Polisi Evakuasi Mayat yang Meninggal di Kamar Mandi

Minggu, 17 Maret 2024 | 05:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Laporan: Melly
LAMPUNG TIMUR – Seorang pedagang ikan, pada Sabtu (16/3) pagi, ditemukan meninggal dunia, dengan kondisi tergeletak disalah satu kamar mandi umum, Pasar Alang-Alang, Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai.

Kapolres Lampung Timur AKBP M Rizal Muchtar, didampingi Kapolsek Labuhan Maringgai KOMPOL Yusvin Argunan, menjelaskan bahwa identitas jenazah tersebut adalah Murhidin (55) warga Desa Hargomulyo, Kecamatan Sekampung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Pihak Kepolisian, korban dan anak menantunya, diketahui berangkat dari Sekampung ke Labuhan Maringgai, untuk membeli ikan, dan rencananya akan dijual kembali.

Baca Juga:  Beri Rasa Aman Masyarakat di Bulan Ramadhan, Polres Mesuji Gencarkan KRYD 

Saat berangkat korban terlihat dalam kondisi sehat, tetapi saat sedang melakukan aktifitas membeli ikan di Pasar Alang-Alang Desa Margasari, tiba-tiba korban mengeluh dadanya sakit.

“Anak menantunya, kemudian sempat membelikan obat masuk angin, dan makanan, serta menyarankan agar korban beristirahat di mobil,” terangnya.

Selanjutnya anak menantu korban, melanjutkan aktifitasnya membeli kebutuhan ikan, disekitar Pasar Alang-Alang.

Saat akan kembali ke kendaraannya, anak menantu korban terkejut, saat mengetahui ayah mertuanya, sudah tergeletak tidak bernyawa, dan dikerumuni oleh warga masyarakat.

Berdasarkan keterangan warga, korban ditemukan tergeletak dalam kondisi meninggal dunia, didalam salah satu kamar mandi umum, di Pasar Alang-Alang, Desa Margasari.

Baca Juga:  Korlantas Polri : Mudik 2026, Mudik Aman Keluarga Bahagia

Petugas Kepolisian dan Tim Medis Puskesmas Labuhan Maringgai, yang menerima informasi terkait adanya peristiwa tersebut, segera turun kelokasi kejadian.

“Dari hasil pemeriksaan tim medis, korban diduga memang meninggal dunia, akibat menderita sakit,” tambahnya.

Atas permohonan pihak keluarga, korban tidak dilakukan proses otopsi, karena akan segera dibawa pulang, untuk dikebumikan.##

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Cek Pos PAM dan Pos Yan di Hari Pertama Ops Ketupat Krakatau 2026, Ini Yang Dilakukan Kapolres Mesuji
Waka Polres Mesuji Tinjau Pos PAM dan Pos Yan, Pastikan Keamanan dan Pelayanan Optimal
Kapolres dan Bupati Mesuji Sidak dan Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Simpang Pematang Jelang Idul Fitri 1447 H
Panglima TNI dan Kapolri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas
Polres Mesuji Siagakan 251 Personil Gabungan di 2 Pos Yan dan 3 Pos PAM dalam OPS Ketupat 2026
Gubernur Ucapkan Selamat kepada Brigjen TNI Haryantana atas Penugasan Barunya sebagai Kasdam XVII/Cendrawasih
Polres Lampung Utara Kejar DPO Tersangka Pemerkosaan
Brigjen TNI Haryantana Jadi Kasdam XVII/Cen

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:18 WIB

Cek Pos PAM dan Pos Yan di Hari Pertama Ops Ketupat Krakatau 2026, Ini Yang Dilakukan Kapolres Mesuji

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:16 WIB

Waka Polres Mesuji Tinjau Pos PAM dan Pos Yan, Pastikan Keamanan dan Pelayanan Optimal

Jumat, 13 Maret 2026 - 16:04 WIB

Kapolres dan Bupati Mesuji Sidak dan Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Simpang Pematang Jelang Idul Fitri 1447 H

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:26 WIB

Panglima TNI dan Kapolri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:53 WIB

Polres Mesuji Siagakan 251 Personil Gabungan di 2 Pos Yan dan 3 Pos PAM dalam OPS Ketupat 2026

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Bantah Dugaan Tipu Gelap Umrah, Akbar Siapkan 12 Advokat 

Minggu, 15 Mar 2026 - 19:07 WIB