“Soft Diplomacy” Indonesia Melalui Makanan Tradisional

Senin, 7 November 2022 | 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Swary Utami Dewi

Conference of Parties (COP) ke-27 yang berlangsung di Sharm El-Sheikh, Mesir, sudah dimulai. COP sendiri – dilafalkan “kup” oleh orang-orang Mesir merupakan forum tingkat tinggi tahunan bagi 197 negara di dunia untuk mendiskusikan perubahan iklim dan bagaimana negara-negara tersebut berencana untuk menanggulanginya. Salah satu yang jadi perhatian peserta di sela-sela segera berlangsungnya pertemuan dan lobi tingkat tinggi dunia untuk isu perubahan iklim ini adalah kehadiran rutin pojok atau booth dari berbagai negara. Side event, misalnya, lazim digelar di pojok negara-negara ini.

Untuk Paviliun Indonesia, selain menampilkan berbagai perbincangan menarik seputar isu perubahan iklim, tersaji snack dan makanan tradisional. Sajian ini mampu menarik banyak pengunjung datang ke Paviliun Indonesia. Antrian cukup panjang terjadi pada hari pertama. Sewaktu rehat sesudah pembukaan, snack yang disuguhkan habis diserbu. Kudapannya antara lain onde-onde dan dadar gulung.

Baca Juga:  Abu Vulkanik GAK, 16 Penerbangan Internasional Dibatalkan

Lalu sewaktu makan siang, dikeluarkanlah nasi kuning. Habis juga seketika. Yang menghabiskan sajian ini dari berbagai bangsa. Mereka rela antri untuk mendapatkan sepiring lengkap nasi kuning. Karena habis dalam sekejap maka food stall segera ditutup. Sesudah beberapa sesi perbincangan di hari pertama dilakukan, kembali lagi disuguhkan nasi kuning. Dan tetap yang antri membludak. Tim katering Indonesia dengan sabar melayani. Tidak sampai satu jam ludes pula babak kedua makan siang.

Salah satu televisi nasional Portugal, yang melewati Paviliun Indonesia sempat berhenti melihat antrian makan ini, lalu memutuskan meliput singkat keunikan yang ditampilkan Indonesia. Media itu adalah RTP International, yang merupakan layanan televisi internasional milik Rádio e Televisão de Portugal, sebuah penyiaran publik milik salah satu negara Eropa ini. RTP menyiarkan berbagai program dan liputan untuk komunitas migran Portugal di Eropa, Amerika Selatan dan Amerika Utara, Makau, dan juga Timor Leste. Reporter perempuan dari RTP, sesudah meliput berkomentar balik dan memberikan kesannya tentang makanan tradisional Indonesia.

Baca Juga:  Mesir dan Kuwait Serukan Iran dan AS ke Meja Perundingan

“Makanan Indonesia enak dan sehat, dan tentu saja bisa menunjang ketahanan pangan.. We love Indonesia,” ujarnya mengakhiri.

Rasanya bahagia melihat para pengunjung Paviliun Indonesia dari berbagai bangsa datang untuk makan dan berbagi informasi. Maka, boleh dikatakan, cukup berhasil “soft diplomacy” Indonesia melalui makanan tradisional ini. Awal yang baik tentunya untuk memulai COP ke-27.#

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Guru Ngaji Lampung Siap Sosialisasi Film Ageman 
Teguh Santosa: Dukungan Indonesia pada Palestina Makin Kuat
Diduga Halangi Tugas Jurnalistik, PT GMS Dilaporkan
Qatar Sebut AS Inginkan Perundingan dengan Iran
Iran Ancam Amerika dan Sekutunya Jika Lakukan Kesalahan
Tiongkok-Indonesia Komit Perdalam Pertukaran dan Kerja Sama
Mahfud MD : Nusron Wahid Seharusnya Mundur
DPD Dan ICMI Bahas Regulasi A1 dan Penataan Demokrasi

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:56 WIB

Guru Ngaji Lampung Siap Sosialisasi Film Ageman 

Senin, 21 September 2026 - 21:52 WIB

Teguh Santosa: Dukungan Indonesia pada Palestina Makin Kuat

Senin, 21 September 2026 - 21:32 WIB

Diduga Halangi Tugas Jurnalistik, PT GMS Dilaporkan

Senin, 21 September 2026 - 21:25 WIB

Qatar Sebut AS Inginkan Perundingan dengan Iran

Senin, 21 September 2026 - 21:21 WIB

Iran Ancam Amerika dan Sekutunya Jika Lakukan Kesalahan

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Guru Ngaji Lampung Siap Sosialisasi Film Ageman 

Senin, 21 Sep 2026 - 21:56 WIB

#indonesiaswasembada

Teguh Santosa: Dukungan Indonesia pada Palestina Makin Kuat

Senin, 21 Sep 2026 - 21:52 WIB

Jurnalis Simpulindonesia.com melaporkan penanggung jawab PT Gerbang Multi Sejahtera (GMS), Muhamad Aris alias Pongki, ke Polda Sultra.

#indonesiaswasembada

Diduga Halangi Tugas Jurnalistik, PT GMS Dilaporkan

Senin, 21 Sep 2026 - 21:32 WIB

WARGA Iran sumpah setia dengan pemimpinn barunya, Mojtaba Khamenei, di Lapangan Enghelab di Teheran, Iran. [Xin]

#indonesiaswasembada

Qatar Sebut AS Inginkan Perundingan dengan Iran

Senin, 21 Sep 2026 - 21:25 WIB

Foto yang diabadikan menggunakan telepon seluler ini memperlihatkan kapal-kapal dagang yang terjebak di perairan Selat Hormuz, dekat Khasab, sebuah kota kecil di Oman utara, pada 29 Mei 2026. (Xin)

#indonesiaswasembada

Iran Ancam Amerika dan Sekutunya Jika Lakukan Kesalahan

Senin, 21 Sep 2026 - 21:21 WIB