Tak Hanya Sosialisasi, UMKM Juga Butuh Workshop

Selasa, 5 September 2023 | 19:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo 

JAKARTA ,- Anggota Komisi VI DPR RI Harris Turino meminta Kementerian Koperasi dan UMKM untuk memperbanyak workshop atau pelatihan kepada pelaku UMKM. Ia menilai, pelatihan bagi pelaku UMKM sangat dibutuhkan dibandingkan hanya sekadar sosialisasi seperti yang selama ini telah dilakukan Kemenkop UKM.

“Selama ini kan kita banyak sosialisasi, rasanya, disamping sosialisasi ada hal yang sangat dibutuhkan oleh warga, yaitu workshop. Pelatihan-pelatihan yang sederhana untuk para pelaku UMKM,” ujar Harris dalam Raker dengan Kemenkop UKM dan Kementerian Investasi di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (4/9/2023).

Baca Juga:  Tingkatkan Daya Saing UMKM di Era Digital, Mahasiswa KKN Gelar Workshop Pelatihan AI di Kelurahan Kedaung

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini menjelaskan, adanya pelatihan-pelatihan sederhana dapat memicu UMKM baru sehingga berdampak dalam mengurangi angka pengangguran. Ia mengusulkan Kemenkop UKM untuk mengadakan pelatihan seperti pelatihan menjahit, kecantikan hingga pelatihan las.

“Dan ini seharusnya menjadi bagian dari Kementerian UMKM. Jadi wujudnya workshop dan saya sangat mengharapkan bahwa ini bisa direalisasikan di luar sosialisasi yang selama ini dilaksanakan,” harapnya.

Baca Juga:  Film "Dear You" Menghidupkan Budaya China di Asia Tenggara

Diketahui, dari pagu anggaran Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2024 sejumlah Rp1,4 triliun, sebanyak Rp1 triliun digunakan untuk program kewirausahaan, UMKM dan Koperasi. Sedangkan Rp400 miliar sisanya digunakan untuk program dukungan manajemen Kemenkop UKM. Dari Anggaran tersebut, sebanyak Rp767 miliar digunakan untuk program prioritas nasional.(*)

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

BOC Hong Kong Siap Perkuat Ekosistem Renminbi di Indonesia
PBB khawatirkan Keselamatan Warga Sipil Palestina
Tugas Gubernur BI Baru: Likuiditas, Suku Bunga, dan Target Pertumbuhan 6 Persen
Tak Peka, Gubernur DKI Diminta Evaluasi Kadisdik Nahdiana
Kepsek SLB Negeri Sukamaju Klarifikasi; Ijazah Proses Pencetakan
Pertukaran Budaya Tiongkok-Mesir Berkembang Pesat
Pemprov Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas Lokal Lewat Wirausaha Muda Desa
Presiden Tiongkok di Mesir Saksikan Takhta Firaun

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 23:34 WIB

BOC Hong Kong Siap Perkuat Ekosistem Renminbi di Indonesia

Kamis, 3 September 2026 - 22:20 WIB

PBB khawatirkan Keselamatan Warga Sipil Palestina

Kamis, 3 September 2026 - 19:42 WIB

Tugas Gubernur BI Baru: Likuiditas, Suku Bunga, dan Target Pertumbuhan 6 Persen

Kamis, 3 September 2026 - 17:37 WIB

Tak Peka, Gubernur DKI Diminta Evaluasi Kadisdik Nahdiana

Kamis, 3 September 2026 - 17:29 WIB

Kepsek SLB Negeri Sukamaju Klarifikasi; Ijazah Proses Pencetakan

Berita Terbaru

Momentum pengembangan ekosistem RMB semakin kuat setelah Bank Indonesia dan PBOC menandatangani Nota Kesepahaman mengenai pembentukan pengaturan kliring RMB di Indonesia pada 11 Juni 2026. Selanjutnya, pada 26 Juni 2026, BOC Hong Kong Cabang Jakarta memperoleh otorisasi untuk ditunjuk sebagai RMB Clearing Bank di Indonesia.

#indonesiaswasembada

BOC Hong Kong Siap Perkuat Ekosistem Renminbi di Indonesia

Kamis, 3 Sep 2026 - 23:34 WIB


Seorang warga Palestina memadamkan api pada sebuah kendaraan yang hancur akibat serangan drone Israel di kawasan permukiman Tel al-Hawa, Gaza City, pada 31 Agustus 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

PBB khawatirkan Keselamatan Warga Sipil Palestina

Kamis, 3 Sep 2026 - 22:20 WIB

Gubernur DKI Evakuasi Kadisdik [EK]

#indonesiaswasembada

Tak Peka, Gubernur DKI Diminta Evaluasi Kadisdik Nahdiana

Kamis, 3 Sep 2026 - 17:37 WIB

Munir

#indonesiaswasembada

Kepsek SLB Negeri Sukamaju Klarifikasi; Ijazah Proses Pencetakan

Kamis, 3 Sep 2026 - 17:29 WIB