Setahun Menanti, Warga Desa Pekurun Akhirnya Terima Sertifikat Tanah PTSL

Selasa, 16 Januari 2024 | 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Rudi Alfian

LAMPUNG UTARA – Setahun menanti, ratusan warga Desa Pekurun Kecamatan Abung Pekurun akhirnya miliki sertifikat kepemilikan tanah melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) oleh pemerintah pusat.

Sebanyak 185 buku Sertifikat Hak Milik (SHM) dibagikan langsung oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) yang dipusatkan di kantor desa setempat.

“Kurang lebih warga menunggu ada setahun. Alhamdulillah hari ini program PTSL di desa Pekurun telah terealisasi dengan baik. Warga amat bersyukur dengan adanya kepastian hukum atas tanah yang dimiliki saat ini,” kata Kades Pekurun, Paiman, S.Pd kepada lintaslampung.com, Selasa, (16/01).

Meski demikian, ada beberapa dokumen (sertifikat) yang masih akan dilakukan perbaikan. Hal itu dikarenakan ada beberapa buku sertifikat yang terjadi kesalahan dalam penulisan nama pemilik dan luasan lahan.

“Secara keseluruhan sudah diterima oleh pemegang hak. Namun ada beberapa yang perlu dilakukan perbaikan, salah nama, dan luas tanah yang belum sesuai dengan yang ada di lapangan,” imbuhnya.

Hal itu dibenarkan oleh Ketua Kelompok Masyarakat (Pokmas) desa setempat, Wahyudi yang dipercaya menjadi perwakilan masyarakat mengatakan pihaknya telah melakukan verifikasi ulang terhadap isi buku sertifikat dibantu pemilik. Berdasarkan pemeriksaan ulang, terdapat beberapa warga yang bukunya keliru (salah nama) dan luasan tanah yang tidak sesuai.

Baca Juga:  RS Jiwa Berganti Nama jadi RS Alamsyah Ratu Perwiranegara

“Sudah kita periksa ulang, dari 185 buku (sertifikat) yang diserahkan oleh BPN kepada masing-masing warga, masih ada yang harus diperbaiki kembali. Permasalahan itu juga sudah diketahui langsung oleh BPN Lampung Utara yang hadir hari ini,” jelas Wahyudi.

Sementara itu, perwakilan BPN Kabupaten Lampura, Abdul Goni mengatakan pihaknya telah merealisasikan pendistribusian 185 buku sertifikat melalui program PTSL tahun anggaran 2023 lalu. Meski sudah terbit, pihaknya juga masih menerima aduan masyarakat jika terdapat kekeliruan pada isi buku SHM milik warga, dan akan ditindaklanjuti untuk perbaikan.

“Alhamdulillah sertifikat desa pekurun sejumah 185 buku sudah selesai, hari ini kita bagikan. Warga pemilik tanah tidak perlu khawatir lagi, kepemilikan tanahnya sudah sah. Kalau nanti terdapat kekeliruan, silahkan dilaporkan, dan akan kita lakukan perbaikan,” terangnya.

Baca Juga:  51 Peserta Jamnas Way Kanan Dilepas

Ditempat yang sama, Ketua BPD Pekurun, Harizon mengatakan pihaknya mewakili masyarakat desa mengucapkan terima kasih atas terealisasinya PTSL yang memang telah dinantikan oleh warga, sebab, dengan terbitnya sertifikat kepemilikan atas tanah, warga tidak lagi merasa takut tanahnya dipermasalahkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Terima kasih program ini sangat bermanfaat bagi kami di desa, warga sudah enggak takut, enggak was-was lagi tanahnya bermasalah, yang pasti warga sudah mendapatkan kepastian hukum atas tanahnya,” ujarnya.

Apriyanto (35) warga yang tanahnya kini telah memiliki sertifikat kepemilikan yang diakui oleh negara sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Kades dan semua pihak yang telah membantu dirinya untuk mendapatkan pengakuan atas hak tanah miliknya.

“Sudah sejak lama saya mendambakan untuk memiliki sertifikat tanah, terima kasih banyak atas bantuan Pak Kades Paiman yang telah membantu selama ini, berkat kerja cepat dan kerja nyata Pak Kades Paiman, tanah kami sudah bersertifikat dan diakui negara,” tuturnya.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Pertemuan Tiongkok-India Sepakati Konsensus Delapan Poin
Cangkir Sekali Pakai, Biodegradable tak Aman Buat Manusia
Kontraktor Tiongkok Modern Lanjutkan Warisan Cheng Ho di Indonesia
Pusat Kebudayaan Tionghoa Indonesia Resmi Hadir di Bandung
Gamescom 2026, Pameran Gim Terbesar di Dunia
Terbang ke Moskow, Kepala CIA Bawa Misi Tekan Iran soal Hormuz
PD Pemuda Muhammadiyah Desak APH Berantas Peredaran Senpi Ilegal di Bumi Ragem Tunas Lampung
Menko Polkam Jamin Keamanan Massa Saat Demo Di Gedung DPR Hari ini

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:52 WIB

Pertemuan Tiongkok-India Sepakati Konsensus Delapan Poin

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:46 WIB

Cangkir Sekali Pakai, Biodegradable tak Aman Buat Manusia

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:39 WIB

Kontraktor Tiongkok Modern Lanjutkan Warisan Cheng Ho di Indonesia

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Pusat Kebudayaan Tionghoa Indonesia Resmi Hadir di Bandung

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Gamescom 2026, Pameran Gim Terbesar di Dunia

Berita Terbaru

Ilustrasi Dialog China-India soal Perbatasan

#indonesiaswasembada

Pertemuan Tiongkok-India Sepakati Konsensus Delapan Poin

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:52 WIB


Seorang wanita minum secangkir kopi dengan hiasan latte di atasnya dalam ajang Restaurants Canada Show (RC Show) 2026 di Mississauga, Ontario, Kanada, pada 8 Maret 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Cangkir Sekali Pakai, Biodegradable tak Aman Buat Manusia

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:46 WIB

Rombongan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) yang sempat berkunjung medio Juli 2026 bersama Ketua Umum Dr Teguh Santosa Dibawah Prasati Chen Ho di Kunming

#indonesiaswasembada

Kontraktor Tiongkok Modern Lanjutkan Warisan Cheng Ho di Indonesia

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:39 WIB


Tang Wei (Kanan), seniman asal Tiongkok, mementaskan wayang opera Peking klasik berjudul

#indonesiaswasembada

Pusat Kebudayaan Tionghoa Indonesia Resmi Hadir di Bandung

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:30 WIB


Para pengunjung memainkan gim Fortnite dalam ajang Gamescom 2026 di Cologne, Jerman, pada 26 Agustus 2026. (Xinhua)

#CovidSelesai

Gamescom 2026, Pameran Gim Terbesar di Dunia

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:27 WIB