Pertemuan Airlangga dan Prabowo Cerminan Peta Koalisi Pilpres Masih Cair

Selasa, 20 September 2022 | 22:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saling menjajaki

Sementara itu, pengamat Politik dari Citra Institute Yusa’ Farchan menilai pertemuan antara Airlangga Hartarto dan Prabowo Subianto adalah karena urusan mereka sebagai menteri. Namun jika hendak dibawa ke ranah politik, pertemuan keduanya adalah bentuk komunikasi politik antar calon presiden.

“Kalau dalam kapasitas mereka pembantu presiden wajar kalau bertemu karena banyak hal yang harus dibicarakan. kalaupun dikaitkan dalam konteks mereka bagai capres, tentu komunikasi politik antar calon masih berlangsung dinamis, dan itu satu sama lain dalam konteks saling menjajaki dan melengkapi,“ jelas Yusa’.

Baik Airlangga dan Prabowo, adalah tokoh utama partai, dan sudah memiliki tiket untuk maju ke Pilpres 2024. Partai Golkar telah memutuskan Airlangga sebagai Capres Partai Golkar, begitu juga Prabowo dari Partai Gerindra.

Baca Juga:  Deputi Gubernur BI: Penting Hilirisasi dan Investasi

“Kalau pertemuan itu ditarik pada wilayah kepentingan politik, konteksnya ada, bagaimana membuka peluang kemungkinan-kemungkinan, karena kemungkinan politik masih terbuka lebar, karena masih panjang juga medan kandidasi ini. “ ujar Yusa’.

Bicara pasangan dan koalisi, dua pemimpin ini kecil kemungkinan mereka untuk dipasangkan. “Peluang itu tetap ada, cuma Pak Prabowo dan Pak Airlangga kan sama sama diberikan mandat untuk sebagai Capres, bukan Cawapres,” sebut Yusa’.

Baca Juga:  Pameran Simfoni Peradaban Makau di Jalur Sutra Maritim

Begitu juga untuk berkoalisi, mereka sudah memiliki koalisi masing-masing. Golkar bergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu, dan Gerindra bersama PKB.

Namun dalam dunia politik, selalu ada peluang. “Meski embrio politik koalisi sudah terbentuk, namun belum ada yang firm, masih terbuka kemungkinan merumuskan koalisi lebih pasti lagi, tergantung pada dua variabel satu elektabilitas calon dan dukungan parpol,” ungkap Yusa’.

Pada akhirnya, parpol akan bergabung dengan mereka yang satu suara atas pasangan Capres dan Cawapres yang sama. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Rusia Hancurkan 25% Fasilitas Internet dan Starlink Ukraina
Pertemuan Xi-Trump Suntik Kepercayaan dan Stabilitas Global
Menlu Iran: Lebih dari 5.000 Tewas dalam Serangan AS-Israel
Persenjataan Iran Aman, Ditempatkan di Bawah Tanah
Trump Tolak Usulan Iran: Hormuz Merana, Perang Jalan Terus
Lampung Perkuat Pembangunan SDM Berbasis Akhlak
Mirza Buka “Gubernur Lampung Badminton Open 2026”
Asian Games: Angkat Besi Pecahkan Enam Rekor Dunia

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 23:27 WIB

Rusia Hancurkan 25% Fasilitas Internet dan Starlink Ukraina

Minggu, 27 September 2026 - 23:17 WIB

Pertemuan Xi-Trump Suntik Kepercayaan dan Stabilitas Global

Minggu, 27 September 2026 - 21:22 WIB

Menlu Iran: Lebih dari 5.000 Tewas dalam Serangan AS-Israel

Minggu, 27 September 2026 - 21:21 WIB

Persenjataan Iran Aman, Ditempatkan di Bawah Tanah

Minggu, 27 September 2026 - 18:36 WIB

Trump Tolak Usulan Iran: Hormuz Merana, Perang Jalan Terus

Berita Terbaru

Foto yang diabadikan pada 15 Agustus 2024 ini memperlihatkan sebuah tank Ukraina yang hancur akibat serangan Rusia di Toretsk. (Xinhua)

Berita Utama

Rusia Hancurkan 25% Fasilitas Internet dan Starlink Ukraina

Minggu, 27 Sep 2026 - 23:27 WIB

Presiden Tiongkok Xi Jinping melakukan diskusi dalam kelompok kecil dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Ruang Oval setelah upacara penyambutan di Gedung Putih, Washington DC, AS, pada 24 September 2026. Trump menggelar upacara penyambutan bagi Xi, yang sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke AS, di Gedung Putih pada Kamis (24/9). (Xinhua)

Berita Utama

Pertemuan Xi-Trump Suntik Kepercayaan dan Stabilitas Global

Minggu, 27 Sep 2026 - 23:17 WIB


Foto yang diabadikan pada 23 Maret 2026 ini menunjukkan sebuah bangunan yang hancur di daerah permukiman usai serangan gabungan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran di Teheran, Iran. (Xinhua)

Berita Utama

Menlu Iran: Lebih dari 5.000 Tewas dalam Serangan AS-Israel

Minggu, 27 Sep 2026 - 21:22 WIB

Iran sangat siap Hadapi Perang, lawan Amerika sekalipun

Berita Utama

Persenjataan Iran Aman, Ditempatkan di Bawah Tanah

Minggu, 27 Sep 2026 - 21:21 WIB

Presiden AS Larangan Beberapa media liputan di Gedung Putih. Menurutnya larangan itu karena media tersebut sering membuat laporan palsu.[Xinhua]

Berita Utama

Trump Tolak Usulan Iran: Hormuz Merana, Perang Jalan Terus

Minggu, 27 Sep 2026 - 18:36 WIB