Pemkab WK Gelar Rapat Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAY KANAN – Antisipasi dini kebakaran hutan dan lahan serta potensi kekeringan yang ada di daerahnya Pemerintah Kabupaten Way Kanan menggelar Rapat lintas sektoral di Ruang Rapat Utama Pemkab setempat Rabu (26-08-2027).

Hadir dalam acara tersebut, Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, Kapolres Way Kanan AKBP Ramadhona SIK. Dandim 0427/WK Letkol Arm Sigit Windarto, Sekdakab Way Kanan Machiavelli Kalakhar BPBD Supriyanto .

Dalam sambutannya Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah S.Ked mengatakan , Pencegahan ,Karhutla dan  Ancaman Kekeringan sangat memerlukan koordinasi dan komunikasi yang aktif  serta Sinergitas lintas sektoral, guna mengatasi Karhutla dan potensi kekeringan yang ada di Kabupaten ini.

Baca Juga:  Skrining HIV di Lampung Harus Lebih Masif

‘Jangan Jalan sendiri -sendiri, kerjasama itu sangat diperlukan dlam mengatasi persoalan ini, ‘Tegas Bupati Ayu.

Sekdakab Machiavelli mengatakan, Rakor ini menindaklanjuti Instruksi Bapak Presiden terkait penanganan Karhutla yang ada di daerah, terkait peningkatan kesiap-siagaan menghadapi Karhutla.

Kalakhar BPBD Supriyanto mengatakan, Selain Karhutla, Ancaman Potensi kekeringan juga menjadi hal yang patut disikapi, melihat data yang ada, Jumlah potensi Kekeringan 2026 ini menurun, akan tetapi masyarakat yang terdampak akibat kekeringan ini justru meningkat, mencakup ketersedian air untuk kebutuhan aktifitas masyarakat, pertanian dan juga perkebunan.

Kapolres Way Kanan memaparkan peta sebaran titik api yang ada yang harus segera diantisipasi.

Baca Juga:  Bupati Ayu Pimpin Upacara HUT RI Ke-81 Tingkat Kabupaten Way Kanan 

“Meskipun titik api yang ada sudah berhasil dipadamkan, biasanya ada Bara api yang masih menyala dan berpotensi terjadinya kebakaran seperti kejadian yang ada di beberapa titik api. Hal ini yang harus kita waspadai bersama Jelasnya.

Sementara itu Dandim 0427/WK menjelaskan secara mendasar  hal yang menyebabkan terjadinya kebakaran, akibat prilaku masyarakat yang melakukan pembukaan lahan baru dengan cara di bakar, oleh karenanya sosialisasi  larangan pembukaan lahan baru dengan cara dibakar secara masif harus disosialisasikan kepada masyarakat dengan melibatkan seluruh sektor dan elemen serta Unsur yang ada.[]


Penulis : Romy


Editor : Desty


Sumber Berita : Way Kanan

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Pengukuhan Pengurus Daerah JMSI Sumbar dan Seminar Nasional
AMPB Bantah Batal Aksi Demo 27 Agustus Besok
Respons Budi Arie, Gerindra: Kami Fokus Mengawal Program Prabowo yang Pro Rakyat
Kapolres Mesuji Turun Langsung Pimpin Pemadaman Kebakaran Lahan Perkebunan Tebu PT Silva Inhutani
Awal September, Lima Kades di Kecamatan RJU Mesuji Habis Masa Jabatannya
Warung ‘Roekoen’, Warisan Tionghoa Berusia Lebih dari Seabad
PC IMM Lampung Utara Kecam Orgen Tunggal Malam Hari, Desak Polres dan Bupati Tegakkan Aturan
APEC 2026 akan Fokus soal Inovasi dan Kerja Sama

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:43 WIB

Pemkab WK Gelar Rapat Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:58 WIB

Pengukuhan Pengurus Daerah JMSI Sumbar dan Seminar Nasional

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:47 WIB

AMPB Bantah Batal Aksi Demo 27 Agustus Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:54 WIB

Respons Budi Arie, Gerindra: Kami Fokus Mengawal Program Prabowo yang Pro Rakyat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 01:10 WIB

Kapolres Mesuji Turun Langsung Pimpin Pemadaman Kebakaran Lahan Perkebunan Tebu PT Silva Inhutani

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Pemkab WK Gelar Rapat Karhutla

Rabu, 26 Agu 2026 - 12:43 WIB

#indonesiaswasembada

Pengukuhan Pengurus Daerah JMSI Sumbar dan Seminar Nasional

Rabu, 26 Agu 2026 - 11:58 WIB

#indonesiaswasembada

AMPB Bantah Batal Aksi Demo 27 Agustus Besok

Rabu, 26 Agu 2026 - 11:47 WIB