NasDem Sambut Baik Rencana Safari Politik Puan

Sabtu, 30 Juli 2022 | 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Safari politik yang akan dilakukan Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani ke ketua umum partai politik, mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, satu di antaranya dari Partai NasDem.

Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya menyebut, partainya akan menerima dengan senang hati, jika nantinya Puan akan bersilaturahmi dengan Ketua Umum NasDem Surya Paloh.

Apalagi, lanjut Willy, Surya Paloh memiliki hubungan historis yang baik dengan orang tua Puan Maharani, yakni Taufiq Kiemas dan Megawati Soekarnoputri.

“Kalau Mbak Puan tentu ya juga punya hubungan historis yang panjang, dengan Pak Surya dengan Pak Taufiq Kiemas dan Bu Mega, tentu kita sambut dengan hangat lah,” kata Willy, kepada wartawan, seperti dikutip Sabtu (30/7).

Baca Juga:  Qatar Sebut Terus Jembatani Perbedaan AS-Iran

Willy menyebut, silaturahmi politik yang akan dilakukan Puan Maharani merupakan keniscayaan bagi parpol menjelang Pemilu 2024.

Apalagi, tentunya partai politik membutuhkan kawan koalisi menghadapi pesta demokrasi lima tahunan.

“Itu keniscayaanlah siapapun butuh teman lah, ya itu bagus kalau itu terjadi,” ujar Willy.

Lebih lanjut, menurut Willy safari atau silaturahmi antar elite parpol secara tidak langsung memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.

Artinya, untuk membangun suatu kesepahaman dalam arti luas, tak hanya untuk koalisi, proses dialog tersebut bisa tersampaikan kepada publik.

“Kalau ada dialog artinya proses didalam memutuskan banyak hal itu tidak hanya mesti pilpres bisa membangun kesepahaman,” tandasnya.

Sebelumnya Puan Maharani telah memberitahu perihal tugas barunya dari Megawati untuk mengurusi penjajakan koalisi.

Baca Juga:  Dany Amrul: Lampung Lari Kencang, Saatnya Nilai Tambah Tumbuh

Menurutnya, penjajakan akan dimulai segera, mengingat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP telah usai.

“Nanti saya juga ditugaskan ibu ketua umum sebagai Ketua DPR akan bersilaturahmi dengan semua ketua umum. dan kemarin kita baru saja selesai Rakernas. Ini kan masalah waktu saja,” kata Puan dalam acara Festival Bakar Ikan Nusantara oleh PDIP pada Sabtu (25/6).

Tak hanya tugas baru, Puan juga menyatakan bahwa PDIP akan membangun kerja sama dengan berbagai partai politik. Meski telah memenuhi prasyarat presidential threshold, menurutnya PDIP tetap membutuhkan kerja sama dengan partai lain dalam hal membangun bangsa. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Gubernur Lampung Ajak LPM Berkolaborasi Membangun Daerah
SDABMBK Lampung Utara Percepat Pengadaan Alat Berat
Tekanan Biaya, BBC Tutup Tiga Saluran Televisi dan Radio
Ancam Tembak Trump, Pria 24 Tahun Ditangkap
Pakan Mandiri Tekan Biaya Produksi hingga 50 Persen
Seni Sarana Pembentukan Karakter dan Kreativitas Siswa
UGM Lirik Tiongkok Jalin Kerjasama
Syahganda Nainggolan: Pemerintah Hormati Aksi Greenpeace

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:01 WIB

Gubernur Lampung Ajak LPM Berkolaborasi Membangun Daerah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:30 WIB

SDABMBK Lampung Utara Percepat Pengadaan Alat Berat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Tekanan Biaya, BBC Tutup Tiga Saluran Televisi dan Radio

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Ancam Tembak Trump, Pria 24 Tahun Ditangkap

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Seni Sarana Pembentukan Karakter dan Kreativitas Siswa

Berita Terbaru

Berita Utama

Gubernur Lampung Ajak LPM Berkolaborasi Membangun Daerah

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:01 WIB

Berita Utama

SDABMBK Lampung Utara Percepat Pengadaan Alat Berat

Rabu, 21 Okt 2026 - 20:30 WIB

Foto yang diabadikan pada 20 Oktober 2026 ini menunjukkan eksterior Broadcasting House British Broadcasting Corporation (BBC) di London, Inggris. (Xinhua)

Berita Utama

Tekanan Biaya, BBC Tutup Tiga Saluran Televisi dan Radio

Rabu, 21 Okt 2026 - 20:03 WIB

Presiden AS Larangan Beberapa media liputan di Gedung Putih. Menurutnya larangan itu karena media tersebut sering membuat laporan palsu.[Xinhua]

Berita Utama

Ancam Tembak Trump, Pria 24 Tahun Ditangkap

Rabu, 21 Okt 2026 - 19:48 WIB

Orang-orang berjalan melewati sebuah toko yang rusak akibat aksi unjuk rasa di Paris, Francis, pada 18 Oktober 2026. Presiden Francis Emmanuel Macron pada Minggu (18/10) berjanji akan menempuh langkah hukum terhadap para pelaku kekerasan dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung di berbagai penjuru negara itu pada Sabtu (17/10). (Xinhua)

Lainnya

Francis Perpanjang Jam Malam

Rabu, 21 Okt 2026 - 19:00 WIB