Ridwan Bae: Mudik Lebaran Jadi Momentum Gerakkan Roda Perekonomian di Daerah

Minggu, 30 Maret 2025 | 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae mengatakan bahwa mudik Lebaran 2025 ini dapat berdampak dalam menggerakkan roda perekonomian di daerah. Menurutnya, hal tersebut terjadi lantaran akan ada perputaran uang di daerah, karena para pemudik dianggap akan berbelanja di kampung halamannya tersebut.

 

“Ya dengan sendirinya (memutar roda perekonomian). Karena pemudik itu kan pasti membawa uang dan kembali ke sana [kampung halaman] pasti belanja di sana. Oleh karena itu, pasti akan terjadi perputaran di daerah,” katanya dalam keterangan yang dikutip Parlementaria, di Jakarta, Minggu (30/3/2025).

Baca Juga:  Kapolda: Terimakasih Masyarakat Lampung

 

Menurutnya, akan terjadi pertumbuhan perekonomian bagi masyarakat yang tinggal di kampung halaman yang hendak dituju oleh pemudik. Oleh karena itu, dia menegaskan pasti akan ada pertumbuhan ekonomi yang terjadi di mudik 2025 ini. Akan tetapi, terkait besarannya itu tergantung pengeluaran pemudik untuk belanja di daerah yang dituju.

 

“Yang enaknya itu, uang itu akan tinggal di daerah di situ sendiri. Jadi aspek pertumbuhan ekonomi pasti akan terjadi. Soal besar-kecilnya tergantung,” ucap Politisi Fraksi Partai Golkar ini.

 

Sementara itu, untuk kesiapan mudik lebaran tahun ini, Ridwan mengatakan Komisi V DPR RI tidak memberikan catatan tertentu karena setiap tahunnya tren bagus dan tingkat kecelakaan mulai menurun.

Baca Juga:  Respons Budi Arie, Gerindra: Kami Fokus Mengawal Program Prabowo yang Pro Rakyat

 

“Bahwa ada sedikit kegelisahan kami dari Komisi V memang ada. Karena terjadi rekonstruksi  anggaran ini kan sejumlah ruas-ruas juga mesti diatur kembali, takutnya rekonstruksi jalan itu tidak teratasi dengan baik. Tetapi kalau kita lihat, warnanya, suasananya tenang-tenang saja. Maka berarti insyaAllah tidak terjadi apa-apa,” pungkasnya.


Penulis : Heri S


Editor : Hadi


Sumber Berita : DPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Gelaran Budaya, 35 Tahun Hubungan Tiongkok-Brunei
Houthi Serang Riyadh, Arab Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik
Laka Lantas di Tol Terpeka KM 246, 1 Korban Meninggal Dunia
Menhut Tinjau Proyek Mitigasi Interaksi Gajah di TNWK
Sikap AS Jadi Penentu Iran Keluar-Masuk Perjanjian Nuklir
Porprov 2026, FORKI Lampura Optimis Borong 17 Emas
Meski Ada Propaganda Musuh, Iran Sebut Sembako nya Aman
Waketum Golkar Minta Publik Melihat Secara Proposional dan Faktual Polemik Misbakhun 
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 23:15 WIB

Gelaran Budaya, 35 Tahun Hubungan Tiongkok-Brunei

Minggu, 20 September 2026 - 23:00 WIB

Houthi Serang Riyadh, Arab Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik

Minggu, 20 September 2026 - 22:36 WIB

Laka Lantas di Tol Terpeka KM 246, 1 Korban Meninggal Dunia

Minggu, 20 September 2026 - 19:39 WIB

Menhut Tinjau Proyek Mitigasi Interaksi Gajah di TNWK

Minggu, 20 September 2026 - 19:12 WIB

Sikap AS Jadi Penentu Iran Keluar-Masuk Perjanjian Nuklir

Berita Terbaru

Para seniman tampil dalam sebuah pertunjukan budaya untuk memperingati 35 tahun hubungan diplomatik antara Tiongkok dan Brunei di Bandar Seri Begawan, Brunei, pada 18 September 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Gelaran Budaya, 35 Tahun Hubungan Tiongkok-Brunei

Minggu, 20 Sep 2026 - 23:15 WIB

Tangkapan layar dari sebuah video pada 6 Maret 2024 ini memperlihatkan juru bicara militer Houthi, Yahya Sarea, sedang menyampaikan pernyataan di Sanaa, Yaman. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Houthi Serang Riyadh, Arab Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik

Minggu, 20 Sep 2026 - 23:00 WIB

#indonesiaswasembada

Laka Lantas di Tol Terpeka KM 246, 1 Korban Meninggal Dunia

Minggu, 20 Sep 2026 - 22:36 WIB

Kemenhut Raja Juli dan Gubernur Lampung di TNWK [KLp]

#indonesiaswasembada

Menhut Tinjau Proyek Mitigasi Interaksi Gajah di TNWK

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:39 WIB

Asap membubung tinggi setelah sejumlah ledakan terdengar di pusat kota Teheran, Iran, pada 1 April 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Sikap AS Jadi Penentu Iran Keluar-Masuk Perjanjian Nuklir

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:12 WIB