Rokhmat Ardiyan: Listrik Tulang Punggung Ekonomi Indonesia

Jumat, 29 Agustus 2025 | 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sleman – Komisi XII DPR RI menegaskan komitmennya menjadikan sektor kelistrikan sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia. Melalui rencana revisi Undang-Undang Ketenagalistrikan, Komisi XII menargetkan ketersediaan listrik yang terjangkau dan merata, yang diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara luas.

 

Dalam kunjungan kerja ke Universitas Gadjah Mada (UGM) di Provinsi Yogyakarta, Anggota Komisi XII DPR RI Rokhmat Ardiyan menyampaikan pentingnya peran listrik bagi kehidupan masyarakat.

 

“Kelistrikan menyangkut hidup orang banyak dan sangat penting sekali bagaimana kelistrikan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” ujarnya, Jumat (29/8/2025).

 

​Menurut Rokhmat, salah satu fokus utama dari revisi ini adalah memastikan harga listrik tetap terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. Ia menekankan bahwa biaya energi yang terkontrol merupakan kunci untuk menjaga daya saing industri dan mengurangi beban ekonomi rumah tangga, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.Selain itu, Rokhmat menyoroti pentingnya pemerataan akses listrik hingga ke pelosok negeri.

Baca Juga:  Polutan Akibat Karhutla Bahaya, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruang

“Terutama masyarakat bisa menikmati listrik dari Sabang sampai Merauke,” katanya.

Ia menyayangkan bahwa setelah 80 tahun merdeka, masih ada daerah yang belum memiliki akses listrik yang memadai. Pemerataan ini, lanjut Rokhmat, sejalan dengan visi Presiden Prabowo untuk mencapai swasembada energi. Swasembada di bidang kelistrikan tidak hanya berarti ketersediaan pasokan yang cukup, tetapi juga distribusi yang adil. Dengan demikian, tidak ada lagi kesenjangan energi antara wilayah perkotaan dan pedesaan.

​Dalam revisi undang-undang ini, Komisi XII juga akan menyoroti optimalisasi pemanfaatan sumber-sumber energi yang melimpah di Indonesia. Dengan pemanfaatan yang tepat, pendistribusian listrik bisa dilakukan secara lebih efisien dan berkelanjutan, yang pada akhirnya akan menarik minat para investor. Rokhmat menjelaskan bahwa kehadiran investor akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga:  Komisi XI DPR Setujui Anggaran Kemenkeu Rp 49.8 Triliiun Tahun 2027

“Sehingga para investor bisa datang, bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan target-target kita besar untuk pertumbuhan ekonomi,” tambah Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.

Iklim investasi yang kondusif akan menciptakan lapangan kerja dan memicu aktivitas ekonomi lainnya.

​Pada akhirnya, Rokhmat berharap listrik dapat menjadi instrumen untuk mewujudkan kesejahteraan bangsa. Ia menegaskan bahwa ketersediaan listrik yang andal dan terjangkau bukan sekadar kebutuhan dasar, melainkan juga fondasi bagi pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan.


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Hadi


Sumber Berita : DPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Korban Tewas di Nepal jadi 1.403 Jiwa, 6.150 Masih Hilang
ADB Beri Pinjaman 650 Juta Dolar AS Dukung Reformasi Fiskal
Dinkes Lampung Utara Gencarkan Tracing TBC
HUT ke-81 PMI, Gubernur Mirza Dorong Semangat Donor Darah dan Kepedulian Sosial
Pasukan Barat Masuk Ukraina, Dianggap Nantang Perang Rusia
Paulus Petrus dalam ‘Ageman’; Tokoh Tionghoa ini Pesankan Kesejatian Beragama
Galang Terpilih jadi Wabup Way Kanan
Lampung Perkuat Birokrasi Profesional dan Adaptif
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 20:55 WIB

Korban Tewas di Nepal jadi 1.403 Jiwa, 6.150 Masih Hilang

Kamis, 17 September 2026 - 18:30 WIB

ADB Beri Pinjaman 650 Juta Dolar AS Dukung Reformasi Fiskal

Kamis, 17 September 2026 - 17:25 WIB

Dinkes Lampung Utara Gencarkan Tracing TBC

Kamis, 17 September 2026 - 14:46 WIB

HUT ke-81 PMI, Gubernur Mirza Dorong Semangat Donor Darah dan Kepedulian Sosial

Kamis, 17 September 2026 - 14:42 WIB

Pasukan Barat Masuk Ukraina, Dianggap Nantang Perang Rusia

Berita Terbaru

Sebuah helikopter terbang di atas area yang terdampak tanah longsor di sepanjang Sungai Trishuli di Nuwakot, Nepal, pada 29 Agustus 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Korban Tewas di Nepal jadi 1.403 Jiwa, 6.150 Masih Hilang

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:55 WIB

#indonesiaswasembada

ADB Beri Pinjaman 650 Juta Dolar AS Dukung Reformasi Fiskal

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:30 WIB

#indonesiaswasembada

Dinkes Lampung Utara Gencarkan Tracing TBC

Kamis, 17 Sep 2026 - 17:25 WIB

Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergei Lavrov

#indonesiaswasembada

Pasukan Barat Masuk Ukraina, Dianggap Nantang Perang Rusia

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:42 WIB