Soal LGBT, Karang Taruna Medan: Bobby Nasution Melindungi Warganya

Minggu, 8 Januari 2023 | 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Vina

MEDAN -Karang Taruna Kota Medan menyatakan dukungan pihaknya terhadap Walikota Medan, Bobby Nasution yang melarang keberadaan LGBT, di Kota Medan. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Karang Taruna Kota Medan, Yopie Hari Irwansyah Batubara, SE yang di damping Wakil Ketua Bidang Agama Erwinsyah Hasibuan, ST, M.Si yang juga Ketua BKPRMI Kota Medan, Minggu (08/01/2023).

Yopie H.I Batubara, S.E mengatakan sebagai pemimpin yang mendapat amanah dari rakyat, Walikota Medan memiliki wewenang untuk melindungi warga kota dari prilaku menyimpang seperti LGBT, yang dapat menimbulkan mudharat bagi banyak orang.

Katanya, hal tersebut terkait pernyataan pendamping Komunitas Transpuan Indonesia, Hartoyo yang terkesan ‘menyerang’ Bobby Nasution, sehubungan larangan LGBT di Kota Medan.

Baca Juga:  Kajari Lampung Selatan Serahkan Penetapan Perwalian, Dinas Sosial Kawal Hak Delapan Anak Yayasan Bussaina Lampung

“Hartoyo seharusnya menyadari mayoritas warga Kota Medan merupakan warga yang religius. Sehingga prilaku penyimpangan seksual yang meresahkan masyarakat ini, tidak dapat diterima di Kota Medan,” ujarnya.

Sebagai pendamping komunitas Transpuan, lanjut Yopie, seharusnya Hartoyo bukan melegitimasi keberadaan mereka yang menyimpang dari kodrat Tuhan.

“Seharusnya, Hortoyo mendorong kaum Transpuan untuk kembali kepada fitrahnya.
Yopie juga mengingatkan Hartoyo untuk tidak menghubung-hubungkan legenda Boru Nantinjo untuk melegitimasi keberadaan LGBT di Kota Medan,” katanya.

“Jangan coba coba melukai hati masyarakat Batak, dengan menghubung-hubungkan Boru Nantinjo guna melegitimasi LGBT di Kota Medan. Silahkan Hartoyo menanyakan saudara kami dari etnis Batak, pasti mereka tidak akan pernah mendukung LGBT”, tegasnya.

Baca Juga:  Polri Periksa ATR/BPN Dalam Kasus Dugaan Korupsi Tanah 4,8 T Di Bali

Karang Taruna Kota Medan, ujar Yopie, mendesak Hartoyo untuk menarik ucapannya, sekaligus meminta maaf kepada masyarakat Batak.

“Ingat, ini bukan masalah politik. Tetapi ini persoalan dalam upaya melindungi warga Kota Medan dari prilaku sosial yang menyimpang dan juga penyakit menular,” ujarnya.

Senada, Wakil Ketua Bidang Agama Karang Taruna Kota Medan yang juga ketua BKPRMI Kota Medan, Erwinsyah Hasibuan mengatakan agama apapun di Kota Medan, tidak membenarkan adanya LGBT.

Apalagi LGBT dapat menimbulkan penyakit menular, yang membahayakan kesehatan, tidak saja bagi pelaku LGBT tetapi juga bagi masyarakat sekitarnya. Jadi, apa salahnya kalau Walikota Medan melindungi warganya dari hal-hal yang membahayakan ?,” tutupnya.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Arab Saudi, Pakistan, dan Turkiye Bahas Pertahanan Bersama
Irjen Pol Helfi Assegaf: Film Ageman Edukasi Sikapi Perbedaan
Kenaikan Penjualan Truk, Kebutuhan Daya Angkut atau Pergantian Armada dari Lama ke Baru?
Gerindra Way Kanan Ikuti Apel Kader
Trump-Xi, Sementara Dunia Lepas dari Perangkap Thucydides Trap
Peng Liyuan-Melania Trump Kunjungi Museum Nasional
Tiongkok-Indonesia Kerja Sama Perikanan Tangkap
Diplomasi Panda Xi-Guna Lingkungan Lebih Aman

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 17:54 WIB

Arab Saudi, Pakistan, dan Turkiye Bahas Pertahanan Bersama

Sabtu, 26 September 2026 - 11:01 WIB

Irjen Pol Helfi Assegaf: Film Ageman Edukasi Sikapi Perbedaan

Sabtu, 26 September 2026 - 05:42 WIB

Kenaikan Penjualan Truk, Kebutuhan Daya Angkut atau Pergantian Armada dari Lama ke Baru?

Sabtu, 26 September 2026 - 05:33 WIB

Gerindra Way Kanan Ikuti Apel Kader

Sabtu, 26 September 2026 - 05:21 WIB

Trump-Xi, Sementara Dunia Lepas dari Perangkap Thucydides Trap

Berita Terbaru


PUTRA Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi Mohammed bin Salman bin Abdulaziz al-Saud (tengah), Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan (kiri), dan Perdana Menteri Pakistan Muhammad Shehbaz Sharif berfoto bersama setelah penandatanganan Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah di Makkah, Arab Saudi, pada 7 Agustus 2026. (Saudi Press Agency/Xinhua)

Berita Utama

Arab Saudi, Pakistan, dan Turkiye Bahas Pertahanan Bersama

Sabtu, 26 Sep 2026 - 17:54 WIB

Berita Utama

Irjen Pol Helfi Assegaf: Film Ageman Edukasi Sikapi Perbedaan

Sabtu, 26 Sep 2026 - 11:01 WIB

Berita Utama

Gerindra Way Kanan Ikuti Apel Kader

Sabtu, 26 Sep 2026 - 05:33 WIB

Presiden Tiongkok Xi Jinping melakukan diskusi dalam kelompok kecil dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Ruang Oval setelah upacara penyambutan di Gedung Putih, Washington DC, AS, pada 24 September 2026. Trump menggelar upacara penyambutan bagi Xi, yang sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke AS, di Gedung Putih pada Kamis (24/9). (Xinhua)

Berita Utama

Trump-Xi, Sementara Dunia Lepas dari Perangkap Thucydides Trap

Sabtu, 26 Sep 2026 - 05:21 WIB