Pelestarian Alam Solusi Cegah Bencana

Kamis, 11 September 2025 | 21:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BELAJAR dari peristiwan yang menimpa Bali, tepat kiranya Lampung memilih pelestarian alam menjadi fokus utama mencegah bencana besar. Di Bali, Akademisi dari Universitas Warmadewa, I Nengah Muliarta mengestimasi permukaan lahan terbuka hampir semua sudah tertutup semen atau beton sehingga tidak ada lagi kemampuan menyerap air hujan. Dan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal memilih fokus pada pelestarian alam, terutama kawasan hutan lindung dan taman nasional.

Hal tersebut diungkapkan oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal dalam wawancara bersama sejumlah awak media seusai mengikuti Rapat Koordinasi Pembangunan Pertanian Provinsi Lampung di Ruang Sungkai Balai Keratun, Kantor Gubernur, Kamis (11/09/2025).

Baca Juga:  Perkuat Karakter Pramuka, Dukung Pembangunan Daerah

Seperti diketahui bahwa beberapa wilayah di Provinsi Lampung seperti Lampung Barat, Pesisir Barat, dan Tanggamus baru-baru ini mengalami banjir dan longsor akibat tingginya curah hujan, sehingga kondisi ini menjadi perhatian bersama sekaligus mendorong Pemerintah Provinsi Lampung untuk memperkuat langkah mitigasi dan kesiapsiagaan bencana di masa mendatang.

Gubernur Lampung dalam kesempatan tersebut mengungkapkan bahwa langkah awal yang dilakukan Pemerintah Provinsi Lampung dalam memitigasi adalah dengan menitikberatkan pada pelestarian lingkungan.

Baca Juga:  BERITA FOTO: Gubernur Lampung Siaga Bencana

“Yang pertama kami sudah melakukan mitigasi dengan melakukan sosialisasi, pertama daerah-daerah, hutan lindung kita tidak ingin ada yang ditebangi, tidak ingin ada yang dirambah, tidak ingin ada yang berubah fungsi, hutan lindung, hutan kawasan, taman Nasional dan lain-lain karena itu adalah penjaga utama provinsi kita supaya gak banjir, supaya gak ada bencana dan lain-lain,” ucapnya.

Gubernur juga menambahkan bahwa menjaga kelestarian alam adalah kunci utama dalam mencegah risiko bencana.[]


Penulis : Desty


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Algo Sapiens: Ketika Manusia Dikendalikan Mesin
Melintasi Lautan, Pabrik-Pabrik Tiongkok Menancap di Pulau Jawa
JMSI Ingatkan Bupati Nanda, Saatnya Melayani Rakyat
Gubernur Lampung Mirzani Djausal Puji Lambar Kompak
Jasper Lance: ‘Ageman’ Membedah Luka Psikologis Intoleransi dan Bullying
Baiknya Hubungan Tiongkok-AS Bagus Buat Perdagangan Global
Sultan Dorong Model Baru Pembangunan Daerah
Pemukim Israel Rusuh, Halangi Kepulangan Keluarga Palestina

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:41 WIB

Algo Sapiens: Ketika Manusia Dikendalikan Mesin

Rabu, 30 September 2026 - 11:01 WIB

Melintasi Lautan, Pabrik-Pabrik Tiongkok Menancap di Pulau Jawa

Selasa, 29 September 2026 - 23:08 WIB

JMSI Ingatkan Bupati Nanda, Saatnya Melayani Rakyat

Selasa, 29 September 2026 - 22:44 WIB

Gubernur Lampung Mirzani Djausal Puji Lambar Kompak

Selasa, 29 September 2026 - 22:27 WIB

Jasper Lance: ‘Ageman’ Membedah Luka Psikologis Intoleransi dan Bullying

Berita Terbaru

Berita Utama

Algo Sapiens: Ketika Manusia Dikendalikan Mesin

Rabu, 30 Sep 2026 - 11:41 WIB

Foto yang diabadikan pada 17 Oktober 2023 ini menunjukkan beberapa staf dari sebuah perusahaan makanan di Zona Investasi Yuanhong di Provinsi Fujian, Tiongkok tenggara, memilah produk ikan segar yang akan diekspor ke Indonesia. (Xinhua)

Berita Utama

Melintasi Lautan, Pabrik-Pabrik Tiongkok Menancap di Pulau Jawa

Rabu, 30 Sep 2026 - 11:01 WIB

Foto Bersama Bupati Pesawaran dan Jajaran Pengurus JMSI Lampung [HPswr]

Berita Utama

JMSI Ingatkan Bupati Nanda, Saatnya Melayani Rakyat

Selasa, 29 Sep 2026 - 23:08 WIB

Berita Utama

Gubernur Lampung Mirzani Djausal Puji Lambar Kompak

Selasa, 29 Sep 2026 - 22:44 WIB