Mulyadi; Kalau 3 Tahun Proyek Irigasi Gantung Mangkrak, Pasti Ada Masalah!

Kamis, 23 November 2023 | 11:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Heri Suroyo
JAKARTA-Terkait mangkrak nya pembangunan irigasi gantung di Rawa Jitu Mesuji dipastikan ada masalah. Kalau tidak dari pemborongnya, dari penyedia.

Demikian di katakan Mulyadi, Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Gerindra kepada Heri Suroyo, lintaslampung.com, Kamis (24/11).

Mulyadi berjanji akan membawa persoalan tersebut kepada komisinya. Dan akan memanggil Kemen PUPR, Balai Besar mempertajam persoalan tersebut.

Namun Mulyadi berharap, dalami persoalan hingganya dapat diselesaikan dengan baik dan rakyat tak dirugikan.

Baca Juga:  Kapolres Mesuji Laksanakan Jumat Curhat, Serahkan Bantuan Sembako Kepada Ojek Pangkalan Pomela

Senada dengan Mulyadi, Ahmad Bastiyan Anggota DPD RI asal pemilihan Lampung menyandangkan jika itu benar terjadi.

Selain dana masyarakat yang terserap tak termanfaatkan dengan baik, dirinya khawatir malah menjadi persoalan hukum.

Bastiyan berharap, Balai Besar jangan diam saja. Kasih kabar dan cerita terkait mangkrak ya pembangunan irigasi gantung itu. Seperti diberitakan lintaslampung (21/11) “Tak Kunjung Berfungsi, Proyek Irigasi Gantung Milik Balai Besar di Rawajitu Di Keluhkan Masyarakat.” Dan Alzier Minta Kemen PUPR Bertanggungjawab Atas Proyek Irigasi Gantung Di Rawajitu Utara yang 3 Tahun Mangkrak.

Baca Juga:  PP JMSI Tegaskan Akun Medsos Resmi Media Bagian Aktivitas Jurnalistik

Proyek Balai Besar yakni irigasi gantung yang dikerjakan di Kecamatan Rawa Jitu Utara, Kabupaten Mesuji terhitung sejak tiga tahun terakhir tak juga kunjung selesai dan bermanfaat.

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

ALih Fungsi Lahan Penyebab Banjir
Firli Bahuri  Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih  IPK 4,0
Trafik Tol Sumatera Hanya 50%, BAKN Cari Bisnis Lain
28 Negara Serukan Hentikan Tindakan “Koersif”
Menengok Perayaan Hari Batik Nasional di Solo, Jawa Tengah
Suyudi Ario Seto Siap Beri Ruang Koreksi dari Masyarakat
Kasus Lp Cibinong, Dirjenpas Mundur
MA Dukung “Ageman”; Refleksi Nyata Harmoni Bangsa

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:19 WIB

ALih Fungsi Lahan Penyebab Banjir

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Firli Bahuri  Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih  IPK 4,0

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Trafik Tol Sumatera Hanya 50%, BAKN Cari Bisnis Lain

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:47 WIB

28 Negara Serukan Hentikan Tindakan “Koersif”

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Menengok Perayaan Hari Batik Nasional di Solo, Jawa Tengah

Berita Terbaru

Bencana

ALih Fungsi Lahan Penyebab Banjir

Sabtu, 3 Okt 2026 - 15:19 WIB

Berita Utama

Firli Bahuri  Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih  IPK 4,0

Sabtu, 3 Okt 2026 - 14:49 WIB

Rapat Dengar Pendapat Terkait Rol Sumatera

Berita Utama

Trafik Tol Sumatera Hanya 50%, BAKN Cari Bisnis Lain

Sabtu, 3 Okt 2026 - 14:15 WIB

Berita Utama

28 Negara Serukan Hentikan Tindakan “Koersif”

Sabtu, 3 Okt 2026 - 13:47 WIB

SEJUMLAH perempuan yang mengenakan baju batik dan membawa payung bermotif batik melakukan peragaan busana saat peringatan Hari Batik Nasional di sebuah penyeberangan jalan di sekitar lampu lalu lintas Jalan Slamet Riyadi di Kota Solo, Provinsi Jawa Tengah, pada 2 Oktober 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Menengok Perayaan Hari Batik Nasional di Solo, Jawa Tengah

Sabtu, 3 Okt 2026 - 13:41 WIB