RS CMC Kotabumi Bantah Lalai Dalam Tindakan Medis Sebabkan Tangan Bayi Melepuh

Jumat, 17 November 2023 | 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Rudi Alfian
LAMPUNG UTARA – Menanggapi pemberitaan soal dugaan tenaga kesehatan (Nakes) RS. CMC Kotabumi lalai dalam menangani pasien bayi yang baru lahir hingga mengalami tangan melepuh usai pemasangan infus, akhirnya pihak rumah sakit angkat bicara.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur RS. CMC Kotabumi, dr. Oka Mandala Putra membantah tudingan yang ditujukan pada pihak rumah sakit. Menurutnya Nakes pada penanganan bayi di RS. CMC Kotabumi sudah melakukan pekerjaannya sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang diberlakukan oleh pihak manajemen rumah sakit.

“Penanganan oleh RS. CMC Kotabumi terhadap bayi itu sudah sesuai dengan instruksi dokter spesialis anak. Mulai dari awal, sampai akhir sudah dilaksanakan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur rumah sakit,” bantahnya, saat dikonfirmasi awak media di RS setempat, Jumat, (17/11).

Mengenai dugaan adanya keteledoran atau kelalaian pegawai rumah sakit pada penanganan pasien (bayi), dirinya mengatakan tidak bisa langsung mengambil kesimpulan. Dalam pembuktian tersebut memerlukan waktu yang cukup lama, tidak serta-merta menggiring opini bahwa Nakes melakukan kesalahan.

Baca Juga:  Jelang Idul Adha, Pemkab Lampura Gelar Pasar Murah

“Ya itu harus dibuktikan, dan (proses) pembuktiannya panjang. Tidak serta-merta hanya penggiringan opini dan lain-lain saja, hanya opini sepihak. Maka kalau nanti itu perlu dibuktikan, ya kita harus buktikan,” kilahnya.

Pihaknya juga turut prihatin terhadap peristiwa yang dialami oleh keluarga bayi, meski kini sang bayi telah mendapatkan penanganan serius di rumah sakit lain.

“Melihat kejadian seperti ini, kita ikut prihatin ya. Cuma memang Alhamdulillah bayinya sudah mendapatkan tata laksana di RS Imanuel. Memang semua tindakan medis selalu ada resiko, tapi tidak semua orang menerima resiko dalam medis ini. Mungkin dari seribu bayi yang di infus, hanya satu atau dua (beresiko) saya rasa ya mungkin dan wajar saja,” ujarnya.

Ketika disinggung soal petugas medis yang melakukan tindakan (pasang infus) terhadap bayi apakah memiliki kualifikasi khusus dan berpengalaman, dirinya menyatakan bahwa pegawai (Nakes) yang bekerja disana merupakan orang-orang pilihan yang memiliki keahlian di bidang medis dan cukup berpengalaman. Bahkan informasi yang disebutkan nakes yang memasang infus adalah bidan tidak benar.

Baca Juga:  “Kita Punya Polisi, TNI, Imigrasi, Kok TPPO Masih Terjadi"

“Nakes yang bekerja disini saya rasa sudah terbiasa ya, karena bukan pegawai baru. Yang mengambil tindakan (medis) adalah perawat bukan bidan dan sudah memiliki surat izin praktek (SIP), sebab kalau tidak ada SIP dan STR kita tidak mau menerima jadi karyawan,” jelasnya.

Ketika ditanya apakah Nakes yang dimaksud diberikan sanksi oleh pihak RS CMC Kotabumi, dr. Oka mandala Putra menyampaikan bahwa Nakes tersebut sudah berikan sanksi teguran.

“Ya kita sudah berikan sanksi tegur, tapi teguran secara lisan belum secara tulisan,” tandasnya.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Pemprov Lampung Berhasil Kendalikan Inflasi, Terendah Nasional pada Mei 2026
Terima Kunjungan JMSI, Bupati Pringsewu Siap Dukung Pelaksanaan HPN 2027 di Lampung
Masuk Hidup, Pulang Tak Bernyawa: Dugaan Extrajudicial Killing oleh Anggota Polresta Bandar Lampung
Gubernur-Aptisi Bahas Strategis Penguatan Pembangunan SDM di Lampung
Wagub Jihan Nurlela Pimpin Rapat Optimalisasi Penyelenggaraan Program JKN
Perkuat BUMdes, Gubernur Lampung Sambut Baik Inisiatif Bakrie Center Foundation
Pemprov Lampung Dorong Pramuka Jadi Wadah Pengembangan Karakter dan Kepemimpinan
Kerugian Negara Kasus MBG Capai Angka Rp 4 T

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:34 WIB

Pemprov Lampung Berhasil Kendalikan Inflasi, Terendah Nasional pada Mei 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:15 WIB

Terima Kunjungan JMSI, Bupati Pringsewu Siap Dukung Pelaksanaan HPN 2027 di Lampung

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:15 WIB

Masuk Hidup, Pulang Tak Bernyawa: Dugaan Extrajudicial Killing oleh Anggota Polresta Bandar Lampung

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:07 WIB

Gubernur-Aptisi Bahas Strategis Penguatan Pembangunan SDM di Lampung

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:26 WIB

Wagub Jihan Nurlela Pimpin Rapat Optimalisasi Penyelenggaraan Program JKN

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Gubernur-Aptisi Bahas Strategis Penguatan Pembangunan SDM di Lampung

Kamis, 4 Jun 2026 - 20:07 WIB

#indonesiaswasembada

Wagub Jihan Nurlela Pimpin Rapat Optimalisasi Penyelenggaraan Program JKN

Kamis, 4 Jun 2026 - 19:26 WIB