Rachmat Gobel Apresiasi Keberhasilan KTT ke-43 ASEAN

Senin, 11 September 2023 | 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel mengapresiasi Pemerintah Indonesia, khususnya kepada Presiden Joko Widodo yang berhasil mengemban amanat keketuaan Indonesia pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN yang diikuti 22 negara, termasuk 11 negara anggota ASEAN dan sembilan organisasi internasional. Selain anggota ASEAN, juga hadir sejumlah negara mitra ASEAN seperti Tiongkok, Korea Selatan, Jepang, Amerika Serikat, Kanada, India, dan Australia.

“Two thumb up untuk Indonesia. Banyak kesepakatan yang bisa dicapai, khususnya di bidang ekonomi. Ini membuktikan tentang visi dan kemampuan Indonesia dalam kepemimpinan global dan kawasan,” ujar Gobel dalam keterangannya, Senin (11/9/2023) menanggapi hasil KTT ke-43 ASEAN.

Baca Juga:  5 Bulan Disandera di Somalia, 4 ABK Asal Indonesia Tiba di Tanah Air

Gobel mengungkapkan, KTT ke-43 ASEAN menghasilkan 90 dokumen penting. Di antaranya bidang ekonomi mendapat perhatian khusus dari Rachmat Gobel, khususnya tentang penguatan ketahanan pangan, energi, kesehatan, dan keuangan. Selain itu, tentang ekonomi biru yaitu ekonomi yang berwawasan lingkungan dan juga tentang ekosistem kendaran listrik dan ekonomi digital.

Politisi Fraksi Partai Nasional Demokrat (F-Nasdem) ini juga mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir, dunia dihadapkan pada tantangan konkret di bidang kesehatan, energi, dan pangan. Pandemi Covid-19, perubahan iklim, dan perang Rusia-Ukraina menyadarkan dunia tentang pentingnya kerja sama dalam menghadapi problem kesehatan, pasokan pangan, dan ketersediaan energi.

Baca Juga:  FKUB Lampung Dukung Film Ageman, Sebut Intoleransi Embrio Radikalisme

Perubahan iklim, imbuh Legislator Dapil Gorontalo itu, berakibat terganggunya pangan akibat pertanian yang gagal. Sedangkan perang Rusia-Ukraina berakibat naiknya harga pupuk, harga pangan, dan harga energi, dimana semua itu terjadi berbarengan.

“Tanpa perhatian dan kerja sama yang baik maka dunia akan dihadapkan kepada kematian, kemiskinan, kelaparan, ketertinggalan. Ini semua membawa dunia pada kemunduran dan konflik. Yang menderita bukan hanya negara-negara berkembang, tapi juga negara-negara maju. Menurunkan ego adalah pilihan terbaik. Sekarang saatnya kerja sama dan keluasan hati,” tegas Gobel.(*)

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Sekjen PBB Prihatin Atas Eskalasi di Yaman
Inflasi, Gubernur; Ini Bukan soal Angka, Tapi Rasa
IOC Rilis Panduan bagi Calon Tuan Rumah Olimpiade 2036
Tekan Microsleep, PT BTB Gelar Operasi Simpatik di KM 87 B
KPK Panggil Nusron Sebagai Saksi Kasus Korupsi HGB Bogor
Batik Indonesia Laris Manis di Chongqing
5 Bulan Disandera di Somalia, 4 ABK Asal Indonesia Tiba di Tanah Air
Komisi III DPR Minta Polisi Ungkap Motif Penyerangan Mahasiswa UI

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Sekjen PBB Prihatin Atas Eskalasi di Yaman

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Inflasi, Gubernur; Ini Bukan soal Angka, Tapi Rasa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:25 WIB

IOC Rilis Panduan bagi Calon Tuan Rumah Olimpiade 2036

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Tekan Microsleep, PT BTB Gelar Operasi Simpatik di KM 87 B

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:20 WIB

KPK Panggil Nusron Sebagai Saksi Kasus Korupsi HGB Bogor

Berita Terbaru

Berita Utama

Sekjen PBB Prihatin Atas Eskalasi di Yaman

Rabu, 7 Okt 2026 - 21:39 WIB

Soal Inflasi Menurut Gubernur Bukan Soal Angka Melainkan Rasa, Daya Beli Rakyat Kut stsu Tidak. [PL]

Berita Utama

Inflasi, Gubernur; Ini Bukan soal Angka, Tapi Rasa

Rabu, 7 Okt 2026 - 21:34 WIB

Berita Utama

IOC Rilis Panduan bagi Calon Tuan Rumah Olimpiade 2036

Rabu, 7 Okt 2026 - 21:25 WIB

Operasi Simpatik Microsleep oleh PT BTB-Tujuannya mengurangi angka kecelakaan [BTB]

Berita Utama

Tekan Microsleep, PT BTB Gelar Operasi Simpatik di KM 87 B

Rabu, 7 Okt 2026 - 21:18 WIB

Berita Utama

KPK Panggil Nusron Sebagai Saksi Kasus Korupsi HGB Bogor

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:20 WIB