Pertamina Diminta Lengkapi Payung Hukum BBM Bersubsidi

Jumat, 22 September 2023 | 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtarudin meminta PT Pertamina Patra Niaga melengkapi payung hukum yang kuat, dimana hari ini regulasi tentang pengaturan BBM bersubsidi ini masih belum selesai di internal Pemerintah. Agenda ini dilaksanakan guna memperoleh perspektif korporasi mengenai dampak Subsidi yang terus meningkat akibat dari pada kurang tepatnya penyaluran dari BBM.

Menjalankan fungsi pengawasan untuk mitra Komisi VII DPR RI di antaranya Dirjen Migas Kementerian ESDM RI, Kepala BPH Migas dan Pertamina Patra Niaga, Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII ingin memastikan distribusi LPG 3 Kg dan BBM untuk Aviasi penerbangan yang sangat krusial bagi kebutuhan pariwisata di Provinsi Bali, Kamis (21/9/2023).

Baca Juga:  Unila Bakal Gelar Kuliah Umum Bersama Kepala BNPT dan NII Crisis Center

“Penyaluran yang lebih tepat sasaran dalam langkah-langkah ini kan merupakan sebuah ikhtiar yang dilakukan dan kita apresiasi dan kita dukung, meskipun payung hukumnya belum kuat, harusnya Perpresnya harus segera selesai sehingga Pertamina punya dasar yang kuat dalam rangka melakukan penertiban,” tegasnya kepada di sela kunjungan kerja spesifik Komisi VII.

Seperti yang diketahui bahwa Bandara Ngurah Rai di Bali merupakan salah satu bandara terbesar dan tersibuk di Indonesia, dengan kebutuhan Avtur rata-rata 2.500 mililiter/hari. Hal tersebut mendorong Pertamina untuk menjamin pasokan Avtur dari TBBM Manggis dan Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Ngurah Rai, dengan memperkuat pola pasokan, digitalisasi DPPU serta menambah kapasitas penyimpanan Avtur di TBBM Manggis hingga menjadi 35.000-40.000 KL. Dengan kapasitas tersebut diharapkan coverage days mencapai 23 hari dan dikategorikan aman untuk pasokan Avtur tersebut.

Baca Juga:  Wagub Lampung Pimpin Padamkan Api TPA Bandarjaya

Sebab itu, Mukhtarudin berupaya ketersedian BBM khususnya BBM bersubsidi juga merupakan hal yang sangat penting untuk kebutuhan ekonomi masyarakat. Pengawasan distribusi BBM tepat sasaran juga perlu ditingkatkan demi menjamin penyaluran kepada masyarakat.

“Dengan baiknya jika ada dasar hukum yang kuat terkait dengan masalah penyalahgunaan di daerah lain, ya ini yang harus jadi waspada atau pemerintah terutama BPH Migas sebagai yang ditugaskan untuk mengawasi hilirnya dengan mengawasi secara ketat,” tandas Politisi Fraksi Partai Golkar itu.(*)

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor
Sinergi Disdik-Bunda PAUD Lampura, Wujudkan ‘STEAM’ Menyenangkan
1.300 Demonstan Ditangkap di Seantero Francis
Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor
Koalisi Arab Saudi Hancurkan Terowongan Rudal Houthi
Lampung Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Jaga Harga Pangan
TNI Kerahkan Pesawat Udara Semai Lebih dari 10 Ton Bahan Untuk OMC Atasi Karhutla di Kalimantan
TKA SMA Dimulai, Mendikdasmen Ingatkan 3M Agar Siswa Siap

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Sinergi Disdik-Bunda PAUD Lampura, Wujudkan ‘STEAM’ Menyenangkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:16 WIB

1.300 Demonstan Ditangkap di Seantero Francis

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Koalisi Arab Saudi Hancurkan Terowongan Rudal Houthi

Berita Terbaru


Foto yang diabadikan pada 14 Oktober 2026 ini menunjukkan Dian Seri Rezeki Kusumastuti (ketiga dari kiri) selaku perwakilan pejabat dari Badan Karantina Indonesia (Barantin) menyerahkan nota kesepahaman (MoU) secara simbolis kepada perwakilan pelaku usaha dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten. (Badan Karantina Indonesia/Istimewa)

Berita Utama

Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor

Senin, 26 Okt 2026 - 19:22 WIB

Pengunjuk rasa terlihat di Lille, Francis, pada 24 Oktober 2026. Sekitar 410.000 orang ikut serta dalam gelombang baru aksi unjuk rasa di seantero Prancis pada Sabtu (24/10), lapor saluran berita BFM TV, mengutip Kementerian Dalam Negeri Prancis. (Xinhua)

Berita Utama

1.300 Demonstan Ditangkap di Seantero Francis

Senin, 26 Okt 2026 - 19:16 WIB


Foto yang diabadikan pada 14 Oktober 2026 ini menunjukkan Dian Seri Rezeki Kusumastuti (ketiga dari kiri) selaku perwakilan pejabat dari Badan Karantina Indonesia (Barantin) menyerahkan nota kesepahaman (MoU) secara simbolis kepada perwakilan pelaku usaha dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten. (Badan Karantina Indonesia/Istimewa)

Berita Utama

Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor

Senin, 26 Okt 2026 - 19:05 WIB


Orang-orang mencari korban yang selamat di antara puing-puing rumah yang terkena serangan udara Arab Saudi di Provinsi Saada, Yaman, pada 18 Oktober 2026. (Pusat Media Houthi/Xinhua)

Berita Utama

Koalisi Arab Saudi Hancurkan Terowongan Rudal Houthi

Senin, 26 Okt 2026 - 18:59 WIB