PKS Dorong Pemerintah Stop Agresi Israel

Senin, 8 Agustus 2022 | 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Anggota Komisi I DPR Fraksi PKS Sukamta menyoroti soal serangan Israel di jalur Gaza yang terus menelan korban jiwa warga Palestina. Sukamta mengutuk Israel atas penyerangan itu.

“Bombardir serangan udara Israel di pemukiman penduduk, ini jelas secara sengaja menyasar warga sipil. Ini kekejian yang nyata. Israel secara terang-terangan mengabaikan hukum internasional dan banyak prinsip kemanusiaan. Mengutuk serangan ini tentu tidak cukup, harus ada upaya nyata untuk hentikan kekejian ini,” kata Sukamta dalam keterangan tertulis, Senin (8/8/2022).

Wakil Ketua Fraksi PKS DPR ini meminta pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk menggalang kekuatan menghentikan serangan Israel. Serta segera memberikan bantuan kemanusiaan ke Gaza.

“Harus ada tekanan dari komunitas internasional untuk hentikan serangan Israel. Komunitas internasional juga perlu segera memberikan bantuan kemanusiaan ke Gaza. Saya berharap pemerintah Indonesia bisa melakukan inisiasi untuk menggalang kekuatan,” ujarnya.

Baca Juga:  Taekwondoin Indonesia Raih Emas Kategori Cadet U47 Putri di Qatar

Sukamta berharap komunitas internasional menyikapi serangan Israel ke Palestina ini sebagaimana yang dilakukan saat merespons serangan militer Rusia ke Ukraina. Dia mengecamkan serangan militer yang menyasar warga sipil.

“Jika komunitas internasional bisa bersikap tegas dan melakukan embargo ekonomi kepada Rusia karena menginvasi Ukraina, mestinya sikap tegas yang sama juga bisa dilakukan kepada Israel yang jelas-jelas telah melakukan pendudukan terhadap wilayah Palestina puluhan tahun lamanya. Dan terus melakukan aksi brutal pembunuhan dan pemboman terhadap warga sipil,” lanjut Sukamta.

Diberitakan sebelumnya, pihak Palestina menyampaikan sampai saat ini sudah ada 41 orang meninggal dunia akibat serangan Israel di jalur Gaza. Jumlah tewas tersebut termasuk dengan korban anak-anak.

Dilansir dari AFP, Senin (8/8/2022), empat anak ditemukan tewas di Gaza pada Minggu (7/8). Kementerian kesehatan wilayah Palestina, mengkonfirmasi soal tambahan empat anak jadi korban serangan Israel sampai Minggu (7/8).

Baca Juga:  Dua Tahun Prabowo, Andre Rosiade Minta Kritik Pemerintah Dilihat Secara Objektif

AFP menyebut, pertempuran sengit telah berhari-hari terjadi antara Palestina dan Israel. Meski ada pembicaraan damai tentang gencatan senjata.

Sejak operasi militer Israel yang menargetkan posisi Jihad Islam dimulai pada hari Jumat, total 41 warga Palestina “telah menjadi martir, termasuk 15 anak-anak dan empat wanita, dan 311 terluka” di seluruh Jalur Gaza, kata kementerian daerah kantong Palestina.

Peristiwa tersebut merupakan yang terburuk di Gaza sejak perang terjadi di tahun lalu. Yang menghancurkan wilayah yang dihuni sekitar 2,3 juta warga Palestina dan memaksa banyak warga Israel untuk mencari perlindungan. (*)

 

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Kanada-AS Kolaborasi soal Perdagangan Saling Menguntungkan
Liga Arab Desak Penyelidikan atas Penyiksaan Tahanan Asal Gaza di Penjara Israel
Trump Ancam, Teheran Janji Balas Lebih Besar
Iran Tetapkan Inggris Entitas “Teroris dan Bermusuhan”
Pelajar Indonesia Lebih Memilih Tiongkok tuk Lanjutkan Studi
Irak dan Mesir Desak Deeskalasi di Kawasan Regional
​Bukan Cuma Cari Kerja! Anak Muda Lampung Didorong Jadi Bos Lewat Vokasi Industri
BPS : Inflasi Tertinggi Di Sulawesi Utara 8,07% Dan Terendah Jakarta 2,52%

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 23:18 WIB

Kanada-AS Kolaborasi soal Perdagangan Saling Menguntungkan

Senin, 2 November 2026 - 22:12 WIB

Liga Arab Desak Penyelidikan atas Penyiksaan Tahanan Asal Gaza di Penjara Israel

Senin, 2 November 2026 - 21:00 WIB

Trump Ancam, Teheran Janji Balas Lebih Besar

Senin, 2 November 2026 - 17:52 WIB

Iran Tetapkan Inggris Entitas “Teroris dan Bermusuhan”

Senin, 2 November 2026 - 17:27 WIB

Pelajar Indonesia Lebih Memilih Tiongkok tuk Lanjutkan Studi

Berita Terbaru

Berita Utama

Kanada-AS Kolaborasi soal Perdagangan Saling Menguntungkan

Senin, 2 Nov 2026 - 23:18 WIB


Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berbicara kepada awak media di South Lawn Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 16 April 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Trump Ancam, Teheran Janji Balas Lebih Besar

Senin, 2 Nov 2026 - 21:00 WIB


Upacara pemakaman komandan senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran Abbas Nilforoushan, yang tewas bersama pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah dalam serangan udara Israel di Lebanon akhir September, digelar di Teheran, Iran, pada 15 Oktober 2024. (Xinhua)

Berita Utama

Iran Tetapkan Inggris Entitas “Teroris dan Bermusuhan”

Senin, 2 Nov 2026 - 17:52 WIB

Ketua Pelaksana Badan Koordinasi Pendidikan Bahasa Mandarin Jakarta Arifin Zain (ketiga dari kiri), Atase Pendidikan Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok di Indonesia Chen Wu (tengah), Direktur Sekolah Terintegrasi di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nandana Aditya Bhaswara (ketiga dari kanan), dan Wakil Direktur Utama Chinese Testing International (CTI) Liu Xiaolong (kedua dari kanan) saat membuka 2026 11th Indonesia HSK Study in China and Career Expo yang digelar di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, pada 1 November 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Pelajar Indonesia Lebih Memilih Tiongkok tuk Lanjutkan Studi

Senin, 2 Nov 2026 - 17:27 WIB