Prof Mukri Pilih Mundur dan Berkhidmat ke PB NU

Jumat, 9 September 2022 | 10:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Vini

BANDARLAMPUNG – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung, Prof KH Mohammad Mukri mengundurkan diri sebagai ketua tanfidziyah pada rapat harian syuriyah dan tanfidziyah di Ballroom Hotel Bukit Randu Bandar Lampung, Rabu (8/9). Kegiatan tersebut juga dihadiri pengurus harian syuriyah dan tanfidziyah lengkap.

Ketua PWNU Lampung, Prof Mukri mengatakan, pengunduran diri tersebut agar organisasi dapat berjalan dengan baik dan tidak ada turbulensi. “Maka dengan ini saya resmi mengundurkan diri sebagai Ketua Tanfidziyah PWNU Lampung. Dan akan berkhidmat di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU),” katanya. Lebih lanjut ia mengatakan keputusan itu juga diambil sebagai wujud khidmah di jam’iyyah NU. “Agar dapat lebih memberikan kebaikan kepada sesama,” ujarnya.

Seperti diketahui, Prof Mukri masuk dalam kepengurusan PBNU periode 2022-2027 sebagai salah satu ketua PBNU. Rapat syuriyah dan tanfidziyah PWNU Lampung yang digelar pada 27 Maret 2022 lalu, memutuskan Prof Alamsyah sebagai Pelaksana Harian (Plh) Ketua PWNU Lampung selama enam bulan ke depan.

Baca Juga:  Lestari Moerdijat: Pemanfaatan Naskah Kuno untuk Peningkatan Literasi Masyarakat Harus Direalisasikan

Selain Prof Mukri, dalam kepengurusan PWNU Lampung yang juga mengundurkan diri yaitu KH Muhyidin Thohir (Wakil Sekretaris) yang saat ini menjabat sebagai Katib Syuriyah PBNU. Ia berharap semoga kader-kader dari NU Lampung yang mengemban amanah di PBNU, dapat membawa nama baik Provinsi Lampung. “Mohon doa kepada para kiai semua, agar kami diberi kemudahan dalam berkhidmah di NU, serta membawa nama baik Lampung di Jakarta,” ujarnya.

Sekretaris PWNU Lampung, Aryanto Munawar mengatakan, pengunduran diri para pengurus PWNU Lampung yang masuk dalam kepengurusan PBNU itu berdasarkan Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan dalam menegakkan konstitusi organisasi yang melarang rangkap jabatan. “Maka beliau (Prof Mukri dan KH Muhyidin) melepaskan jabatannya di PWNU Lampung,” ungkapnya.

Baca Juga:  Sosialisasi Assesment Center, Polda Lampung Kunjungi Pemkab Way Kanan

Dalam rapat harian tersebut juga dibahas rencana ke depan sisa masa khidmah kepengurusan PWNU Lampung yang sampai tahun 2023. Seperti akan mengadakan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) dan Konferensi Wilayah (Konferwil) mendatang. “Pekan depan juga kita akan mengadakan rapat lagi untuk membahas pengisian jabatan-jabatan yang kosong setelah Surat Keputusan (SK) dikeluarkan oleh PBNU, seperti menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) PWNU Lampung,” kata Aryanto.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Sekedar Mengingatkan Buat Riana Sari Arinal
Nurkholis Pimpin Golkar Negara Batin
Miliki Senpira dan Sajam, Dua Pria Ditangkap Polisi
Hari Kebebasan Pers Dunia: Menjadi Suluh dan Lokomotif Bangsa
Pers Berkualitas Menjadikan Nalar Publik yang Sehat
Penjualan Mobil Naik gak Related dengan Ekonomi Membaik
Hardiknas 2026, Teguh: Media Siber Ruang Belajar Kedua
Dr. Ryzal: Sinergi Akademisi-Praktisi Wujudkan Partisipasi Semesta

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 08:46 WIB

Sekedar Mengingatkan Buat Riana Sari Arinal

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:15 WIB

Nurkholis Pimpin Golkar Negara Batin

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:13 WIB

Miliki Senpira dan Sajam, Dua Pria Ditangkap Polisi

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:28 WIB

Hari Kebebasan Pers Dunia: Menjadi Suluh dan Lokomotif Bangsa

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:04 WIB

Pers Berkualitas Menjadikan Nalar Publik yang Sehat

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Sekedar Mengingatkan Buat Riana Sari Arinal

Senin, 4 Mei 2026 - 08:46 WIB

#indonesiaswasembada

Nurkholis Pimpin Golkar Negara Batin

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:15 WIB

#indonesiaswasembada

Miliki Senpira dan Sajam, Dua Pria Ditangkap Polisi

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:13 WIB

#indonesiaswasembada

Hari Kebebasan Pers Dunia: Menjadi Suluh dan Lokomotif Bangsa

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:28 WIB

#indonesiaswasembada

Pers Berkualitas Menjadikan Nalar Publik yang Sehat

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:04 WIB