Prof Karomani Sadar, Tapi Gak ‘Nyadar’

Jumat, 10 Maret 2023 | 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aom Karomani/Net

Aom Karomani/Net

Laporan: Anis
BANDARLAMPUNG-Bekas Rektor Unila Karomani sadar akan gaway nya menjadi incaran-alias penyadapan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), namun terus melakukan transaksi haram penerimaan mahasiswa-PMB Jalur Mandiri. Ini terungkap saat persidangan dirinya pada Kamis, 9 Maret kemarin.

Ini jelas terlihat pada percakapan Karomani dengan Tamanui, anggota DPR RI, mantan Bupati Lampung Utara dua periode. Karomani dan Tamanuri berkomunikasi lewat pesan WhatsApp untuk membahas penitipan anak Mardiana yang merupakan anggota DPRD Provinsi Lampung untuk bisa masuk ke Fakultas Kedokteran Unila. Percakapan WA yang terjadi 7 Juli 2022 itu;

Baca Juga:  Lampung Fokus Deteksi Dini pada Penyakit Kanker

“HP ini dibidik KPK Pak Ketua,” tulis Karomani.
“Ok2 Tks,” balas singkat Tamanuri.

Selain itu, Karomani juga mengingatkan Tamanuri untuk tidak membuka hasil tes anak Mardiana yang anggota DPRD Provinsi Lampung itu. Apalagi menyebarluaskannya. Dalam sidang ini, Tamanuri megakui Mardiana adalah kolega sekaligus mantan staf ahlinya.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Besok, Galang Dilantik jadi Wabup Way Kanan 
Antrean dan Higienitas Jadi Kendala Minor Prasmanan MBG Lampung Utara
Velli Buka Konkerkab II PGRI Way Kanan
Budi, Warsito dan Asef Berpeluang Jadi Rektor Unila
Tabrakan Kereta Maut, 68 Meninggal Dunia
Pemerintah Jawab 5 Tuntutan Mahasiswa
Palestina Berharap, Pemilu Israel Bawa Kedamaian di Gaza dan Tepi Barat
AS Naikkan Anggaran Perang Lawan Iran 47 Miliar Dolar

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Besok, Galang Dilantik jadi Wabup Way Kanan 

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Antrean dan Higienitas Jadi Kendala Minor Prasmanan MBG Lampung Utara

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Velli Buka Konkerkab II PGRI Way Kanan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Budi, Warsito dan Asef Berpeluang Jadi Rektor Unila

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Tabrakan Kereta Maut, 68 Meninggal Dunia

Berita Terbaru

Berita Utama

Besok, Galang Dilantik jadi Wabup Way Kanan 

Kamis, 29 Okt 2026 - 15:57 WIB

Berita Utama

Velli Buka Konkerkab II PGRI Way Kanan

Kamis, 29 Okt 2026 - 15:47 WIB

Berita Utama

Budi, Warsito dan Asef Berpeluang Jadi Rektor Unila

Kamis, 29 Okt 2026 - 12:58 WIB

Foto yang diabadikan pada 28 Oktober 2026 ini memperlihatkan lokasi tabrakan kereta cepat di Provinsi Toledo, Spanyol.  Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menekankan bahwa prioritas utama pemerintah saat ini adalah membantu para korban dan keluarga mereka, menyelamatkan sebanyak mungkin penyintas, serta memberikan dukungan medis dan psikologis kepada mereka yang terdampak.(Xinhua)

Berita Utama

Tabrakan Kereta Maut, 68 Meninggal Dunia

Kamis, 29 Okt 2026 - 10:06 WIB