Pembangunan Sumur Bor Desa Sumber Arum Disinyalir Sarat Pengkondisian Berbau Korupsi

Kamis, 2 Mei 2024 | 07:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Rudi Alfian

LAMPUNG UTARA – Program desa membangun di Desa Sumber Arum Kecamatan Kotabumi terindikasi dikondisikan sejumlah oknum yang diduga dilakukan demi meraup keuntungan oleh kedua belah pihak.

Pembangunan fasilitas umum sumur bor yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun 2024 berjalan yang pengerjaannya hampir rampung disinyalir menyalahi spesifikasi teknis engineering (teknik sipil).

Hasil investigasi di lapangan, pembangunan pondasi umpak beton tower air hanya menggunakan pasangan bata merah dan plester acian. Metode yang digunakan di lapangan, dikhawatirkan tak mampu menahan beban pada tandon air dengan kapasitas 1.000 liter.

Menurut sumber terpercaya media ini, penggunaan material pipa casing dan pipa hisap diduga volumenya tak sesuai. Bahkan, standarisasi material pipa yang digunakan oleh oknum pemborong pembuatan sumur bor diragukan, sebab di lokasi pekerjaan ditemukan pipa yang diduga sengaja dioplos penggunaannya.

Baca Juga:  Keadilan bagi "Wanita Penghibur": Kekejaman Masa Perang

“Kedalaman sumur bor setahu saya untuk sekelas desa itu 60 meter, artinya pipa casing itu juga harusnya ya 60 meter, begitu juga pipa hisap kan bang, ya minimal gantung dari dasar hilang 1 sampai 2 pipa, spesifikasi kualitas pipa juga harus yang SNI layak untuk air bersih,” ungkap sumber.

Menurut penuturan pekerja yang juga warga desa setempat mengatakan, pengerjaan pengeboran dilakukan hanya dalam tempo waktu dua hari, termasuk pemasangan casing dan pompa submersible.

“Kalau ngebornya cuma 2 hari termasuk masang casing sama mesin. Kami bagian buat umpak sama tempat kran pengambilan air saja,” ungkap pekerja, saat ditemui dilokasi pekerjaan, Rabu, (01/05).

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, pekerjaan pembangunan dua unit sumur bor di Desa Sumber Arum masing-masing menelan anggaran hingga Rp36,5 juta tiap titiknya.

Baca Juga:  Asian Games: Angkat Besi Pecahkan Enam Rekor Dunia

Terkait informasi pemborong jasa pengeboran sumur bor yang diduga melibatkan salah satu ASN di lingkup Pemkab Lampura, awak media masih terus mendalami dan menguji informasi yang diterima. Dalam waktu dekat oknum ASN yang disebut-sebut terlibat akan dikonfirmasi kebenarannya.

Sementara itu, oknum Kades Sumber Arum inisial M saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon selulernya +62812-7827-8XXX meski dalam keadaan aktif namun tak merespon. Pun demikian dengan pesan WhatsApp yang disampaikan, hingga berita ini ditayangkan tak kunjung merespon.

Awak media ini masih akan mengkonfirmasi oknum Kades untuk mendapatkan klarifikasi demi keberimbangan pemberitaan.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Qatar: Kontak AS dan Iran Terus Berlangsung
Pertemuan Menteri Keuangan APEC Resmi Dibuka di Hong Kong
Lampung Dukung Logistik dan Peralatan Pemadaman Karhutla
Dirjen Hubla: Operator Wajib Pastikan Keselamatan, Teknis Kapal dan Kesiagaan Bencana
Meramal Peran AI Buat Masa Depan Seni Rupa Indonesia
Raperda APBD Lampung 2027, Fokus Belanja Prioritas dan Pelayanan Publik
Menhan AS Diam-diam Temui Netanyahu
Didukung Trump, Dilawan Inggris dan Belanda, Netanyahu Diujung Tanduk

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Qatar: Kontak AS dan Iran Terus Berlangsung

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Pertemuan Menteri Keuangan APEC Resmi Dibuka di Hong Kong

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Lampung Dukung Logistik dan Peralatan Pemadaman Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Dirjen Hubla: Operator Wajib Pastikan Keselamatan, Teknis Kapal dan Kesiagaan Bencana

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Meramal Peran AI Buat Masa Depan Seni Rupa Indonesia

Berita Terbaru

Iran Usul ke Qatar agar menerima Tim Pencari Fakta soal Penangkapan 3 Pilot Iran [xin]

Berita Utama

Qatar: Kontak AS dan Iran Terus Berlangsung

Rabu, 21 Okt 2026 - 13:30 WIB

Foto yang diabadikan pada 20 Oktober 2026 ini memperlihatkan suasana dalam Pertemuan Menteri Keuangan Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di Hong Kong, Tiongkok sSelatan. (Xinhua)

Berita Utama

Pertemuan Menteri Keuangan APEC Resmi Dibuka di Hong Kong

Rabu, 21 Okt 2026 - 13:11 WIB

Foto dokumentasi ini menampilkan kolektor Wiyu Wahono dengan koleksi lukisan

Berita Utama

Meramal Peran AI Buat Masa Depan Seni Rupa Indonesia

Rabu, 21 Okt 2026 - 12:29 WIB