PKBM NUSA INDAH DUET LAPAS PERKUAT PENDIDIKAN WARGA BINAAN

Minggu, 15 September 2024 | 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ia pun menjelaskan sebelum terjadi kebakaran beberapa waktu lalu, pihaknya sudah memiliki kelas sebanyak 3 ruangan. Namun pasca kebakaran, para warga binaan tersebut harus belajar dengan ruangan yang tersekat – sekat karena hanya memiliki satu ruangan saja.

“Dan itu pun harus bergantian dengan kegiatan lainnya sehingga saat ini memang masih keterbatasan fasilitas ruangan saja. Namun hal ini tidak mengurangi antusias warga binaan untuk tetap semangat melakukan kegiatan belajar mengajar,” kata Wahyu.
Wahyu pun mengatakan hingga saat ini, warga binaan lapas tersebut yang mengikuti kejar Paket A hingga Paket C sebanyak 70 orang. Hanya saja, Wahyu akui yang sudah tercatat di Dapodik baru sebanyak 36 orang warga binaan saja.

Baca Juga:  Gubernur Rahmat Mirzani Dorong Bank Lampung Lakukan Penguatan di Sektor Riil dan Kredit Pedesaan

“Baru 36 orang yang tercatat di Dapodik karena sisanya masih terkendala pada pemberkasan seperti Kartu Keluarga, KTP dan Akta Kelahiran sebagai data pendukung yang masih akan menyusul,” kata Wahyu.

Di sisi lain, Suyanto, warga binaan yang sudah menjalani masa tahanan selama 5 tahun dari 15 tahun masa tahanan, mengatakan dirinya mengikuti program paket A dan merasa berterima kasih kepada Ibu Purwigati yang sudah membantunya untuk mendapatkan ijazah tanpa dipungut biaya.

Saat ditanya terkait motivasi dirinya dalam mengikuti program paket tersebut, Suyanto mengatakan ketika dirinya bebas dari masa tahanan ini, ia sudah memilki ijazah sehingga ia dapat mencari pekerjaan tanpa terkendala dengan ijazah lagi.
“Saat keluar nanti, saya mau kerja sebagai buruh pabrik dengan ijazah ini. Terima Kasih kepada Ibu Purwigati yang sudah memberikan kesempatan kepada saya untuk mengikuti sekolah paket ini tanpa meminta biaya,”ucap Suyanto terharu.

Baca Juga:  Warga Fajar Asri Pelaku Pencurian Cabai Dibekuk Anggota Polsek Simpang Pematang 

Penulis : Ahmad


Editor : Fidhela Alvita


Sumber Berita : Bandar Lampung

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Mahkota Peradaban adalah Kemanusiaan
‎IKA FKIP Unila Segera Punya Gedung Sekretariat Megah 2 Lantai
Kajati Lampung Lantik Asintel, Aspidsus Dan Kajari Pringsewu Yang Baru
Gubernur Lampung Dijadwalkan Hadiri HPN 2026 di Banten
HKA dan BTB Bantu Normalisasi Irigasi Bantu Atasi Genangan Air di Jalan Kabupaten Lampung Tengah
Way Kambas Lampung Jadi Prioritas Kerja Sama Konservasi dalam Pertemuan Prabowo–Raja Charles III
Pemprov Lampung Ajukan Perluasan Kotabaru 4.000 Hektare ke Kemenhut
Sinergi PKK dan APJI Lampung, Perkuat Daya Saing UMKM Kuliner Lokal

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 22:25 WIB

Mahkota Peradaban adalah Kemanusiaan

Sabtu, 24 Januari 2026 - 12:58 WIB

‎IKA FKIP Unila Segera Punya Gedung Sekretariat Megah 2 Lantai

Sabtu, 24 Januari 2026 - 11:35 WIB

Kajati Lampung Lantik Asintel, Aspidsus Dan Kajari Pringsewu Yang Baru

Sabtu, 24 Januari 2026 - 10:49 WIB

Gubernur Lampung Dijadwalkan Hadiri HPN 2026 di Banten

Jumat, 23 Januari 2026 - 09:28 WIB

HKA dan BTB Bantu Normalisasi Irigasi Bantu Atasi Genangan Air di Jalan Kabupaten Lampung Tengah

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Gubernur Lampung Dorong Penanganan Terpadu Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas

Minggu, 25 Jan 2026 - 01:39 WIB

#indonesiaswasembada

Mahkota Peradaban adalah Kemanusiaan

Sabtu, 24 Jan 2026 - 22:25 WIB