Pascasarjana UIN Raden Intan Gelar PSAP

Sabtu, 3 September 2022 | 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Anis

BANDARLAMPUNG– Program Pascasarjana (PPs) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) selenggarakan Pengenalan Sistem Akademik Pascasarjana (PSAP) untuk mahasiswa baru Program Magister (S2) dan Program Doktoral (S3) Tahun Ajaran 2022/2023 di Ballroom kampus Sukarame, Jumat (2/9/2022).

Sebanyak 257 mahasiswa baru pascasarjana mengikuti kegiatan ini, yang terdiri dari 203 mahasiswa program Magister (S2) dan 54 mahasiswa program Doktoral (S3).

Direktur Pascasarjana, Prof Dr Ruslan Abdul Ghofur MSi mengatakan bahwa jumlah tersebut adalah hasil dari seleksi ketat yang dilakukan oleh pihaknya. “Dari 500 orang pendaftar yang berhasil lolos ujian CAT dan wawancara hanya 50% yang kita terima,” ujarnya.

Prof Opung, panggilan akrabnya, menambahkan bahwa hal ini adalah bagian dari penataan sistem di pascasarjana agar menghasilkan lulusan yang berkualitas tinggi.

Baca Juga:  Belajar Merawat Gajah Liar di Yunan

Dia juga mengatakan, PSAP merupakan kegiatan yang bertujuan untuk pengenalan kampus agar mahasiswa baru mengenal lebih dekat dan mengetahui gambaran umum sistem perkuliahan yang ada di pascasarjana.

“Kami segenap jajaran pengelola (pascasarjana) adalah partner Bapak/Ibu dalam meraih keberhasilan dalam menempuh studi, mari kita bersama-sama menjadi intelektual yang memberikan banyak kemaslahatan dan sumbangsih bagi kebaikan dan kesejahteraan bangsa,” tutupnya.

Sementara itu Rektor UIN Raden Intan Lampung, yang diwakili oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Prof Dr H Alamsyah MAg, dalam sambutannya mengharapkan agar para mahasiswa baru dapat menunjukkan prestasi akademik yang baik dan lulus tepat waktu.

Baca Juga:  BPSDMD Lampung Dorong Transformasi Digital untuk Pelayanan Publik

“Untuk lulus tepat waktu, lakukan manajemen waktu, manajemen keluarga, juga manajemen mental dan emosional dalam penyelesaian perkuliahan,” tutur Prof Alamsyah.

Dia juga mengajak para mahasiswa kelak bisa mengenal masalah-masalah sosial yang terjadi ditengah masyarakat kemudian melakukan perubahan-perubahan dan menjadi solusi dari permasalahan-permasalahan tersebut.
“Nanti di titik akhir dalam perkuliahan, anda akan menulis tesis dan disertasi, kenali persoalan-persoalan yang terjadi di masyarakat, susun sebuah rekonstruksi keilmuan, rekostruksi teori dan mengenalkan sesuatu yang baru,” tutupnya.

Selain dihadiri oleh para mahasiswa baru, PSAP ini juga dihadiri oleh jajaran pimpinan pascasarjana yang terdiri dari Wakil Direktur, Kepala program studi dan Sekretaris program studi dari masing-masing jurusan yang ada.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Menko PMK: Gubernur NTT Identifikasi Kebutuhan
Gempa Tektonik M5,5 Guncang NTT
Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Lampung Dikukuhkan
Anak Muda Indonesia Makin Tak Bisa Lepas dari Smartwatch
Xiplomacy: Kehangatan yang Melampaui Batas
Berpendidikan Dasar Gratis Itu Hak
Memahami Hak-Hak Pejalan Kaki
Kajati Lampung Siap Berkolaborasi dengan Pemprov Lampung

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:17 WIB

Menko PMK: Gubernur NTT Identifikasi Kebutuhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:15 WIB

Gempa Tektonik M5,5 Guncang NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:39 WIB

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Lampung Dikukuhkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Anak Muda Indonesia Makin Tak Bisa Lepas dari Smartwatch

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Xiplomacy: Kehangatan yang Melampaui Batas

Berita Terbaru

Gempa Tektonik M5,5 Guncang NTT

#indonesiaswasembada

Menko PMK: Gubernur NTT Identifikasi Kebutuhan

Sabtu, 15 Agu 2026 - 21:17 WIB

Gempa Tektonik M5,5 Guncang NTT

#indonesiaswasembada

Gempa Tektonik M5,5 Guncang NTT

Sabtu, 15 Agu 2026 - 21:15 WIB

Paskibrakan 2026

#indonesiaswasembada

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Lampung Dikukuhkan

Sabtu, 15 Agu 2026 - 18:39 WIB

#indonesiaswasembada

Anak Muda Indonesia Makin Tak Bisa Lepas dari Smartwatch

Sabtu, 15 Agu 2026 - 13:49 WIB

Presiden China Xi Jinping berbincang dengan anggota keluarga petani lokal di Kosta Rika, pada 3 Juni 2013.[Xin]

#indonesiaswasembada

Xiplomacy: Kehangatan yang Melampaui Batas

Sabtu, 15 Agu 2026 - 11:08 WIB