Sosialisasi Empat Pilar Di Ngawi Jatim, HNW: Masyarakat Daerah Juga Tetap Mengamalkan Pancasila dan Mencintai NKRI

Selasa, 11 Juli 2023 | 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

NGAWI – Sekitar 200 tokoh masyarakat yang datang dari Ngawi, Magetan, Ponorogo, Pacitan, dan Trenggalek, pada Minggu, 9 Juli 2023, memenuhi salah satu ruangan ‘Kurnia Covention Hall’, Ngawi, Jawa Timur. Mereka yang berada di sana selepas jam 14.00 WIB itu untuk mengikuti Sosialisasi Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika atau yang lebih popular disebut Empat Pilar MPR.

Sosialisasi yang digelar atas kerja sama MPR dan Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Ngawi itu sangat istimewa sebab Wakil Ketua MPR Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid MA (HNW) yang juga Ketua Dewan Penasehat IKADI Pusat, menjadi pemateri utama pada acara itu.

Kepada wartawan, Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengucapkan syukur allhamdulillah atas antusiasme para tokoh saat mengikuti sosialisasi, sebab itu juga bisa menjadi gambaran betapa masyarakat di wilayah yang berbatasan dengan Jawa Tengah dan Samudera Hindia itu terhadap 4 pilar MPRRI.

Antusiasnya para tokoh masyarakat dari kalangan juru dakwah mengikuti acara tersebut menurut alumni Pondok Pesantren Gontor itu menandakan bahwa mereka yang tinggal di daerah juga masih tetap mencintai Pancasila, melaksanakan UUD, ingin NKRI tetap terjaga, dan menghargai adanya ke-bhinneka tunggal ika-an. “Hal menggembirakan seperti ini sangat dipentingkan, diapresiasi, disegarkan dan disebarluaskan, apalagi di tahun politik, agar kegiatan nasional menuju pesta demokrasi dengan Pemilu 2024 akan benar2 bisa dilaksanakan dengan sukses, menghadirkan hasil yang bisa memajukan Indonesia, yang benar2 sesuai harapan Rakyat”ujarnya.

Baca Juga:  Lampung Matangkan Penyesuaian Batas Wilayah, Siapkan Pusat Pemerintahan Masa Depan

Di tahun politik diakui adanya pihak-pihak yang khawatir bangsa terpecah belah. “Namun dalam sosialiasisi di Ngawi itu, kita melihat dan menemukan warga bangsa yang sangat mencintai Indonesia, Pancasila, UUDNRI 1945, dan ingin mewujudkan cita2 Indonesia Merdeka”ujar pria asal Klaten, Jawa Tengah, itu.

Dalam sosialisasi, HNW mengingatkan kepada peserta tentang pentingnya memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, UUD, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Dijelaskan Empat Pilar MPR itu merupakan kesepakatan di MPR untuk mewujudkan cita2 proklamasi dan reformasi. Itu juga warisan perjuangan dan keteladanan bapak dan ibu bangsa untuk diwariskan kepada generasi Milenial, generasi Z, generasi alpha, warga bangsa Indonesia yang akan bertemu dengan 2045, seratus tahub sesudah Indonesia Merdeka. Agar tidak terulang tragedi yang bisa menghancurkan eksistensi bangsa dan NKRI. “Saya juga mengingatkan ada bagian dari sejarah yang tidak boleh terulang lagi, seperti kolonialisme dan separatisme, maupun pemberontakan PKI yang dikenal dengan istilah Madiun Affair”ujarnya. Diungkap pada September tahun 1948, saat Pemerintah RI masih sangat muda dan menghadapi kolonialisme Belanda yang tetal ingin mencengkeramkan penjajahannya, terjadilah pemberontakan oleh PKI dari Madiun, yang berbatasan dengan Ngawi.

Pemberontakan yang dilakukan PKI mengimbas di daerah sekitar Madiun seperti Ngawi, Ponorogo, Magetan, bahkan hingga Wonogiri Jawa Tengah. Dengan banyak korban termasuk dari pejabat daerah(gubernur Jawa Timur, Suryo), dan para Ulama, Santri dan Pesantren.

Baca Juga:  Sekber 3 Konstituen Dewan Pers Rapat Pemantapan Sarasehan Jilid 2

Diharap dengan sosialisasi maka warga menjadi paham dan melaksanakan Pancasila sehingga bisa mencegah dan mengkoreksi tumbuhnya ideologi terlarang maupun penyimpangan dalam melaksanakan 4 pilar MPR RI itu.”Dengan ber-Pancasila maka kita mencegah tumbuhnya ideologi komunisme, separatisme, dan hal-hal lain yang bisa memecah belah bangsa Indonesia, maupun menghambat terwujudnya cita2 Indonesia Merdeka karena tidak benarnya pelaksanaan 4 pilar MPR RI itu”tegasnya.

Dengan sosialisasi, HNW berharap masyarakat semakin memahami agar makin mencintai Indonesia.

Kepada peserta, alumni Universitas Madinah, Saudi Arabia, itu mengingatkan pada tahun 2024, Indonesia akan menggelar berbagai macam pemilu untuk memilih anggota DPR, DPRD, dan DPD. Masalah pemilu yang merupakan ketentuan baru dalam UUD, diatur dengan jelas dalam UUDNRI tahun 1945. Pasal 22 (e) Ayat (1) dengan tegas menyebut azas Luber Jurdil, dan Pemilu dilaksanakan lima tahun sekali”, tambahnya.

Dirinya berharap pemilu yang digelar menghasilkan demokrasi yang berkualitas, agar hasilnya juga berkwalitas, sesuai dengan apa  yang dicontohkan dan diharapkan para bapak bangsa. Para peserta sosialisasi di Ngawi yang terdiri dari banyak tokog masyarakat, tokoh Agama dan juru dakwah, agar dapat juga mensosialisasikan hal ini, agar Rakyat pemilik kedaulatan, tidak memubadzirkan kesempatan ini, atau menjual murah kedaulatan yg telah diberikan oleh UUD, melainkan memaksimalkannya agar dapat berkontribusi menghadirkan kemajuan dan kemakmursn bagi Rakyat dan Negara Indonesia melalui Pemimpin dan Wakil Rakyat yang mereka pilih secara benar”pungkasnya.(“)

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Elfianah: Bed Dryer Mutus Ketergantungan Petani
Lampung Siap-Siap Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah
Walikota Eva Siap Olok Gading Jadi Wisata Budaya
Gubernur Dorong Kebangkitan Budaya Lampung
Jihan Paparkan Transformasi Digital Pengelolaan Keuangan di Forum Nasional
Diduga Posting Kritik MBG, Akun Instagram Hendri Satrio Hilang
Penetrasi Pasar , Pemkab Mesuji Siapkan 1800 Paket Sembako
Gubernur Lampung Komitmen Optimalkan Modernisasi dan Hilirisasi Pertanian

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:59 WIB

Elfianah: Bed Dryer Mutus Ketergantungan Petani

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:23 WIB

Lampung Siap-Siap Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:27 WIB

Walikota Eva Siap Olok Gading Jadi Wisata Budaya

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:19 WIB

Gubernur Dorong Kebangkitan Budaya Lampung

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:13 WIB

Jihan Paparkan Transformasi Digital Pengelolaan Keuangan di Forum Nasional

Berita Terbaru

BUPATI Mesuji dan Gubernur Lampung saat memastikan persoalan petani dapat diminimalisir [Na]

#indonesiaswasembada

Elfianah: Bed Dryer Mutus Ketergantungan Petani

Kamis, 25 Jun 2026 - 22:59 WIB

MARINDO Sekdaprov pimpin rapat perangkat daerah agar mempercepat penyelesaian operasional Sekolah Rakyat dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan [De]

#indonesiaswasembada

Lampung Siap-Siap Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah

Kamis, 25 Jun 2026 - 21:23 WIB

WISATA BUDAYA-Walikota Eva Siap Olok Gading Jadi Wisata Budaya {De]

#indonesiaswasembada

Walikota Eva Siap Olok Gading Jadi Wisata Budaya

Kamis, 25 Jun 2026 - 20:27 WIB

BUDAYA sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Gubernur dan Walikota Bandarlampung berkunjung ke Negeri Olok Gading [De]

#indonesiaswasembada

Gubernur Dorong Kebangkitan Budaya Lampung

Kamis, 25 Jun 2026 - 20:19 WIB

WAKIL Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan bahwa transformasi digital telah menjadi kebutuhan mutlak dalam tata kelola pemerintahan modern, khususnya dalam pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik. [Hs]

#indonesiaswasembada

Jihan Paparkan Transformasi Digital Pengelolaan Keuangan di Forum Nasional

Kamis, 25 Jun 2026 - 20:13 WIB