Minyak Goreng Kembali Langka, Kadisdag Lampura Meradang

Kamis, 17 Februari 2022 | 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Rudi Alfian

LAMPUNG UTARA – Fenomena kelangkaan minyak goreng di Kabupaten Lampung Utara yang kian meresahkan para ibu rumah tangga belakangan ini membuat Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten setempat meradang.

Bukan tanpa alasan, beberapa pekan sebelumnya saat terjadi kelangkaan, pihaknya bersama tim satgas pangan dari Polres Lampura melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa distributor dan salah satu gudang minimarket modern yang ada di Kabupaten setempat, yang efeknya langsung membuahkan hasil. Sehari setelah sidak, minyak goreng dipasaran dan di gerai toko modern telah terpajang rapih dengan label harga sesuai himbauan pemerintah Rp14 ribu per liternya.

Namun beberapa hari ini dilapangan, kembali terjadi kelangkaan minyak goreng. Masyarakat kembali kesulitan untuk mendapatkan minyak goreng dengan harga seperti sebelumnya. Berdasarkan pantauan lintaslampung.com dibeberapa titik tersebar, sangat sulit untuk menemukan keberadaan minyak goreng tersebut, kalaupun ada barang, harga yang dipatok pun sangat mahal, mulai dari Rp20 ribu hingga Rp30 ribu per liternya.

Baca Juga:  Prajurit TNI Gugur Diserang Israel, Dr. Teguh Santosa: Netanyahu Harus Tanggungjawab

“Sudah mulai mau main-main lagi rupanya oknum-oknum ini. Jangan salahkan kalau hukum yang bertindak,” kata Kadisdag, Hendri, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon selulernya, Kamis, (17/02) petang.

Ia mengatakan secepatnya akan menghubungi para distributor dan manajemen gerai toko modern yang ada diwilayah kerjanya. Jangan sampai stok barang yang ada digudang sengaja ditumpuk dengan tujuan tertentu.

“Segera akan saya hubungi pihak distributornya, juga manajemen Alfamart dan Indomaret. Kenapa bisa kosong stoknya, katanya kemarin itu cukup untuk pasokan ke toko-toko, atau memang ada unsur kesengajaan mereka,” imbuhnya.

Terakhir, Hendri juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak membeli lebih dari porsi pemakaian, belilah sesuai kebutuhan yang diperlukan.

“Saya juga menghimbau masyarakat, beli secukupnya saja, tidak perlu panik, sesuaikan dengan porsi yang biasa digunakan, sehingga tidak ada lagi oknum yang memanfaatkan momen disitu,” tandasnya.

Baca Juga:  Gejolak Timur Tengah: Kebijakan Imigrasi Sebagai Instrumen Resiliensi Ekonomi

Terpisah, salah satu distributor pemasok minyak goreng di Kabupaten Lampura mengakui stok barang digudang sudah habis sejak 2 minggu yang lalu, pihaknya masih menunggu kiriman dari pabrik yang diperkirakan akan diterima dalam waktu dekat ini.

“Sudah habis bang, 2 minggu kemarin itulah terakhir kita dikirim, ini masih nunggu, informasinya kalau tidak meleset 2 hari kedepan barang masuk lagi, tapi enggak tau berapa alokasi yang dikirim,” terang Kacab PT Wilrika Citra Mandiri, Melki, lewat telepon pribadinya.

Ia juga mengatakan baru dihubungi pihak Dinas Perdagangan dan sudah menjelaskan bahwa stok masih kosong digudang. Pihaknya juga sudah dikoordinasikan untuk ikut andil dalam pelaksanaan operasi pasar yang akan digelar oleh Dinas Perdagangan dalam waktu dekat ini.##

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Polres Mesuji Ungkap Tindak Pidana Penimbunan BBM Bersubsidi, Sebanyak 4,2 Ton Solar Diamankan
11 Bulan Tak Digaji, Buruh PT San Xiong Steel Akhirnya Dapat Kepastian Usai Bupati Egi Turun Tangan
Media Siber Indonesia, Berdaulat atau Cuma Penonton?
JMSI Lampung Tegaskan Arah Transformasi Digital, Dorong Ekosistem Media Inovatif dan Berintegritas
Kinerja Imigrasi Kotabumi Disorot, Penahanan WNA Melebihi Batas Waktu
62 Tahun Indonesia-Korut, Perlu Memperluas Cakrawala Kolaborasi
Indeks Pembangunan Statistik Lampung Naik, Diskominfotik Provinsi Lampung Fokus Perkuat Tata Kelola Statistik Jelang EPSS 2026
Urgensi Restorative Justice dan Rehabilitasi untuk Atasi Overkapasitas Lapas

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 17:37 WIB

Polres Mesuji Ungkap Tindak Pidana Penimbunan BBM Bersubsidi, Sebanyak 4,2 Ton Solar Diamankan

Sabtu, 11 April 2026 - 14:35 WIB

11 Bulan Tak Digaji, Buruh PT San Xiong Steel Akhirnya Dapat Kepastian Usai Bupati Egi Turun Tangan

Sabtu, 11 April 2026 - 06:18 WIB

Media Siber Indonesia, Berdaulat atau Cuma Penonton?

Jumat, 10 April 2026 - 21:18 WIB

JMSI Lampung Tegaskan Arah Transformasi Digital, Dorong Ekosistem Media Inovatif dan Berintegritas

Jumat, 10 April 2026 - 14:35 WIB

Kinerja Imigrasi Kotabumi Disorot, Penahanan WNA Melebihi Batas Waktu

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Media Siber Indonesia, Berdaulat atau Cuma Penonton?

Sabtu, 11 Apr 2026 - 06:18 WIB

#indonesiaswasembada

Kinerja Imigrasi Kotabumi Disorot, Penahanan WNA Melebihi Batas Waktu

Jumat, 10 Apr 2026 - 14:35 WIB