi secara baik tanpa anarkis dan bakar gedung dan lain sebagainya,” kata Syamsudin Seknun kepada wartawan usai menerima aksi demo damai di Manokwari, Rabu (3/9/2025).

Ketua Majelis Wilayah KAHMI Papua Barat itu menyebutkan, kerja keras aparat keamanan untuk menjaga kamtibmas yang kondusif memberikan rasa aman kepada orang di daerah ini.

Baca Juga:  DPRD Lampung Utara Soroti Sikap Terburu-buru BBWS Soal Sengketa Lahan

Menurutnya aspirasi yang disampaikan mahasiswa akan dipilah, tuntutan yang ditujukan kepada DPRP Papua Barat segera ditindaklanjuti termasuk tujuan ke pemerintah pusat.

“DPRP segera tindaklanjuti dalam waktu satu dua hari kedepan, setelah ini kami akan seger rapat untuk membahas apa yang harus ditindaklanjuti dan segera kelembagaan kami akan kawal ke pemerintah pusat,” pungkasnya.

Sebagai wakil rakyat, Seknun menegaskan bahwa pimpinan dan anggota DPR Provinsi Papua Barat tetap masih berada di Manokwari untuk menerima tuntutan dari masyarakat.


Penulis : Desty


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : JMSI News Network

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

‘Secancanan’ Angkat Industri Kreatif Lampung
Kapolres Mesuji Apresiasi Prestasi Para Peserta Lomba PKS Tingkat SMP, SMA dan SMK
Kejari Way Kanan Ikuti Rangkaian Peringatan HUT ke-XXVI IAD dan Hari Bhakti Adhyaksa ke-66 Tahun 2026.
Duka di Yahukimo: Lagi, Tiga Warga Sipil jadi Korban
Diskominfotik Lampung Jajaki Kerja Sama dengan UIN Raden Intan untuk Perkuat Ekosistem Data Daerah
Pemprov Lampung Matangkan Program Kelas Migran Vokasi 2026/2027, Siapkan SDM Berdaya Saing Global
Nurhadi Soroti Rangkap Jabatan Sudaryono, Minta Kinerja BGN Tak Terganggu
Konsultasi Publik KLHS RDTR Tahap I Lampung Utara Serap Ide-ide Strategis

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:20 WIB

‘Secancanan’ Angkat Industri Kreatif Lampung

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:30 WIB

Kapolres Mesuji Apresiasi Prestasi Para Peserta Lomba PKS Tingkat SMP, SMA dan SMK

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:32 WIB

Kejari Way Kanan Ikuti Rangkaian Peringatan HUT ke-XXVI IAD dan Hari Bhakti Adhyaksa ke-66 Tahun 2026.

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:56 WIB

Duka di Yahukimo: Lagi, Tiga Warga Sipil jadi Korban

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:22 WIB

Pemprov Lampung Matangkan Program Kelas Migran Vokasi 2026/2027, Siapkan SDM Berdaya Saing Global

Berita Terbaru

Lainnya

Cegah Gangguan Kamtibmas dengan Pendekatan Budaya

Kamis, 23 Jul 2026 - 08:50 WIB

#indonesiaswasembada

‘Secancanan’ Angkat Industri Kreatif Lampung

Rabu, 22 Jul 2026 - 20:20 WIB

#indonesiaswasembada

Duka di Yahukimo: Lagi, Tiga Warga Sipil jadi Korban

Rabu, 22 Jul 2026 - 16:56 WIB