Presiden Iran: Teheran Dukung Dialog, tapi bukan untuk Menyerah

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 17:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Iran Masoud Pezeshkian sedang menyampaikan pidato di Teheran, Iran [xin]

Presiden Iran Masoud Pezeshkian sedang menyampaikan pidato di Teheran, Iran [xin]

TEHERAN-Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan kembali komitmen negaranya untuk menempuh jalur dialog demi melindungi hak-haknya, seraya menekankan bahwa Teheran tidak dapat dipaksa untuk menyerah.

Pezeshkian menyampaikan hal tersebut dalam sebuah wawancara yang dirilis di situs web resmi kepresidenan Iran pada Jumat (7/8). Dia membela keputusan pemerintah Iran untuk berunding dengan Amerika Serikat (AS) dan menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) terkait penghentian perang.

Baca Juga:  Serangan Balasan, IRGC Iran Hantam Tiga Kapal AS

Pezeshkian menegaskan bahwa Iran tetap berkomitmen pada kewajibannya selama AS juga memenuhi komitmennya dalam MoU tersebut. “Jika mereka gagal memenuhi komitmennya, kami pun tidak memiliki kewajiban untuk melanjutkannya,” ujar Pezeshkian.

Sebelumnya pada pekan ini, Pezeshkian membantah bahwa dirinya akan mundur dari jabatan. Dia menegaskan akan “melanjutkan tugasnya dengan tegas.” Pernyataan itu disampaikan di tengah beredarnya isu “perpecahan” dalam kepemimpinan Iran terkait MoU.

Baca Juga:  Kades Tanjung Waras Sebut Belum Ada Bukti Perselingkuhan

Pada Juni lalu, Iran dan AS menandatangani MoU yang menyatakan kedua pihak akan menggelar perundingan dalam waktu 60 hari guna mencapai kesepakatan final. Kendati demikian, ketegangan yang kembali memuncak di antara kedua pihak kini membuat nasib perundingan tersebut menjadi tidak pasti. []

 


Penulis : Nara J Afkar


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Jakarta-Xinhua

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Uang Rp100 Ribu Th 2026 Tandatangan Purbaya Diburu
PBB Kecam Serangan Houthi yang Berlanjut ke Arab Saudi
Perkuat Karakter Pramuka, Dukung Pembangunan Daerah
Paradoks Interaksi Warganet Indonesia di Media Sosial
Mori Hanafi: Kapal Tua Lemah Sistem Keselamatan
Kemdiktisaintek: Pendidikan Gratis Hingga PT Masih di Hitung
Gubernur Mirza: Pelayanan Makin Mudah, Pajak untuk Masyarakat
Aktivitas GAK Menurun dari Siaga ke Waspada

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:22 WIB

Uang Rp100 Ribu Th 2026 Tandatangan Purbaya Diburu

Selasa, 22 September 2026 - 16:12 WIB

PBB Kecam Serangan Houthi yang Berlanjut ke Arab Saudi

Selasa, 22 September 2026 - 16:00 WIB

Perkuat Karakter Pramuka, Dukung Pembangunan Daerah

Selasa, 22 September 2026 - 15:51 WIB

Paradoks Interaksi Warganet Indonesia di Media Sosial

Selasa, 22 September 2026 - 13:40 WIB

Mori Hanafi: Kapal Tua Lemah Sistem Keselamatan

Berita Terbaru

Uang Tekenan Purbaya Diburu [LL]

Berita Utama

Uang Rp100 Ribu Th 2026 Tandatangan Purbaya Diburu

Selasa, 22 Sep 2026 - 16:22 WIB

Anak-anak pengungsi berdiri di dekat tenda mereka di sebuah kamp di pinggiran Aden, Yaman. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

PBB Kecam Serangan Houthi yang Berlanjut ke Arab Saudi

Selasa, 22 Sep 2026 - 16:12 WIB

Perkuat Karakter Pramuka Dukung Pembangunan Lampung [Pl]

Berita Utama

Perkuat Karakter Pramuka, Dukung Pembangunan Daerah

Selasa, 22 Sep 2026 - 16:00 WIB

Didit Putra Erlangga [Xin]

#indonesiaswasembada

Paradoks Interaksi Warganet Indonesia di Media Sosial

Selasa, 22 Sep 2026 - 15:51 WIB

DPR RI Diskusikan Kapal Indonesia yang banyak Tua

Berita Utama

Mori Hanafi: Kapal Tua Lemah Sistem Keselamatan

Selasa, 22 Sep 2026 - 13:40 WIB