Relawan Jatim Ramai Bergerak Dukung Puan

Minggu, 31 Juli 2022 | 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAWA TIMUR – Ratusan orang di enam kabupaten/kota di Jawa Timur mendeklarasikan diri sebagai relawan Puan Maharani.

Mereka mendukung cucu Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia itu sebagai calon presiden pada Pemilu 2024.

Koordinator Relawan Puan Maharani Jawa Timur Chusnul Wafiq mengatakan, deklarasi relawan Puan Maharani ini ajang konsolidasi di daerah, utamanya saat ini menyasar wilayah tapal kuda. “Saat ini sudah terbentuk relawan di Probolinggo, Pasuruan, Situbondo, Banyuwangi, Lumajang dan Jember. Hingga Agustus ke depan, kami akan deklarasi dan konsolidasi lengkap di 10 dapil seluruh Jatim,” ujarnya.

Baca Juga:  Mau Tahu Gak Manfaat Daun Sirsak? Nih Baca...

Chusnul mengatakan, para relawan ini bergerak untuk menyosialisasikan Puan Maharani kepada masyarakat sebagai Capres 2024. Sebab, menurutnya, masyarakat di Jatim banyak yang belum tahu, jika Puan Maharani itu tokoh yang layak, baik dari sisi prestasi maupun trah revolusioner Soekarno.

“Banyak juga informasi keliru soal Puan Maharani, beliau ini korban politik jender, padahal jika ditelusuri, banyak kebaikan yang dirasakan masyarakat hasil kerja Puan, sebut saja bantuan sosial, kartu indonesia pintar, kartu indonesia sehat, semua itu dari tangan dan pikiran Puan,” katanya.

Baca Juga:  Presiden RI ke-7 Jokowi Laksanakan Shalat Jumat di Rest Area KM 116 A

Menanggapi maraknya deklarasi relawan Puan Maharani, pengamat politik Catur Nugroho mengatakan, deklarasi yang dilakukan relawan non kader Parpol punya pengaruh berbeda, terlebih jika melibatkan masyarakat secara langsung. “Dimungkinkan itu simpatisan organik, memang sejak awal dilakukan karena faktor kesukaan pada Puan Maharani,” katanya.

Catur menilai, Puan Maharani berhasil mempromosikan dirinya di tengah masyarakat, sehingga maraknya deklarasi menjadi bukti jika Puan mulai masuk dalam pembicaraan publik. “Ini bukti keberhasilan Puan setelah terjun langsung ke masyarakat,” pungkasnya. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

UIN Raden Intan Lampung Resmi Buka Program Doktor Pendidikan Agama Islam
Nobar Piala Dunia Jadi Ajang Silaturahmi, Wagub Jihan Ajak Warga Dukung UMKM Lampung
Dirjen Keuda Kemendagri Agus Fatoni Calon Tunggal dan Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua Umum DPN-IKAPTK
Tobat Ekologis dari Kampus: Membaca Darurat Sampah Indonesia
Komisi XIII DPR Desak Audit Pengadaan Gembok Rp92,5 Miliar di Ditjenpas
Mimpi Tulangbawang Era Qudrotul….
Wagub Jihan Lantik Indra Sanjaya sebagai Karo Adpim, Perkuat Birokrasi Profesional Pemprov Lampung
Eliminasi Malaria Jadi Prioritas, Pemprov Lampung Siapkan Langkah Terpadu

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:45 WIB

UIN Raden Intan Lampung Resmi Buka Program Doktor Pendidikan Agama Islam

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:40 WIB

Nobar Piala Dunia Jadi Ajang Silaturahmi, Wagub Jihan Ajak Warga Dukung UMKM Lampung

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:35 WIB

Dirjen Keuda Kemendagri Agus Fatoni Calon Tunggal dan Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua Umum DPN-IKAPTK

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:29 WIB

Tobat Ekologis dari Kampus: Membaca Darurat Sampah Indonesia

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:21 WIB

Komisi XIII DPR Desak Audit Pengadaan Gembok Rp92,5 Miliar di Ditjenpas

Berita Terbaru

Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) resmi memperoleh izin penyelenggaraan Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Program Doktor (S3). [De]

#indonesiaswasembada

UIN Raden Intan Lampung Resmi Buka Program Doktor Pendidikan Agama Islam

Kamis, 2 Jul 2026 - 11:45 WIB

Oplus_131072Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN dan Pendiri GREAT Institute.[De].

#indonesiaswasembada

Tobat Ekologis dari Kampus: Membaca Darurat Sampah Indonesia

Kamis, 2 Jul 2026 - 11:29 WIB

Pengadaan 106 ribu unit gembok di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) senilai sekitar Rp92,5 miliar menjadi sorotan publik. [HS]

#indonesiaswasembada

Komisi XIII DPR Desak Audit Pengadaan Gembok Rp92,5 Miliar di Ditjenpas

Kamis, 2 Jul 2026 - 11:21 WIB