Film ‘Ageman’ : Pesan Damai dalam ke-Bhinekaan

Minggu, 6 September 2026 | 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MENGUSUNG misi filosofis tentang pentingnya toleransi, film karya sutradara Jasper Lance Piscasio dan Produser Ken Setiawan ini mengemas pesan perdamaian lewat cerita keseharian yang dekat dengan masyarakat.

Diproduksi atas kolaborasi talenta muda Bandar Lampung serta didukung penuh oleh Eksekutif Produser Dr M Firsada selaku Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Lampung, film Ageman mengambil latar belakang unik di enam rumah ibadah yang mewakili seluruh agama resmi di Indonesia, lengkap dengan kehadiran tokoh agama serta budaya lokal.

Di antara jajaran pemeran, sosok Rudy Irawan mencuri perhatian. Dalam film ini, ia dipercaya memerankan karakter Pak Budiman, sosok ayah antagonis dengan pandangan intoleran yang melarang putrinya, Ratri, berteman dengan kawan sebaya karena perbedaan keyakinan.

Baca Juga:  UGM Lirik Tiongkok Jalin Kerjasama

Peran tersebut terasa bertolak belakang dengan latar belakang kehidupan nyata Rudy Irawan. Sehari-hari, Rudy merupakan seorang akademisi yang aktif mengajar sebagai dosen di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Intan Lampung.

Tak hanya itu, ia juga aktif dalam berbagai organisasi keagamaan dan kebangsaan, seperti MUI, FKUB, hingga PCNU Lampung.

Meskipun harus memerankan karakter yang berseberangan dengan prinsip kesehariannya, Rudy mengaku bersyukur dan bangga dapat berkontribusi dalam film edukatif ini.

Menurutnya, karakter antagonis justru menjadi cermin kondisi faktual yang masih kerap ditemui di tengah masyarakat.

“Film Ageman ini sangat bagus karena memotret realitas faktual di lapangan. Kendati kebagian peran antagonis yang mungkin membuat penonton geregetan, saya merasa bersyukur bisa menjadi bagian dari karya ini,” ungkap Rudy Irawan.

Baca Juga:  Pengamat Militer Stanislaus Dukung Penuh Film ‘Ageman’

Rudy menceritakan, proses pengambilan gambar membutuhkan komitmen dan ketahanan fisik yang tinggi.

Jam syuting yang padat dari pagi hingga malam hari tak menyurutkan semangatnya demi menyampaikan pesan moral yang kuat kepada penonton. Melalui film Ageman.

Rudy berharap masyarakat semakin menyadari pentingnya menjaga kerukunan di tengah keberagaman suku, budaya, dan agama di Indonesia.

“Indonesia adalah bangsa yang multikultural. Karena itu, dibutuhkan sikap toleransi dan saling menghargai.

Harapan saya, pesan dalam film ini bisa sampai ke masyarakat agar kita semua dapat hidup rukun, aman, dan damai dalam bingkai kebhinekaan,” tuturnya.[]


Penulis : Rilis-Ken


Editor : Anis


Sumber Berita : Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Rusia Siap Berunding dengan AS dan Ukraina
Mesir Siap Bela Arab Saudi, Bukan Serang Yaman
Dua Tahun Prabowo, Andre Rosiade Minta Kritik Pemerintah Dilihat Secara Objektif
Renovasi Kantor Imigrasi Kotabumi Senilai Rp6,7 Miliar, Struktur Pondasi Hingga Puing Bangunan Tuai Sorotan!
Sinar Matahari Menjadi Listrik, Indonesia Dalam Transisi Hijau
Taekwondoin Indonesia Raih Emas Kategori Cadet U47 Putri di Qatar
SDN Nayu Barat 1 di Surakarta Kampanyekan Stop Karhutla
Fitria Khasanah Bawa ‘Garuda Shield’ Kompetisi di Kartika Cyber Hackathon 2026

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Rusia Siap Berunding dengan AS dan Ukraina

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Mesir Siap Bela Arab Saudi, Bukan Serang Yaman

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Dua Tahun Prabowo, Andre Rosiade Minta Kritik Pemerintah Dilihat Secara Objektif

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Renovasi Kantor Imigrasi Kotabumi Senilai Rp6,7 Miliar, Struktur Pondasi Hingga Puing Bangunan Tuai Sorotan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Sinar Matahari Menjadi Listrik, Indonesia Dalam Transisi Hijau

Berita Terbaru

Foto yang diabadikan pada 15 Agustus 2024 ini menunjukkan sebuah tank Ukraina yang hancur pasca serangan Rusia di Toretsk. (Xinhua)

Berita Utama

Rusia Siap Berunding dengan AS dan Ukraina

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:14 WIB


Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa Arab-Islam di Riyadh, Arab Saudi, pada 11 November 2024. (Xinhua)

Berita Utama

Mesir Siap Bela Arab Saudi, Bukan Serang Yaman

Kamis, 22 Okt 2026 - 19:07 WIB