Pemprov Lampung dan BPS Tegaskan Komitmen Menjadikan Data sebagai “Kompas Pembangunan”

Senin, 29 September 2025 | 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung dan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung berkomitmen menjadikan data sebagai “Kompas Pembangunan” yang menjadi pondasi dalam setiap kebijakan.

Hal itu terungkap dalam Peluncuran Buku dan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung di Ballroom Swiss-Belhotel, Bandarlampung, Senin (29/9/2025).

Kegiatan ini dirangkai dengan Diskusi Publik dalam rangka memperingati Hari Statistik Nasional (HSN) Tahun 2025.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan hadir mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. Pada kesempatan itu, dia mengapresiasi inisiatif BPS meluncurkan tiga buku statistik yang dinilai bukan hanya menyajikan angka, melainkan juga narasi yang mampu menjembatani data dengan masyarakat luas.

“Dengan data kita melangkah, wujudkan Lampung yang sejahtera dan maju. Data bukan hanya milik para ahli, tetapi milik semua orang,” ujar Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekdaprov.

Tiga buku yang diluncurkan masing-masing berjudul Cerita di Balik 12 Indikator Statistik, Statistik Terpisah: Tren dan Insight Data BPS, serta Potret Kemiskinan di Provinsi Lampung. Buku-buku ini disusun untuk memperkuat literasi statistik, menjelaskan konstruksi indikator, hingga menghadirkan wajah kemiskinan secara lebih manusiawi.

Baca Juga:  Presiden Iran: Akhiri Perang, Karena Iran Dalam Kuat-Kuatnya

“Buku ini sangat relevan sebagai referensi kebijakan, khususnya dalam menyusun program pengentasan kemiskinan yang lebih tepat sasaran dan menyentuh kebutuhan masyarakat,” tambah Sekdaprov.

Melalui SE2026 dan literasi statistik yang terus ditingkatkan, Lampung ditargetkan mampu mempercepat akselerasi pembangunan menuju provinsi yang maju, berdaya saing, dan sejahtera bagi seluruh masyarakatnya.

Kepala BPS Lampung Ahmadriswan Nasution menegaskan komitmen menghadirkan data yang akurat, mudah dipahami, dan berdampak nyata bagi pembangunan.

Menurutnya, data merupakan “kompas pembangunan” yang hanya akan bermakna bila dimanfaatkan secara luas oleh pemerintah, akademisi, swasta, hingga masyarakat.

“Kami tidak hanya menyajikan angka, tetapi juga cerita agar data benar-benar bisa dimaknai dan dijadikan dasar kebijakan,” ujarnya.

Ahmadriswan mencontohkan, pengukuran tingkat kemiskinan tidak semata dilihat dari pembangunan infrastruktur, melainkan dari konsumsi masyarakat. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kebijakan pembangunan yang berbasis pada indikator yang diukur oleh BPS agar program lebih konvergen dan tepat sasaran. “Pemerintah daerah jangan hanya membangun yang terlihat, tapi juga yang diukur oleh BPS,” tegasnya.

Baca Juga:  Pemprov Lampung-Kejati Perkuat Sinergi

Untuk pelaksanaan Sensus Ekonomi akan digelar pada April–Juni 2026. Sensus ini akan memotret pelaku usaha di luar sektor pertanian dan menjadi pondasi perencanaan pembangunan ekonomi nasional maupun daerah. “Kami hanya mencatat apa yang disampaikan responden. Karena itu, partisipasi semua pihak sangat menentukan kualitas data yang akan menjadi sejarah,” katanya.

Sebagai tanda resmi dimulainya peluncuran buku dan sosialisasi Sensus Ekonomi 2026, Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan bersama Kepala BPS Lampung Ahmadriswan Nasution melakukan pemukulan gong.

Acara juga disertai penyerahan simbolis tiga buku statistik dari Kepala BPS kepada Sekdaprov, yang menandai komitmen bersama antara Pemprov Lampung dan BPS dalam memperkuat literasi data di daerah.

Pemerintah Provinsi Lampung berharap hadirnya literasi statistik yang lebih kuat akan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat. Dengan kolaborasi yang solid, data tidak hanya berhenti sebagai laporan, tetapi benar-benar menjadi dasar perumusan kebijakan yang efektif dan berkelanjutan.


Penulis : Desty


Editor : Hadi


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Lampung Perluas Tim Inisiatif Karbon, Bidik Ekonomi Blue-Green
Pemprov Lampung Satukan Kekuatan Lintas Sektor Percepat Perhutanan Sosial
Sambut HUT Lantas Bhayangkara ke-71, Polres Mesuji Gelar Bakti Sosial 
Penyampaian Visi Misi, Galang-Sony Adu Gagasa
Mirip Kesemek, Tapi bukan, Bisbul Namanya….
Kisah 8 Dewa, “All Wishes Come True” Hadir di Bioskop Indonesia
Ditengah Kasus KPK, Nusron Wahid Tidak Hadir Raker Dengan Komisi II DPR 
DPD RI Sahkan Pertimbangan RUU APBN 2027, Usulkan TKD Rp760 Triliun

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:51 WIB

Lampung Perluas Tim Inisiatif Karbon, Bidik Ekonomi Blue-Green

Rabu, 16 September 2026 - 19:48 WIB

Pemprov Lampung Satukan Kekuatan Lintas Sektor Percepat Perhutanan Sosial

Rabu, 16 September 2026 - 19:45 WIB

Sambut HUT Lantas Bhayangkara ke-71, Polres Mesuji Gelar Bakti Sosial 

Rabu, 16 September 2026 - 19:43 WIB

Penyampaian Visi Misi, Galang-Sony Adu Gagasa

Rabu, 16 September 2026 - 19:00 WIB

Mirip Kesemek, Tapi bukan, Bisbul Namanya….

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Lampung Perluas Tim Inisiatif Karbon, Bidik Ekonomi Blue-Green

Rabu, 16 Sep 2026 - 19:51 WIB

#indonesiaswasembada

Pemprov Lampung Satukan Kekuatan Lintas Sektor Percepat Perhutanan Sosial

Rabu, 16 Sep 2026 - 19:48 WIB

#indonesiaswasembada

Sambut HUT Lantas Bhayangkara ke-71, Polres Mesuji Gelar Bakti Sosial 

Rabu, 16 Sep 2026 - 19:45 WIB

#indonesiaswasembada

Penyampaian Visi Misi, Galang-Sony Adu Gagasa

Rabu, 16 Sep 2026 - 19:43 WIB

Buah Bisbul [Aan Ibrahim]

#indonesiaswasembada

Mirip Kesemek, Tapi bukan, Bisbul Namanya….

Rabu, 16 Sep 2026 - 19:00 WIB