Sejak Ada Jargas PGN, Pelaku UMKM Bandar Lampung Semakin Untung

Selasa, 30 Juli 2024 | 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Anis

BANDAR LAMPUNG –  Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Bandar Lampung semakin diuntungkan dengan keberadaan Jaringan Gas (Jargas) PGN sebagai Subholding Gas Pertamina. Mereka bisa berhemat sekitar 30 hingga 50 persen.

Hal tersebut diutarakan Owner Sate Utami Cabang Wayhalim, Dimas, yang sejak dua bulan lalu sudah beralih ke Jargas PGN. Ditemui di outletnya tersebut, ia mengakui selisih pemakaian terpaut jauh dengan LPG. Menurutnya, outlet Sate Utami miliknya dalam sehari dapat menghabiskan satu atau lebih tabung LPG ukuran 12 Kg. Namun sejauh ini kurang ekonomis karena gas mengendap yang tersisa di dalam tabung tidak dapat lagi digunakan dan terbuang, lantaran tekanannya sudah rendah. Meski api tetap hidup pada kompor, namun tidak begitu besar pengaruhnya ke masakan di atasnya.

“Outlet kami baru dua bulan menggunakan Gas PGN, setelah dihitung selisih yang terjadi rata-rata di atas 30 persen bahkan hingga 50 persen, pemakaian saat ini sekitar 2 jutaan per bulan sejak pakai Jargas, dari sebelumnya 4-5 juta. Nah ini secara bisnis jelas menguntungkan, apalagi penggunaannya simple, tidak harus gonta ganti tabung,” kata Dimas, Senin (29/7).

Menurutnya, perbedaan lain yakni api yang dihasilkan dari kompor juga lebih besar, sehingga makanan lebih cepat matang dan tersaji lebih cepat ke pelanggan. Sejauh ini diakuinya tidak terjadi kendala, meski harus ada penyesuaian dari kompor, namun tetap fleksibel. “Sejauh ini tidak terjadi kendala berarti, kalaupun ada saat menghubungi petugas PGN mereka cepat tanggap, dan komplain langsung ditangani,” katanya.

Baca Juga:  Ini Kata Pimpinan DPRD Terkait Pengangkatan P3K

Diketahui Sate Utami Wayhalim yang terletak di Jalan Arif Rahman Hakim tersebut, sudah beroperasi sejak 2015, buka pada pukul 8.00-21.00 WIB. Pengunjung biasanya ramai pada jam istirahat siang, dan jam makan malam dengan berbagai pilihan menu seperti tongseng, gule dan sop. Outletnya juga melayani pemesanan online pada berbagai aplikasi.

Area Head PGN Lampung, Ahmad Abrar mengatakan, sebelumnya lokasi outlet Sate Utami sudah menjadi pelanggan segmen rumah tangga, namun karena kebutuhan pelanggan untuk berusaha, dilakukan penyesuaian intalasi dengan tekanan yang dibutuhkan oleh pelanggan. “Kalau sebelumnya di sini sudah terdaftar sebagai pelanggan Jargas Rumah Tangga, tetapi api yang dihasilkan berbeda tekanannya. Sehingga kami upgrade ke instalasi untuk Jargas pelanggan UMKM, dengan minimun pemakaian 500M³ per bulan,” ujar Abrar.

Dilanjutkannya, PGN Area Lampung di 2024 ini sudah mendapatkan permohonan berlangganan sebanyak 21 pelanggan UMKM. 11 diantaranya sedang dalam proses. Terutama di area yang sudah dilalui saluran pipa gas, seperti di Kecamatan Telukbetung Utara, Tanjungkarang Pusat, Tanjungkarang Barat, Kedaton, Labuhan Ratu, Wayhalim, Tanjung Seneng, dan Sukarame.

Namun demikian, pelaku UMKM yang daerahnya belum dilewati pipa gas PGN, tidak perlu berkecil hati. Karena PGN melalui PT Gagas Energi Indonesia (Gagas) juga telah memperkenalkan produk Gaslink C-Cyl yakni, Compressed Natural Gas (CNG) untuk pelanggan sektor industri dan komersial, yang disalurkan menggunakan tabung dengan kapasitas 20-25 M3 atau setara dengan 20 Kg.

Baca Juga:  Kedapatan Pesta Narkoba, Tiga Pria Warga Panca Jaya di Ciduk Polisi

 

Kehadiran Gaslink Cylinder akan semakin memperluas pemanfaatan gas bumi, khususnya bagi pelanggan yang masih belum terjangkau oleh gas pipa, baik untuk sektor industri, komersial termasuk UMKM, sehingga dapat merasakan manfaat dan keunggulan gas bumi.

Keunggulan tersebut juga cukup menarik perhatian Dimas yang juga memiliki beberapa outlet Sate Utami, seperti di Natar, dan Kemiling, nampaknya cukup berminat dan antusias untuk menjadi pelanggan Gaslink Cylinder tersebut, karena sudah merasakan secara langsung manfaat dari Jargas yang digunakannya saat ini.

Selain penggunaan gas yang cukup banyak, dalam sehari bisa 3-4 tabung 12 Kg. Ia juga optimis jika memang Gaslink Cylinder dapat digunakan di outletnya itu akan sangat memudahkan. Tidak hanya Natar, outlet Kemiling juga digadang-gadang akan menjadi pelanggan.

Area Head PGN Lampung Ahmad juga menyebutkan, meski keberadaan sektor UMKM di Lampung sudah cukup mumpuni, namun target market UMKM 6 bulan kedepan tetap harus digenjot volume kontribusinya. “Untuk area yang sudah dilintasi pipa gas ini semoga bisa mendapatkan manfaatnya, kedepan sambungan baru ditarget sebanyak-banyaknya terutama pelanggan UMKM,” jelasnya (*).

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Terungkap! Ini Penyebab Utama 24 Proyek Infrastruktur di Lampung Utara Belum Jalan
‎JMSI Lampung dan La Nadiya Villa Pahawang Jalin Kerja Sama Vokasi dan Entrepreneurship
MUSDA I JMSI Maluku Utara Resmi Digelar, Yusri Abubakar Terpilih Sebagai Ketua
Gubernur Rahmat Mirzani Dorong Bank Lampung Lakukan Penguatan di Sektor Riil dan Kredit Pedesaan
Kepala Bapenda Way Kanan Diserahterimakan
Polsek Way Serdang Laksanakan Colling Sistem Safari Subuh di Desa Kejadian
Kamis Beradat Resmi Berlaku di Lampung, Bahasa Daerah dan Batik Jadi Identitas
Suherman Jabat Dishub Way Kanan

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:03 WIB

Terungkap! Ini Penyebab Utama 24 Proyek Infrastruktur di Lampung Utara Belum Jalan

Senin, 12 Januari 2026 - 20:51 WIB

‎JMSI Lampung dan La Nadiya Villa Pahawang Jalin Kerja Sama Vokasi dan Entrepreneurship

Senin, 12 Januari 2026 - 20:37 WIB

MUSDA I JMSI Maluku Utara Resmi Digelar, Yusri Abubakar Terpilih Sebagai Ketua

Senin, 12 Januari 2026 - 19:34 WIB

Gubernur Rahmat Mirzani Dorong Bank Lampung Lakukan Penguatan di Sektor Riil dan Kredit Pedesaan

Senin, 12 Januari 2026 - 16:49 WIB

Kepala Bapenda Way Kanan Diserahterimakan

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Kepala Bapenda Way Kanan Diserahterimakan

Senin, 12 Jan 2026 - 16:49 WIB