Rektor UIN RIL Dorong Penguatan OBE untuk Percepat Akreditasi Internasional

Senin, 20 April 2026 | 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG– Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL), Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., Ph.D., menegaskan pentingnya penguatan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) sebagai langkah strategis menuju akreditasi internasional.

Hal itu disampaikan saat membuka kegiatan Asesmen Rencana Pembelajaran Semester (RPS) OBE yang diselenggarakan Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) di Gedung Academic & Research Center UIN RIL, Senin (20/04/2026).

Menurut Rektor, asesmen RPS merupakan bagian dari langkah cepat yang diambil kampus, sejalan dengan hasil rumusan rapat kerja pimpinan dalam menyongsong akreditasi internasional.

Ia mengungkapkan bahwa kurikulum berstandar OBE kerap menjadi perhatian dalam kerja sama global, terutama ketika perguruan tinggi luar negeri menjajaki program pertukaran dosen dan mahasiswa.

“Ini sering ditanyakan, bagaimana standar kurikulum kita.Alhamdulillah kita sudah memulai. Tapi untuk memastikan OBE benar-benar membumi di UIN Raden Intan Lampung, kegiatan seperti ini harus terus dilakukan,” ujarnya.

Rektor juga menyinggung adanya minat dari mahasiswa luar negeri, termasuk dari Samarkand Bukhori Uzbekistan, yang menanyakan peluang kelas internasional di UIN RIL. Namun, kesiapan tersebut masih perlu diperkuat, khususnya dari sisi kurikulum.

Baca Juga:  Tiongkok-Indonesia Bahas Teknologi Pelestarian Alam

Ia menegaskan bahwa penguatan OBE menjadi bagian penting dalam menjawab tuntutan global, sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Agama melalui Ditjen Pendidikan Islam dan Diktis Kemenag yang mendorong perguruan tinggi keagamaan Islam negeri untuk go internasional.

Rektor menyebut program studi sebagai garda terdepan layanan pendidikan. Karena itu, kaprodi dan sekprodi dituntut memiliki pemahaman yang kuat tentang OBE.

Ia juga meminta LPM bersama Gugus Penjaminan Mutu Fakultas (GPMF) bekerja secara serius dan terukur dalam menyiapkan setiap tahapan menuju akreditasi internasional.

Dalam arahannya, Rektor menekankan pentingnya keselarasan dalam implementasi OBE, mulai dari penurunan CPL ke CPMK dan sub-CPMK secara tepat, penyusunan indikator yang terukur, hingga metode pembelajaran yang mendukung capaian kompetensi.

Ia menegaskan bahwa sistem penilaian harus mampu mengukur hasil belajar secara autentik, serta seluruh proses pembelajaran harus selaras dengan prinsip student-centered learning, kebijakan Merdeka Belajar, perkembangan teknologi, dan kebutuhan dunia kerja.

Rektor juga menyinggung pentingnya penguatan tata kelola akademik, termasuk peran PTPID, Akademik serta kaprodi, sekprodi, dan GPMF agar saling bersinergi.

Baca Juga:  Dilarang Liputan di Gedung Putih, CNN, MS NOW, dan Politico Gugat Trump

Ia juga menyoroti mono loyalitas dan soliditas tim kerja serta ia menegaskan orientasi penuh pada pengabdian kepada institusi. “Kalau sebelumnya bertumbuh mendunia, sekarang ber-ISI (Intellectuality, Spirituality, dan Integrity) mendunia,” katanya.

Ia berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, terbuka terhadap masukan, serta aktif berdiskusi dan berbagi praktik baik antarprogram studi. Menurutnya, kualitas asesmen dan penyempurnaan RPS akan berdampak langsung pada kualitas lulusan yang unggul dan berdaya saing.

Rektor juga meminta laporan capaian kinerja secara berkala. “Saya titipkan masa depan UIN RIL kepada Bapak Ibu sekalian. Mari bersama kita tingkatkan mutu dan kualitas pendidikan,” tambahnya.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Indrawati, S.S., M.Pd., Kepala Pusat Pengembangan Standar Mutu LPM UIN Raden Fatah Palembang, dengan moderator Dr. Listiyani Siti Romlah, M.Pd., Kepala Pusat Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran LPM UIN RIL.


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : UIN RIL

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme
Pemprov Lampung Lantik Tiga Pejabat, Sekdaprov Tekankan Penguatan Pembangunan Manusia
Targetkan Pramuka Aktif Di Setiap Tingkatan, Kwarran Kasui Kunjungi Tiap Gudep
Pemprov-DPRD Sepakat Awas Ketat BBM Subsidi, Antrean Masih Panjang
Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM
Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi
Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar
Tim Media Gubernur dan Dugaan Pembatasan Peliputan, Semua Tahan Diri
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Pemprov Lampung Lantik Tiga Pejabat, Sekdaprov Tekankan Penguatan Pembangunan Manusia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Targetkan Pramuka Aktif Di Setiap Tingkatan, Kwarran Kasui Kunjungi Tiap Gudep

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pemprov-DPRD Sepakat Awas Ketat BBM Subsidi, Antrean Masih Panjang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM

Berita Terbaru

Berita Utama

Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme

Minggu, 11 Okt 2026 - 08:37 WIB

Berita Utama

Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM

Kamis, 8 Okt 2026 - 18:45 WIB