Sesuai Standar Internasional, UIN Raden Intan Lampung Pertahankan Sertifikasi ISO Tentang Mutu dan Organisasi Pendidikan

Selasa, 25 November 2025 | 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG- UIN Raden Intan Lampung kembali mempertahankan sertifikasi ISO 9001:2015 untuk Sistem Manajemen Mutu dan ISO 21001:2018 untuk Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan. Hasil ini diperoleh setelah pelaksanaan audit surveilance oleh auditor eksternal dari British Standards Institution (BSI) pada November 2025.

Ini merupakan surveilance pertama di tahun 2025 sejak kampus ini pertama kali direkomendasikan mendapatkan kedua sertifikasi ISO tersebut pada tahun lalu.

Selama setahun terakhir, UIN RIL menindaklanjuti beberapa temuan dan opportunity for improvement yang diberikan auditor. Hasilnya, dalam surveilance tahun ini seluruh unit dinyatakan continue, atau berlanjut mempertahankan sertifikasi ISO.

Pelaksanaan audit berlangsung selama lima hari. Dimulai pada 17 November di Fakultas Adab dan Fakultas Syariah, dilanjutkan 18–19 November di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan serta Pascasarjana.

Baca Juga:  Musrenbangcam Kasui RKPD Tahun 2027

Audit kemudian berlanjut pada 20 November di Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama, dan ditutup pada 21 November dengan audit di Rektorat serta Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi.

Pada surveilance ini, Rektorat diaudit untuk ISO 9001:2015, sementara fakultas dan Pascasarjana disurveilance untuk ISO 21001:2018. Seluruhnya dinyatakan continue, menandakan bahwa sistem manajemen kualitas dan sistem manajemen organisasi pendidikan di UIN RIL masih berjalan sesuai standar internasional.

Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN RIL, Bambang Irfani, Ph.D., bersyukur atas capaian ini. Ia berharap budaya mutu di lingkungan kampus tetap terjaga dan terus berkembang.

Baca Juga:  Firman: Impor Ayam dan Beras AS Ancam Kedaulatan Pangan

“Alhamdulillah UIN Raden Intan Lampung dapat mempertahankan kedua sertifikasi ISO ini. Harapan kami, kualitas budaya mutu tetap terjaga, baik dalam sistem manajemen kualitas maupun sistem manajemen organisasi pendidikan. Menuju perguruan tinggi berkualitas, kita harus siap setiap saat,” ujarnya.

Surveilance ini juga menjadi pengingat bagi seluruh unit kerja untuk terus konsisten dalam menjaga kualitas tata kelola dan layanan pendidikan. UIN RIL berencana akan kembali menjalani surveilance tahun depan sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan dan perbaikan berkelanjutan.


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : UIN RIL

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Polsek Mesuji Timur Bubarkan Aksi Balap Liar di Jalan Penangkis Arah Desa Pangkal Mas
Sat Lantas Polres Mesuji Gelar TASI BERKAH PRESISI, Bagikan Air Mineral di Masjid dan Mushola Kecamatan Simpang Pematang
Kontroversi Impor 1.000 Ton Beras AS, Komisi IV Desak Penjelasan Terbuka
Strategi Pemprov Lampung Jaga Pasokan dan Distribusi, Inflasi Tetap Terkendali
Perang Timur Tengah, Ramadhan dan Tirunnya Imam Mahdi?
Tahun I Mirza-Jihan Perkuat Fondasi Pembangunan
Sambut Tahun Kuda 2026, Plaza Asia Sulap Perkantoran Jadi Episentrum Akulturasi Budaya Tionghoa-Betawi
Terima Kagama Lampung, Gubernur Dorong Penguatan Kolaborasi dan Percepatan Hilirisasi Komoditas Berbasis Desa

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:02 WIB

Polsek Mesuji Timur Bubarkan Aksi Balap Liar di Jalan Penangkis Arah Desa Pangkal Mas

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:00 WIB

Sat Lantas Polres Mesuji Gelar TASI BERKAH PRESISI, Bagikan Air Mineral di Masjid dan Mushola Kecamatan Simpang Pematang

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:55 WIB

Kontroversi Impor 1.000 Ton Beras AS, Komisi IV Desak Penjelasan Terbuka

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:01 WIB

Strategi Pemprov Lampung Jaga Pasokan dan Distribusi, Inflasi Tetap Terkendali

Senin, 2 Maret 2026 - 22:40 WIB

Tahun I Mirza-Jihan Perkuat Fondasi Pembangunan

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Kontroversi Impor 1.000 Ton Beras AS, Komisi IV Desak Penjelasan Terbuka

Selasa, 3 Mar 2026 - 15:55 WIB