Sinergi Pemprov Lampung dan Pemprov JaTim Perkuat Perdagangan, Investasi, dan Hilirisasi Komoditas Antarwilayah

Kamis, 7 Agustus 2025 | 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG —- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mewujudkan kerja sama strategis antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam upaya memperkuat konektivitas perdagangan, investasi, dan hilirisasi komoditas antarwilayah.

Jalinan kerja sama tersebut diwujudkan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait kedua provinsi dalam kegiatan Misi Dagang dan Investasi antara Provinsi Jawa Timur dan Lampung di Ballroom Swiss-Belhotel, Bandarlampung, Kamis (7/8/2025).

Penandatanganan tersebut disaksikan langsung oleh Gubernur Mirza dan Gubernur Khofifah.

Gubernur Mirza menegaskan Provinsi Lampung sebagai gerbang pintu Sumatera menyambut baik kerjasama ini sebagai langkah konkret untuk memperkuat ketahanan ekonomi regional dan meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan daerah ke dua provinsi.

“Jawa Timur adalah gerbang baru Nusantara, dan Lampung merupakan pintu gerbang Sumatera. Jika kedua wilayah ini bersinergi, akan tercipta aliran aktivitas ekonomi yang saling menguntungkan,” ujar Gubernur Mirza.

Mirza menyebut di tengah tantangan perlambatan ekonomi global yang sedang mengguncang banyak negara, ekonomi Indonesia masih tumbuh positif termasuk Provinsi Lampung.

“Lampung mampu mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,09% pada Triwulan II Tahun 2025,” katanya.

Kemudian, inflasi Lampung pada bulan Juli tercatat sebesar 2,63%. “Ini adalah bukti bahwa perekonomian rakyat tetap bergerak, tingkat harga relatif stabil dan terkendali, dan kepercayaan masyarakat terhadap pasar semakin baik,” ujarnya.

Baca Juga:  Puan : Kehadiran Presiden Prabowo Tegaskan RAPBN 2027 Diarahkan Sebesar-besarnya Untuk Rakyat

Mirza menjelaskan Lampung dikenal sebagai daerah penghasil sejumlah komoditas unggulan seperti kopi, kakao, lada, karet, padi, jagung, singkong, nanas, dan pisang.

Melalui kerja sama ini, Pemprov Lampung ingin memperluas pasar dan mendorong hilirisasi dengan menggandeng provinsi yang telah memiliki infrastruktur industri kuat seperti Jawa Timur.

“Kita ingin menjalin kerja sama yang baik. Lampung selalu menjual bahan pertanian dalam bentuk mentah. Kini saatnya kita menjalin kemitraan dengan daerah-daerah yang sudah mampu mengolah dan menghilirisasi produk, dan Jatim menjadi salah satu fokus kami,” katanya.

Mirza juga membuka peluang bagi para pengusaha Jawa Timur untuk berinvestasi langsung di Lampung, khususnya dalam membangun industri pengolahan berbasis komoditas lokal.

“Dengan begitu, akan tercipta nilai tambah di daerah asal dan memperkuat struktur ekonomi lokal,” ujarnya.

Mirza berharap ke depan, kerja sama ini tidak hanya menjadi hubungan dagang semata, melainkan juga menjadi langkah awal pengembangan kawasan industri terpadu, peningkatan kapasitas SDM, serta kerja sama antarpengusaha dari kedua daerah.

“Mari kita untung bersama, berkembang bersama,” katanya.

Dalam kesempatan itu, turut pula dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Bank Jatim dengan Bank Lampung.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan pentingnya kerja sama yang berkelanjutan antara Provinsi Jawa Timur dan Lampung.

Baca Juga:  Lampung Selatan Resmi Jadi Monster Otomotif Baru di Sumatra

Ia menyampaikan berbagai peluang sinergi antara kedua provinsi selama ini sudah mulai terjalin.

“Jawa Timur membeli green bean kopi dan tapioka dari Lampung, sementara untuk bibit tertentu Lampung juga membeli dari Jawa Timur. Ini menunjukkan adanya hubungan saling melengkapi yang dapat kita kembangkan lebih jauh,” ujar Khofifah.

Khofifah mengajak untuk mengidentifikasi keunggulan kompetitif dan komparatif dari produk-produk unggulan masing-masing daerah.

“Bagaimana kita membangun kerja sama yang saling menguatkan antar daerah, menjadi kunci utama yang harus terus kita perkuat,” katanya.

Khofifah menyampaikan bahwa penandatanganan kerjasama antara Bank Jatim dan Bank Lampung juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat perekonomian kedua provinsi.

Ia menekankan bahwa pertemuan ini bukan hanya soal jumlah transaksi jual-beli, tetapi lebih pada kontinuitas dan nilai tambah yang dapat diciptakan bersama.

“Ini sangat penting untuk kita tindaklanjuti secara serius agar kedua daerah terus berkembang dan maju bersama,” katanya.

Ia berharap dalam waktu dekat Gubernur Lampung beserta jajaran dapat melakukan kunjungan balasan ke Jawa Timur.

Dalam acara ini, juga adanya penandatanganan perjanjian kerja sama antara Kadin, HIPMI, IWAPI, serta REI Jawa Timur dan Lampung serta komitmen transaksi perdagangan antara pelaku usaha Jawa Timur dan Lampung.(Adpim)


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Kerugian Negara Kasus MBG Capai Angka Rp 4 T
Kejaksaan Tetapkan Mantan Kepala BGN Tersangka
Pencopotan, Penggeledahan Kantor BGN tak Terlepas Banyaknya Proyek Janggal
IKPA Sempurna, Polres Mesuji Terima Dua Penghargaan
Dasco : Kita Serahkan Ke Kejagung Terkait Penggeledahan Kantor BGN
Dinilai Berhasil Bangun JMSI Sumut, Anto Genk Didorong Maju sebagai Ketua PWI
Demokrasi Pancasila dan Kedaulatan Ekonomi, Khozin Minta Kebijakan Tak Sekadar Wacana
Pengamat: Kedaulatan Ekonomi Prabowo Harus Berbasis Ekonomi Pancasila dan Kemandirian Bangsa

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:54 WIB

Kerugian Negara Kasus MBG Capai Angka Rp 4 T

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:34 WIB

Kejaksaan Tetapkan Mantan Kepala BGN Tersangka

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:05 WIB

Pencopotan, Penggeledahan Kantor BGN tak Terlepas Banyaknya Proyek Janggal

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:03 WIB

IKPA Sempurna, Polres Mesuji Terima Dua Penghargaan

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:30 WIB

Dasco : Kita Serahkan Ke Kejagung Terkait Penggeledahan Kantor BGN

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Kerugian Negara Kasus MBG Capai Angka Rp 4 T

Rabu, 3 Jun 2026 - 21:54 WIB

#indonesiaswasembada

Kejaksaan Tetapkan Mantan Kepala BGN Tersangka

Rabu, 3 Jun 2026 - 19:34 WIB

#indonesiaswasembada

IKPA Sempurna, Polres Mesuji Terima Dua Penghargaan

Rabu, 3 Jun 2026 - 17:03 WIB

#indonesiaswasembada

Dasco : Kita Serahkan Ke Kejagung Terkait Penggeledahan Kantor BGN

Rabu, 3 Jun 2026 - 15:30 WIB