Pak Pj Gubernur, Harga Gabah dan Pupuk Subsidi Awut-Awutan di Tanggamus!

Jumat, 14 Februari 2025 | 07:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGGAMUS– Petani di Pekin Kutadalom, Kec. Gisting mengeluhkan terkait harga jual gabah kering dan pupuk subsidi awut-awutan alias berantakan dan tak sesuai dengan ketetapan pemerintah.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Kelompok Tani yang ada di Pekon Kutadalom, Suparno Kepada lintaslampung (13/2).

Harga gabah kering sebagaimana yang ditetapkan pemerintah Rp 6.500/Kg. Ditingkat pengepul banyak yang membeli dengan harga Ro 5.800/Kh bahkan mencapai Rp 4.900/Kg.

Menurut Suprno ini juga terjadi pada harga pupuk subsidi. Harga perak Rp 115.000/sak, saat kita tebus di kios menjadi Ro 140.000/sak.

Baca Juga:  Lampung Minim Layanan Lansia dalam Penyelenggaraan Haji 2026

Menurut Suprno, hal ini bertolak belakang dari Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) No. 2/2025 Tentang Perubahan atas Harga Pembelian Pemerintah dan Rafaksi Harga Gabah dan Beras yang mulai diberlakukan pada 15 Januari 2025.

Suprno berharap Menteri Pertanian, Pj Gubernur, Bupati dan Dinas Pertanian memperhatikan persoalan ini. Suprno menyadari kalau jarak menjadi masalah di Tanggamus. Jarak antara petani dan tempat penyimpanan hasil panen ke kantor Bulog Kab.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Dorong Desa Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan

Harapannya kedepan, Bulog mendirikan tempat penampungan di berbagai kecamatan yang ada di Kab. Tanggamus guna mempermudah akses petani dalam menjual hasil panennya yang sesuai dengan HPP. Selain itu, pembelian hasil pertanian petani dapat dibayar dengan tunai, tidak tunda bayar yang mencapai tuh hari setelah penjualan.##

 


Penulis : Azri


Editor : Hadi


Sumber Berita : Tanggamus

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

JMSI Ingatkan Pemprov Lampung Terkait Kerjasama Media
Penerapan Delay System Mudik Lebaran 2026 di Ruas Tol Bakter Diusulkan Raih Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti
Gubernur Lampung Apresiasi Pansus DPRD atas Pendalaman Substansi LKPJ Tahun Anggaran 2025
Lampung Bangun Ekosistem Pembayaran Digital untuk Pelayanan Publik
Jelang Puncak Ibadah Haji, Jama’ah Indonesia Akan Bertahap menuju Arafah
Lampung Perkuat Pengawasan Internal, Dorong Tata Kelola Pemerintahan Bersih
Lampung Optimalkan Potensi Kelautan dan Perikanan
Haryati Cendralela Lantik PK dan Pimdes Golkar se-Kecamatan Panca Jaya
Ilustrasi

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 18:16 WIB

JMSI Ingatkan Pemprov Lampung Terkait Kerjasama Media

Senin, 25 Mei 2026 - 17:24 WIB

Penerapan Delay System Mudik Lebaran 2026 di Ruas Tol Bakter Diusulkan Raih Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti

Senin, 25 Mei 2026 - 16:48 WIB

Gubernur Lampung Apresiasi Pansus DPRD atas Pendalaman Substansi LKPJ Tahun Anggaran 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 16:27 WIB

Lampung Bangun Ekosistem Pembayaran Digital untuk Pelayanan Publik

Senin, 25 Mei 2026 - 13:52 WIB

Jelang Puncak Ibadah Haji, Jama’ah Indonesia Akan Bertahap menuju Arafah

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

JMSI Ingatkan Pemprov Lampung Terkait Kerjasama Media

Senin, 25 Mei 2026 - 18:16 WIB

#indonesiaswasembada

Lampung Bangun Ekosistem Pembayaran Digital untuk Pelayanan Publik

Senin, 25 Mei 2026 - 16:27 WIB

#indonesiaswasembada

Jelang Puncak Ibadah Haji, Jama’ah Indonesia Akan Bertahap menuju Arafah

Senin, 25 Mei 2026 - 13:52 WIB