Puan Bangga Prestasi Kontingen RI di Asian Para Games 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan selamat dan penghargaan kepada kontingen Indonesia dalam ajang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Tim garuda menutup perjuangan di Asian Para Games 2026 dengan capaian membanggakan.

“Tentunya kita merasa sangat bangga atas prestasi Tim Garuda yang berhasil membawa pulang banyak medali, termask raihan 15 medali emas pada Asian Para Games 2026,” kata Puan Maharani, Selasa (27/10/2026). Seperti diketahui, Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang telah resmi berakhir dan Kontingen Indonesia mengakhiri kompetisi di peringkat kedelapan dengan total raihan 73 medali terdiri dari 15 medali emas, 21 perak, dan 37 perunggu.

Puan pun mengapresiasi keberhasilan Tim Garuda yang melampui target dua kali lipat medali emas dengan target awal yaitu tujuh emas. “Keberhasilan melampaui target tersebut menghadirkan kebanggaan sekaligus inspirasi bagi generasi muda Indonesia, khususnya bagi anak-anak dan pemuda penyandang disabilitas, untuk mengembangkan diri dan mengejar prestasi tanpa ragu,” tuturnya.

Pada Pesta Olah Raga Difabel Asia itu, cabor Para atletik menjadi lumbung medali terbesar bagi Indonesia dengan koleksi 22 medali, yang terdiri atas tiga emas, delapan perak, dan 11 perunggu. Kemudian disusul cabor Para bulu tangkis dengan tiga emas, tiga perak, dan enam perunggu.

Cabor Para renang menjadi lumbung medali ketiga bagi Kontingen Indonesia di Asian Para Games 2026 dengan raihan total sembilan medali yang terbagi atas tiga emas, empat perak, dan dua perunggu. Bahkan satu emas lahir dari kejutan perenang debutan berusia 17 tahun bernama Abdil Majid Rahman di nomor 100 meter gaya dada putra SB7.

Baca Juga:  Perusahaan Robotika Tiongkok Jajaki Mitra di Indonesia

Cabor lain dengan emas untuk Indonesia didapat pula dari tenis meja, balap sepeda, dan boccia yang mencatatkan efisiensi paling sempurna dengan total empat medali yang semuanya berwujud emas. Terkait hal ini, Puan menyinggung mengenai keistimewaan Asian Para Games sebagai arena yang mempertemukan atlet penyandang disabilitas dalam kompetisi tingkat Asia dengan standar pertandingan dan persaingan prestasi yang tinggi.

Menurutnya, pencapaian atlet Indonesia di Asian Para Games lahir dari penguasaan teknik, strategi, disiplin latihan, serta kesiapan menghadapi tekanan pertandingan. “Para atlet penyandang disabilitas ini menunjukkan extraordinary ability, kemampuan luar biasa yang mereka bangun melalui keahlian, disiplin, dan ketekuna. Prestasi mereka menginspirasi kita bahwa tidak ada pencapaian yang tidak dapat diraih hanya karena adanya keterbatasan fisik,” ungkap Puan.

Sekalipun memiliki kondisi fisik yang spesial, atlet Para Games disebut telah membuktikan bahwa ketekunan dan kedisplinan mampu membuahkan prestasi besar. “Ketekunan mereka menginspirasi generasi muda Indonesia tentang keberanian menetapkan tujuan, menjalani proses, dan menerjang segala tantangan untuk mencapai prestasi yang membanggakan,” ujar Puan.

“Para atlet Indonesia di Asian Para Games mengajak kita melihat peluang yang lebih luas tanpa batas, melampuai yang dapat dibayangkan. Pesan ini untuk seluruh generasi Indonesia, yakni kenali kekuatan diri, tekuni pilihan, dan berani mengambil langkah besar,” sambungnya.

Puan pun menilai, pengabdian tersebut perlu dijawab Pemerintah melalui perhatian, dukungan, dan apresiasi yang layak. Menurutnya, penghargaan kepada atlet Para Games harus mencerminkan kualitas pencapaian dan kontribusinya bagi bangsa, dengan menjunjung kesetaraan penghormatan dalam olahraga nasional.

“Para atlet telah memberikan kemampuan terbaiknya untuk Indonesia. Pemerintah perlu memastikan penghargaan terlaksana dengan baik dan dukungan tetap hadir ketika mereka melanjutkan pendidikan, mengembangkan karier, atau menyiapkan masa depan setelah bertanding,” papar Puan.

Baca Juga:  Gubernur Lampung Paparkan Strategi Ketahanan Pangan Dihadapan Peserta Sespimti Polri

Ketua Komite Pengarah Asian Para Games 2018 ini juga mendorong Pemerintah mendengar kebutuhan atlet secara langsung. Apalagi biasanya, kata Puan, setiap atlet memiliki keadaan dan rencana yang berbeda. “Perhatian yang sesuai akan membantu mereka mengambil keputusan dengan lebih pasti, sekaligus menjaga kesempatan untuk terus berkontribusi bagi olahraga dan masyarakat,” jelasnya.

Puan berpandangan, kesinambungan dukungan Negara juga membawa pesan penting bagi generasi muda. Karena ketika pengabdian atlet dihargai secara konsisten, anak-anak Indonesia dinilai memiliki alasan yang lebih kuat untuk menekuni kemampuan dan memandang masa depannya dengan percaya diri.

“Inspirasi akan semakin kuat ketika masyarakat melihat bahwa kerja keras memperoleh penghargaan dan kesempatan untuk berkembang. Dukungan kepada para atlet menjadi bagian dari cara kita menumbuhkan keyakinan generasi berikutnya,” sebut Puan.

Puan pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, dan tim pendukung Kontingen Indonesia di Asian Para Games 2026 yang telah berjuang hingga memperoleh capaian luar biasa. “Terima kasih kepada atlet, pelatih, dan seluruh personel Kontingen Indonesia yang telah mengharumkan nama bangsa di Asian Para Games 2026, termasuk dukungan dari keluarga dan masyarakat,” ucap Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

“Kita perlu menjaga kebanggaan ini melalui komitmen yang dapat diandalkan para atlet, sekaligus membuka kesempatan agar semakin banyak anak bangsa menemukan keunggulan dan memberi kontribusi dengan caranya sendiri,” tutup Puan. (aha) []


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : DPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Kamar Dagang Hangzhou Resmi Dibentuk di Indonesia
H-4 Lamsel Fest 2026: Seluruh Lini Dipastikan Siap
Sambut Lamsel Fest 2026, Gema HELAU Beraksi!
DPR AS Kemungkinan Makzulkan Menteri Perang Pete Hegseth
Masuki Musim Penghujan, DLH Lampura Mitigasi Pohon Tumbang
Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan
RSM Indonesia dan RSM China Bentuk China Desk
Panda Eratkan Hubungan Tiongkok-Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 21:14 WIB

Kamar Dagang Hangzhou Resmi Dibentuk di Indonesia

Jumat, 6 November 2026 - 21:05 WIB

H-4 Lamsel Fest 2026: Seluruh Lini Dipastikan Siap

Jumat, 6 November 2026 - 21:00 WIB

Sambut Lamsel Fest 2026, Gema HELAU Beraksi!

Jumat, 6 November 2026 - 20:11 WIB

DPR AS Kemungkinan Makzulkan Menteri Perang Pete Hegseth

Jumat, 6 November 2026 - 16:38 WIB

Masuki Musim Penghujan, DLH Lampura Mitigasi Pohon Tumbang

Berita Terbaru


Pengukuhan dan penyerahan plakat yang dilaksanakan di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat, pada 5 November 2026 resmi menandai pembentukan Kamar Dagang Hangzhou di Indonesia. (Xinhua)

Berita Utama

Kamar Dagang Hangzhou Resmi Dibentuk di Indonesia

Jumat, 6 Nov 2026 - 21:14 WIB

Berita Utama

H-4 Lamsel Fest 2026: Seluruh Lini Dipastikan Siap

Jumat, 6 Nov 2026 - 21:05 WIB

Berita Utama

Sambut Lamsel Fest 2026, Gema HELAU Beraksi!

Jumat, 6 Nov 2026 - 21:00 WIB

Menteri Perang Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth berbicara dalam konferensi pers di Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 6 April 2026. (Xinhua)

Berita Utama

DPR AS Kemungkinan Makzulkan Menteri Perang Pete Hegseth

Jumat, 6 Nov 2026 - 20:11 WIB

Berita Utama

Masuki Musim Penghujan, DLH Lampura Mitigasi Pohon Tumbang

Jumat, 6 Nov 2026 - 16:38 WIB