Pemprov Lampung Terima Anugerah Reksa Bandha

Senin, 5 Desember 2022 | 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Vini

BANDARLAMPUNG – Dinilai berdedikasi dan berkontribusi dalam pengelolaan barang milik negara, Pemerintah Provinsi Lampung menerima Penghargaan Anugerah Reksa Bandha Kategori Peer Colaboration, yang diberikan secara langsung oleh Jose Arif Lukito, tenaga Pengkaji Optimalisasi Kekayaan Negara mewakili Kantor Pusat Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN).

Penghargaan diterima oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Fahrizal Darminto, di Gedung Serba Guna Presisi Polda Lampung, Senin (5/12).

Penganugerahan Reksa Bandha tahun 2022 merupakan kegiatan apresiasi pengelolaan kekayaan negara oleh DJKN Kantor Wilayah Lampung dan Bengkulu. Anugerah Reksa Bandha diberikan dalam rangka Hari Kekayaan Negara ke-16 Direktorat Jenderal Kekayaan Negara.

Baca Juga:  Trump Takut Kalah Saing di Antariksa, Paksa Perusahaan AS Tarik Diri dari KTT Paris

Dalam Sambutan secara virtual, Menteri Keuangan Sri Mulyani berharap kegiatan Anugerah Reksa Bandha Tahun 2022 ini dapat terus meningkatkan motivasi seluruh stakeholders Kemenkeu di bidang pengelolaan kekayaan negara dan lelang untuk terus mengoptimalkan penggunaan aset.

Pengelolaan aset yang baik mencerminkan kemampuan suatu negara untuk merencanakan dengan baik penggunaan aset. Juga mencerminkan bagaimana kelembagaan mengelola pembangunan dengan kualitas yang bagus karena hal ini mencerminkan kepedulian antargenerasi.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Mengerahkan 11 Kapal TNI AL -Basarnas Cari 5 Jurnalis 

Sri Mulyani menekankan bahwa penghargaan yang diraih oleh para pemenang dimaknai bukan sekadar sebagai plakat, namun sebagai sebuah upaya membangun kultur menjaga serta mengelola aset negara sebagai bagian dari pertanggung jawaban publik.

“Pertanggungjawaban publik tidak hanya sekedar membuat laporan keuangan yang kemudian di audit oleh BPK, tapi lebih dari itu adalah bagaimana kita memperlakukan aset itu sebagai sebuah sikap karakter bangsa yang menghargai jerih payah kita semua, rakyat kita terutama,” ujarnya.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

KWP Terus Rawat Persatuan dan Soliditas
ALih Fungsi Lahan Penyebab Banjir
Firli Bahuri  Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih  IPK 4,0
Trafik Tol Sumatera Hanya 50%, BAKN Cari Bisnis Lain
28 Negara Serukan Hentikan Tindakan “Koersif”
Menengok Perayaan Hari Batik Nasional di Solo, Jawa Tengah
Suyudi Ario Seto Siap Beri Ruang Koreksi dari Masyarakat
Kasus Lp Cibinong, Dirjenpas Mundur

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:37 WIB

KWP Terus Rawat Persatuan dan Soliditas

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:19 WIB

ALih Fungsi Lahan Penyebab Banjir

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Firli Bahuri  Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih  IPK 4,0

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Trafik Tol Sumatera Hanya 50%, BAKN Cari Bisnis Lain

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:47 WIB

28 Negara Serukan Hentikan Tindakan “Koersif”

Berita Terbaru

Berita Utama

KWP Terus Rawat Persatuan dan Soliditas

Sabtu, 3 Okt 2026 - 16:37 WIB

Bencana

ALih Fungsi Lahan Penyebab Banjir

Sabtu, 3 Okt 2026 - 15:19 WIB

Berita Utama

Firli Bahuri  Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih  IPK 4,0

Sabtu, 3 Okt 2026 - 14:49 WIB

Rapat Dengar Pendapat Terkait Rol Sumatera

Berita Utama

Trafik Tol Sumatera Hanya 50%, BAKN Cari Bisnis Lain

Sabtu, 3 Okt 2026 - 14:15 WIB

Berita Utama

28 Negara Serukan Hentikan Tindakan “Koersif”

Sabtu, 3 Okt 2026 - 13:47 WIB