BANDARLAMPUNG – Rapat Kerja (Raker) Pemantapan Program Kerja dan Anggaran Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) Tahun 2026 yang berlangsung pada 17–19 April 2026 menghasilkan sejumlah rumusan strategis untuk arah pengembangan institusi ke depan.
Rumusan hasil raker oleh tim perumus tersebut dibacakan oleh Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Bambang Irfani, Ph.D, di hadapan Rektor, pimpinan universitas, serta seluruh peserta raker. Tak hanya itu, turut hadir Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Agama (Kemenag) RI, Khairunnas, SH, MH, Sabtu (18/04/2026) malam.
Dalam penyampaiannya, Bambang Irfani selaku Ketua Tim Perumus menyebutkan bahwa terdapat empat isu strategis yang menjadi fokus dalam Raker 2026, yakni pendirian Fakultas Kedokteran, mempertahankan Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) Unggul, peningkatan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari layanan akademik dan non akademik, serta peningkatan jumlah mahasiswa baru.
Adapun rumusan hasil raker mencakup sejumlah langkah strategis. Di antaranya pengembangan program inovatif pengelolaan lingkungan berbasis waste to energy sebagai bagian dari ekoteologi dan kontribusi terhadap target Indonesia bebas sampah tahun 2029.
Selain itu, pengelolaan wakaf produktif juga didorong sebagai instrumen pembangunan dana abadi kampus melalui penguatan lembaga nazir dan pusat layanan wakaf berbasis filantropi Islam yang profesional.
Raker juga merekomendasikan penambahan program studi baru yang dinilai marketable dan sesuai kebutuhan pasar. Program tersebut meliputi Tarjamah di Fakultas Adab, Pariwisata Syariah di FEBI, Ilmu Hukum di Fakultas Syariah, Desain Komunikasi Visual di FDIK, Administrasi Kesehatan di FPI, Fisika Medis di Fakultas Sains dan Teknologi, serta sejumlah program pascasarjana seperti S2 PGMI, S2 Pendidikan IPA, S2 Pendidikan Bahasa Inggris, S2 Pendidikan Matematika (Fast Track), dan S3 Islamic Studies.
Untuk mendukung peningkatan mahasiswa baru, raker menekankan pentingnya pembentukan dan penguatan tim Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) yang terintegrasi hingga tingkat program studi.
Di sisi lain, optimalisasi kerja sama nasional dan internasional juga menjadi perhatian, termasuk melalui kegiatan akademik dan non-akademik seperti bootcamp, summer camp, dan cultural camp, serta pelaporan melalui sistem resmi kementerian.
Hasil raker juga mendorong percepatan pembukaan Fakultas Kedokteran melalui pemenuhan aspek regulasi, penguatan sumber daya manusia, penyediaan sarana prasarana, serta kemitraan dengan rumah sakit.
Kemudian, Penguatan digital branding fakultas dan program studi juga menjadi bagian dari rekomendasi, melalui publikasi capaian tridharma, prestasi dosen dan mahasiswa, serta inovasi institusi secara terintegrasi melalui website dan media sosial resmi.
Selain itu, pengembangan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan implementasi Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) didorong sebagai alternatif layanan pendidikan yang lebih fleksibel.
Dalam aspek tata kelola, Raker menekankan penajaman program berbasis kinerja agar setiap anggaran berdampak nyata, efektif, dan efisien. Kebijakan ini juga diarahkan pada rasionalisasi anggaran, termasuk pengurangan belanja alat tulis kantor (ATK) dan kebutuhan administrasi konvensional.
UIN Raden Intan Lampung juga didorong untuk mempersiapkan dan mengimplementasikan sistem manajemen pendidikan berbasis standar internasional, seperti ISO 21001, ISO 9001, ISO 14001, dan ISO 17025.
Bambang lanjut membacakan, upaya peningkatan reputasi internasional dilakukan melalui akreditasi internasional pada klaster ACQUIN dan ASIIN, serta penguatan pengelolaan data untuk mendukung pemeringkatan global seperti QS World University Rankings, Webometrics, THE Impact Rankings, dan UI GreenMetric.
Pendampingan intensif juga akan dilakukan terhadap sejumlah program studi prioritas menuju akreditasi unggul, di antaranya Sosiologi Agama, Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, Sejarah Peradaban Islam, S2 Manajemen Pendidikan Islam, S3 Hukum Keluarga, S2 Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, S1 Aqidah dan Filsafat Islam, Pemikiran Politik Islam, Komunikasi dan Penyiaran Islam, serta Manajemen Dakwah.
Selain itu, internasionalisasi dosen didorong melalui program visiting lecturer ke universitas mitra di tingkat Asia di luar ASEAN, serta peningkatan kualitas dan kuantitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Peningkatan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan melalui pendidikan, pelatihan, dan sertifikasi berkelanjutan juga menjadi bagian dari rumusan, termasuk upaya meningkatkan kualitas lulusan dan keterserapan kerja alumni di dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja (DUDIKA) maupun studi lanjut.
Hasil rumusan tersebut selanjutnya diserahkan kepada Rektor Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., Ph.D.
Penulis : Desty
Editor : Nara
Sumber Berita : UIN RIL





![Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.[Hs]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.51.48-225x129.jpeg)

![Seorang peserta dalang remaja berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 21 Juli 2026.[]Seorang dalang remaja, Latif Listyo Wicoro (22 tahun) berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet, Yogyakarta, Selasa (21/7). Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 diikuti oleh 20 peserta yang diselenggarakan hingga 24 Juli mendatang. Festival ini menampilkan pertujukan wayang kulit purwa dan wayang golek menak yang merupakan wadah bagi para dalang muda penerus sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian seni pedalangan di kalangan generasi muda.](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.29.28-225x129.jpeg)
![Alih-alih memegang kamera, Veldesen Yaputra, mahasiswa arsitektur sekaligus kreator konten asal Indonesia, berdiri tenang di depan sebuah bangunan kuno China. Dengan buku sketsa di tangannya, dia secara cermat menggambar kerumitan struktur kayu dan lekukan atap bangunan megah tersebut.[]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.10.57-225x129.jpeg)
![Produsen alat berat asal China, LiuGong, memulai pembangunan fasilitas produksi lokal di Karawang, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu (22/7) dengan kapasitas 5.000 unit per tahun. Pembangunan ini memperoleh dukungan dari pemerintah di tengah ketimpangan antara kebutuhan dan kapasitas produksi lokal alat berat di dalam negeri yang masih mencolok.[]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.13.11-225x129.jpeg)

![Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.[Hs]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.51.48-129x85.jpeg)

![Seorang peserta dalang remaja berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 21 Juli 2026.[]Seorang dalang remaja, Latif Listyo Wicoro (22 tahun) berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet, Yogyakarta, Selasa (21/7). Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 diikuti oleh 20 peserta yang diselenggarakan hingga 24 Juli mendatang. Festival ini menampilkan pertujukan wayang kulit purwa dan wayang golek menak yang merupakan wadah bagi para dalang muda penerus sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian seni pedalangan di kalangan generasi muda.](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.29.28-129x85.jpeg)
![Alih-alih memegang kamera, Veldesen Yaputra, mahasiswa arsitektur sekaligus kreator konten asal Indonesia, berdiri tenang di depan sebuah bangunan kuno China. Dengan buku sketsa di tangannya, dia secara cermat menggambar kerumitan struktur kayu dan lekukan atap bangunan megah tersebut.[]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.10.57-129x85.jpeg)


