Polisi Minta Mahasiswa Unjuk Rasa Patuhi Aturan​​​​

Selasa, 12 April 2022 | 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Kusuma

Bandar Lampung – Kapolda Lampung, Irjen Pol Hendro Sugiatno melalui Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, kepada Adik Adik mahasiswa & Masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi, dalam unjuk rasa damai hari rabu 13 April 2022 agar mematuhi aturan.

“Diharapkan adik-adik Mahasiswa bisa lebih tertib, dengan menggunakan pakaian almamater dan juga menggunakan kartu tanda mahasiswa serta menyepakati batas waktu kegiatan aksi unras berlangsung, sesuai UU No 9/1998 ttg Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat dimuka Umum.

Tujuannya adalah agar penyampaian aksi unras damai ini tidak ditunggangi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab,” katanya di Bandarlampung, Selasa, 12 April 2022

Baca Juga:  Indonesia Minta Investasi Tiongkok Dukung Hilirisasi

Tidak hanya kepada mahasiswa, Polda Lampung juga mengingatkan kepada personel yang terlibat dalam pasukan pengamanan aksi unras untuk tidak membawa senjata api saat bertugas dan bersikap Humanis.

“Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan kepada kita semua khususnya pasukan pengamanan agar tidak membawa senjata api dalam bertugas mengamankan aksi unjuk rasa apalagi di Lampung,” kata dia.

“Saya juga menghimbau kepada para awak media yang meliput agar menggunakan identitas lengkap sesuai UU No 40/1999 ttg Pers sehingga rekan awak media dalam bertugas dapat terlindungi,” kata dia lagi.

Baca Juga:  Mayjen TNI Kristomei Sianturi Jadi Kepala BNPB

Sebelumnya, Polda Lampung meminta mahasiswa khususnya di Lampung agar menyampaikan aspirasinya dengan santun, bermusyawarah, dan mufakat.

Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan negara yang terkenal dalam demokrasi berdasarkan pancasila dan UUD 1945. Dalam aksi mahasiswa, kebebasan pendapat tentu nya harus saling menghormati dan menghargai.

Selain itu pula, kepada mahasiswa diharapkan agar selalu mematuhi protokol kesehatan secara ketat, sehingga tidak terjadinya peningkatan penularan Covid-19 ditengah Pandemi.

Sampaikan Aspirasi secara Damai dan Satun dengan prinsip Menghargai Hak Asasi Manusia, ditengah Masyarakat Muslim menjalani Ibadah Puasa Ramadhan th 2022. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Optimalkan Posisi Strategis Lampung, Pemprov Dorong Pengembangan Komoditas Unggulan Berorientasi Ekspor
Iran sebut Hormuz dapat Dibuka dalam 2 Hari, jika….
Lantik Bupati Lampung Tengah, Gubernur Mirza Dorong Penguatan Lumbung Pangan dan Hilirisasi Pertanian
Ukraina Sebut 18 Tewas dan 27 Hilang dalam Serangan Udara Rusia
Banjir Lahar Dingin dari Gunung Semeru, Dua Orang Tewas
Pemprov Lampung dan ITERA Siapkan Kolaborasi Riset Aplikatif untuk Percepat Pembangunan Daerah
I Komang Heri Bupati Lampung Tengah Definitif
DLH Lampung dan PHE OSES Perkuat Sinergi Mitigasi Risiko dan Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Kegiatan Operasi Hulu Migas Lepas Pantai

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 16:39 WIB

Optimalkan Posisi Strategis Lampung, Pemprov Dorong Pengembangan Komoditas Unggulan Berorientasi Ekspor

Selasa, 3 November 2026 - 16:35 WIB

Iran sebut Hormuz dapat Dibuka dalam 2 Hari, jika….

Selasa, 3 November 2026 - 16:31 WIB

Lantik Bupati Lampung Tengah, Gubernur Mirza Dorong Penguatan Lumbung Pangan dan Hilirisasi Pertanian

Selasa, 3 November 2026 - 14:43 WIB

Ukraina Sebut 18 Tewas dan 27 Hilang dalam Serangan Udara Rusia

Selasa, 3 November 2026 - 14:12 WIB

Banjir Lahar Dingin dari Gunung Semeru, Dua Orang Tewas

Berita Terbaru

Foto yang diabadikan menggunakan ponsel ini memperlihatkan kapal-kapal niaga yang terdampar di perairan Selat Hormuz di dekat Khasab, sebuah kota kecil di Oman utara, pada 29 Mei 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Iran sebut Hormuz dapat Dibuka dalam 2 Hari, jika….

Selasa, 3 Nov 2026 - 16:35 WIB

Asap hitam membubung setelah serangan Rusia di Kiev, Ukraina, pada 2 Juli 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Ukraina Sebut 18 Tewas dan 27 Hilang dalam Serangan Udara Rusia

Selasa, 3 Nov 2026 - 14:43 WIB

Foto yang diabadikan pada 2 November 2026 ini memperlihatkan dua warga berdiri di dekat sejumlah rumah yang rusak akibat banjir lahar dingin dari Gunung Semeru di sepanjang aliran Sungai Glidik, Desa Purorejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur. (Xinhua)

Bencana

Banjir Lahar Dingin dari Gunung Semeru, Dua Orang Tewas

Selasa, 3 Nov 2026 - 14:12 WIB