Puan Ajak Promosikan Batik Agar Kian Go Internasional

Kamis, 3 Agustus 2023 | 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendatangi pameran Gelar Batik Nusantara 2023 (GBN 2023), yang telah vakum selama tiga tahun karena pandemi Covid-19. Puan pun mengatakan, batik merupakan warisan budaya yang harus dilestarikan dan dikenalkan kepada dunia sebagai identitas bangsa Indonesia.

GBN 2023 yang diselenggarakan oleh Yayasan Batik Indonesia (YBI) digelar di SPARK Senayan, Jakarta Pusat, berlangsung dari tanggal 2 hingga 6 Agustus mendatang. Kehadiran Puan disambut langsung oleh Ketua Panitia GBN 2023 yang juga merupakan Direksi Batik Danar Hadi, Diana Santosa, Rabu (2/8/2023).

“Batik bukan hanya sekadar kain berwarna-warni, melainkan suatu seni warisan bangsa yang mengandung nilai-nilai budaya dengan estetika tinggi yang harus didukung agar semakin go internasional,” kata Puan.

Puan hadir ke GBN 2023 bersama sejumlah tokoh. Di antaranya adalah istri Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Nanny Hadi Tjahjanto, Bupati Indramayu Nina Agustina, istri KSAL Fera Muhamad Ali, istri Wakil KSAL Wiek Ahmad Heri, dan istri Ketua OJK Ita Mahendra Siregar.

Di lokasi acara, Puan beserta tamu undangan menyaksikan acara fashion show bertema Ranjana-Kebangkitan Batik Indramayu yang merupakan bagian dari rangkaian GBN 2023. GBN 2023 turut mengangkat keindahan batik tulis Complongan Indramayu sebagai salah satu jenis batik yang mendapatkan pengakuan Indikasi Geografis. Puan pun menyanjung keunikan dan keindahan batik tulis Complongan Indramayu karena meneguhkan posisi batik sebagai aset budaya bangsa.

Baca Juga:  SPPG di 3T Dikebut Pemerintah

“Bukan hanya nilai seni yang diakui, namun pengakuan Indikasi Geografis juga membawa manfaat ekonomi yang berarti bagi masyarakat setempat. Para seniman batik kini mendapatkan perlindungan atas karya-karya mereka dari praktik pemalsuan dan eksploitasi yang tidak sah,” terang Puan.

Sampai dengan saat ini sistem penetapan Indikasi Geografis telah berhasil menetapkan empat sertifikat Indikasi Geografis Batik, yaitu Sarung Batik Pekalongan, Batik Nitik Yogyakarta, Batik Besurek Bengkulu dan Batik Tulis Complongan Indramayu.

Puan mengatakan, fashion show yang diikuti oleh enam desainer ternama Indonesia itu yakni Didi Budiarjo, Chossy Latu, Wilson William, Hutama Adi, Priyo Octaviano, dan Ghea Panggabean akan menjadi daya pikat bagi generasi muda untuk datang ke GBN 2023.

“Acara ini bisa menjadi daya pikat bagi generasi muda agar memahami, menghargai, dan melestarikan seni batik. Saya juga melihat, banyak anak muda sekarang menjadikan batik sebagai fashion sehari-hari,” ucap Puan.

Puan pun mengajak generasi muda, termasuk kalangan milenial, untuk ikut mempromosikan batik lewat caranya masing-masing. “Dengan memastikan penggunaan batik nusantara terus berlanjut, saya yakin seni ini akan terus berkembang dan menginspirasi generasi mendatang,” tambah Politisi PDI-Perjuangan itu.

Baca Juga:  Lalu Hadrian; Gaji Dan Tunjangan Guru Harus Dinaikkan

Mengusung tema ‘Batik, Bangkit!’, GBN 2023 menghadirkan 250 booth Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Batik Indonesia dari berbagai daerah. GBN kali ini juga memamerkan inspirasi batik untuk interior rumah atau home living sebagai inspirasi ornamen perbatikan.

Menurut Puan, produk batik yang dipamerkan mampu menembus pasar dunia karena memiliki kualitas terbaik dari para perajin batik Indonesia. Apalagi, inovasi batik semakin berkembang sehingga tak lagi digunakan hanya sebatas sebagai fashion saja.

“Sejalan dengan tema GBN 2023, saya yakin batik UMKM-UMKM akan bangkit untuk memajukan industri batik di Tanah Air,” ungkap Puan.

Pada penutupan GBN 2023 tanggal 6 Agustus nanti, akan diadakan kegiatan Fun Walk and Run sejauh 5 kilometer yang dimulai dari lokasi acara GBN dan diakhiri di Gelora Bung Karno (GBK). Kegiatan olahraga ini akan menjadi ajang mempromosikan serta sebagai langkah awal kebangkitan geliat industri batik di Indonesia.

“Mari membumikan batik yang menjadi ciri khas Indonesia. Mencintai batik berarti juga ikut berperan serta terhadap kemajuan budaya Indonesia,” pungkasnya.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Polres Mesuji Bantu Air Bersih untuk Warga Desa Labuhan Permai
19 Tahun Warga Menanti, Bupati Egi Pastikan Akses Baru Ranji Diperbaiki Tahun Ini
Yaman Kian tak Aman, Milisi Houthi Terus Menggempur
Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI
Rahasia PBB Bocor, Ada Mata-mata Israel di UNICEF
Iran Siap Nego Damai, Kalau AS Gak Dustai MOU
Bahaya, Wabah Flu Burung Naik Lagi
Rial Kalbadi Pimpin Langit Biru Indonesia ASRI Way Kanan 

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 23:25 WIB

Polres Mesuji Bantu Air Bersih untuk Warga Desa Labuhan Permai

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:26 WIB

19 Tahun Warga Menanti, Bupati Egi Pastikan Akses Baru Ranji Diperbaiki Tahun Ini

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Yaman Kian tak Aman, Milisi Houthi Terus Menggempur

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:14 WIB

Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:48 WIB

Rahasia PBB Bocor, Ada Mata-mata Israel di UNICEF

Berita Terbaru

Bagi-bagi Air di Musim Kemarau [Nr]

#indonesiaswasembada

Polres Mesuji Bantu Air Bersih untuk Warga Desa Labuhan Permai

Minggu, 9 Agu 2026 - 23:25 WIB

Pasukan Houthi di Yaman

#indonesiaswasembada

Yaman Kian tak Aman, Milisi Houthi Terus Menggempur

Minggu, 9 Agu 2026 - 17:22 WIB

Sekdaprov Dr Marindo Kurniawan Saat Membaca Sambutan Gubernur Lampung di FKPP di Lampung Selatan [Lin]

#indonesiaswasembada

Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI

Minggu, 9 Agu 2026 - 10:14 WIB

Ilustrasi Berita Mata-Mata

#indonesiaswasembada

Rahasia PBB Bocor, Ada Mata-mata Israel di UNICEF

Minggu, 9 Agu 2026 - 09:48 WIB