Saadiah : Anggaran Pengembangan Kawasan Minim Perlu Ada Pemetaan Jelas

Selasa, 5 September 2023 | 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Kementerian Pertanian mengalokasikan anggaran pengembangan kawasan perbatasan tahun anggaran 2024 sebesar Rp16,1 Miliar. Menanggapi minimnya anggaran tersebut, Anggota Komisi IV DPR RI Saadiah Uluputty memberikan usulan untuk membuat pemetaan yang jelas untuk setiap program di wilayah perbatasan agar anggaran dapat efektif.

“Memang kalau bicara tentang peningkatan atau pengembangan kawasan perbatasan ada target dan upaya-upaya untuk bagaimana agar kawasan-kawasan perbatasan ini memenuhi beberapa standar soal kemajuan daerah perbatasan, kemudian daerah-daerah perbatasan yang rentan dengan kawasan-kawasan di luar. Maka saya mau usulkan sebenarnya harus ada pemetaan yang jelas tentang apa yang memang harus kita lakukan,” tuturnya dalam RDP Komisi IV dengan Kementerian Pertanian di Gedung Nusantara, DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (4/9/2023).

Baca Juga:  Setelah Luluh Lantakkan Hebron, Israel Tarik Pasukan

Lanjutnya, Legislator Dapil Maluku tersebut mengambil contoh daerah kawasan perbatasan di MBD (Maluku Barat Daya) dan KKT (Kabupaten Kepulauan Tanimbar) yang memiliki komoditi-komoditi unggulan yang memang harus dikembangkan. Kemudian di daerah tersebut juga akan dikembangkan industri Blok Masela di kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku.

“Nah daerah-daerah industri ini, kita harus bicara tentang bagaimana desain soal ketersediaan jika kemudian ada mobilitas misalnya dengan adanya orang masuk, maka kita harus berpikir soal logistik. Tentang bagaimana pangan untuk masa depan atau penyanggah industri itu juga,” ujarnya.

Baca Juga:  SDN Nayu Barat 1 di Surakarta Kampanyekan Stop Karhutla

Oleh karena itu, Politisi Fraksi PKS itu mengusulkan adanya pemetaan untuk alokasi anggaran pengembangan kawasan perbatasan. Karena masing-masing daerah memiliki kearifan pangan lokal yang perlu didukung.

“Selain kita bicara soal perhatian Presiden yang juga sudah mengunjungi ke sana melihat potensi Kerbau Moa dan Kambing Kisar yang memang harus dikembangkan. Tetapi daerah kawasan juga ada di Loki dan Moa ada di kawasan terluar dan punya potensi jagung punya potensi umbi-umbian, kearifan pangan pangan lokal yang juga harus di-support,” tandasnya.(*)

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Unjuk Rasa di Prancis, Menara Eiffel Ditutup
Kamar Dagang Hangzhou Resmi Dibentuk di Indonesia
H-4 Lamsel Fest 2026: Seluruh Lini Dipastikan Siap
Sambut Lamsel Fest 2026, Gema HELAU Beraksi!
DPR AS Kemungkinan Makzulkan Menteri Perang Pete Hegseth
Masuki Musim Penghujan, DLH Lampura Mitigasi Pohon Tumbang
Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan
RSM Indonesia dan RSM China Bentuk China Desk

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 22:18 WIB

Unjuk Rasa di Prancis, Menara Eiffel Ditutup

Jumat, 6 November 2026 - 21:14 WIB

Kamar Dagang Hangzhou Resmi Dibentuk di Indonesia

Jumat, 6 November 2026 - 21:05 WIB

H-4 Lamsel Fest 2026: Seluruh Lini Dipastikan Siap

Jumat, 6 November 2026 - 21:00 WIB

Sambut Lamsel Fest 2026, Gema HELAU Beraksi!

Jumat, 6 November 2026 - 20:11 WIB

DPR AS Kemungkinan Makzulkan Menteri Perang Pete Hegseth

Berita Terbaru

Foto yang diabadikan pada 25 Februari 2026 ini menunjukkan tepian Sungai Seine yang tergenang banjir dengan Menara Eiffel di belakangnya di Paris, Prancis. (Xinhua)

Berita Utama

Unjuk Rasa di Prancis, Menara Eiffel Ditutup

Jumat, 6 Nov 2026 - 22:18 WIB


Pengukuhan dan penyerahan plakat yang dilaksanakan di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat, pada 5 November 2026 resmi menandai pembentukan Kamar Dagang Hangzhou di Indonesia. (Xinhua)

Berita Utama

Kamar Dagang Hangzhou Resmi Dibentuk di Indonesia

Jumat, 6 Nov 2026 - 21:14 WIB

Berita Utama

H-4 Lamsel Fest 2026: Seluruh Lini Dipastikan Siap

Jumat, 6 Nov 2026 - 21:05 WIB

Berita Utama

Sambut Lamsel Fest 2026, Gema HELAU Beraksi!

Jumat, 6 Nov 2026 - 21:00 WIB

Menteri Perang Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth berbicara dalam konferensi pers di Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 6 April 2026. (Xinhua)

Berita Utama

DPR AS Kemungkinan Makzulkan Menteri Perang Pete Hegseth

Jumat, 6 Nov 2026 - 20:11 WIB