Polda Lampung Pastikan Video Pemalakan Yang Viral Hoax

Minggu, 16 April 2023 | 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Annisa E

PESAWARAN – Polda Lampung memastikan video yang viral di media sosial terkait adanya pemalakan di sebuah jembatan Tegineneng, Pesawaran, Lampung adalah hoax.

Hasil konfirmasi Kapolres Pesawaran, Lampung AKBP Pratomo Widodo bahwa itu tidak benar, itu hoax. Lokasi di video dan lokasi terbaru saat ini saja sudah sangat jauh sekali perbedaannya,” kata Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika melalui Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, Minggu.(17/04)

Dia melanjutkan salah satu video yang viral tersebut adalah hoax dilihat dari adanya lokasi jalan yang tidak mulus atau rusak. Untuk kondisi jalan di lokasi tersebut, lanjut dia, hingga sampai saat ini masih terlihat mulus dan menjadi pengguna kendaraan baik bermotor maupun mobil untuk jalur alternatif mudik lintas sumatera.

Baca Juga:  Kenaikan Penjualan Truk, Kebutuhan Daya Angkut atau Pergantian Armada dari Lama ke Baru?

Saya bersama anggota sudah cek ke lokasi, bahwa ternyata jalan yang ada di video itu tidak sama. Jalan Lintas Sumatera, Tegineneng tidka rusak dan ramai dikunjungi pemudik baik yang ingin Lintas Sumatera maupun ke Pulau Jawa, kata dia.

Ia menambahkan, pihaknya akan melakukan penyelidikan dan penelusuran terkait adanya penyebaran berita hoax tersebut. Dalam penyebaran berita hoax, ia menegaskan ada sanksi tindak pidana yang dilakukan oleh yang tidak bertanggung jawab.

Ia juga meminta kepada seluruh masyarakat Lampung khususnya masyarakat Pesawaran dan pengguna jalan yang melintasi wilayah Pesawaran agar dapat segera melapor ke pihak kepolisian jika terjadi tindak pidana apapun selama dalam perjalanan khususnya pada mudik lebaran 2023.

Baca Juga:  Hetifah : Pendidikan Gratis Jangan Tinggalkan Madrasah PT Keagamaan

Masyarakat Pesawaran maupun pemudik dapat melaporkan jika kedapatan adanya pelaku tindak kriminal. Bisa melapor ke hotline 110, mengunduh aplikasi polri super app atau laporkan ke kantor polisi yang terdekat, katanya.

Sebelumnya, beredar video hoax yang memperlihatkan seorang pria berjumlah antara tiga orang melakukan aksi pemalakan dan kekerasan terhadap pengendara mobil pengangkut di jembatan Tegineneng, Pesawaran.

Video tersebut memperlihatkan sebuah kendaraan truk yang sedang diberhentikan oleh sejumlah pemuda di tengah jembatan Tegineneng. Tutup nya. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Taekwondoin Indonesia Raih Emas Kategori Cadet U47 Putri di Qatar
SDN Nayu Barat 1 di Surakarta Kampanyekan Stop Karhutla
Fitria Khasanah Bawa ‘Garuda Shield’ Kompetisi di Kartika Cyber Hackathon 2026
Santori Hasan pun Berpulang
Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah
Tiongkok Diminati Wisatawan Indonesia
Investasi Hongkong-Tiongkok di Indonesia tembus 17,8 miliar $ AS
Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Taekwondoin Indonesia Raih Emas Kategori Cadet U47 Putri di Qatar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:27 WIB

SDN Nayu Barat 1 di Surakarta Kampanyekan Stop Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Fitria Khasanah Bawa ‘Garuda Shield’ Kompetisi di Kartika Cyber Hackathon 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Santori Hasan pun Berpulang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah

Berita Terbaru

Murid sekolah dasar (SD) terlihat mengenakan masker dan memegang poster bertema kampanye stop kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mereka gambar menggunakan krayon dan pensil warna di SDN Nayu Barat 1, Nusukan, Surakarta, Provinsi Jawa Tengah, pada 21 Oktober 2026. (Xinhua)

Berita Utama

SDN Nayu Barat 1 di Surakarta Kampanyekan Stop Karhutla

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:27 WIB

Berita Utama

Santori Hasan pun Berpulang

Kamis, 22 Okt 2026 - 10:54 WIB

Personel militer Israel melakukan operasi di Kota Qabatiya, sebelah selatan Kota Jenin, Tepi Barat belum lama ini (Xinhua)

Berita Utama

Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:59 WIB