Menyehatkan, Ini Pilihan Makanan Penambah Berat Badan 

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.(Foto: Istockphoto/Getty Images/A-S-L)

Ilustrasi.(Foto: Istockphoto/Getty Images/A-S-L)

Laporan : Vini

Makanan yang dapat menaikkan berat badan dengan cepat tak selalu harus tinggi kalori. Ada sejumlah rekomendasi makanan penambah berat badan yang jauh lebih bergizi dan menyehatkan. Cara menaikkan berat badan tentu tak boleh asal. Sebab, salah makan justru bisa menimbulkan banyak risiko penyakit kronis, seperti obesitas, hipertensi, hingga diabetes.

Daftar makanan penambah berat badan ini tak hanya bisa meningkatkan massa tubuh, tapi juga otot asalkan porsi konsumsinya tepat dan diimbangi dengan olahraga. Anda bisa memasukkan berbagai pilihan makanan penambah berat badan dengan cepat ini ke menu harian.

Melansir Healthline, berikut 13 makanan penambah berat badan yang cepat, tapi tetap sehat.

Baca Juga:  Nobar Piala Dunia 2026 di Lampung Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi dan Kebersamaan Masyarakat

1. Nasi

Nasi adalah sumber karbohidrat dan salah satu makanan tinggi kalori untuk menambah berat badan. Satu cangkir nasi menyediakan 204 kalori, 44 gram karbohidrat, dan sangat sedikit lemak. Namun, Anda perlu mengatur porsi nasi yang dikonsumsi sesuai kebutuhan agar tidak terlalu berlebihan.

2. Kentang dan pati

Sama seperti nasi, kentang dan makanan dengan kandungan pati merupakan makanan penambah berat badan karena memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi. Makanan dengan kandungan pati misalnya gandum, biji gandum, jagung, soba, ubi jalar, labu, sampai kacang-kacangan. Selain mengandung karbohidrat, kentang dan makanan mengandung pati juga memiliki glikogen yang merupakan bahan bakar utama untuk Anda yang suka berolahraga dan beraktivitas.

Baca Juga:  Spanyol vs Uruguay: 1-0

3. Daging merah

Daging merah merupakan makanan penambah berat badan yang cukup populer. Sebab, tak hanya bisa meningkatkan berat badan, tapi juga sumber protein untuk pembentukan otot tubuh. Makan sekitar 6 ons daging merah mengandung 5 gram leusin alias asam amino yang bisa merangsang sintesis protein otot dan menambah jaringan otot baru. Selain itu, 6 ons daging merah mengandung 456 kalori dan 49 gram protein.

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Kadis Kominfo Tanggamus Teken Kerja Sama Sertifikat Elektronik dengan BSSN, Tanggamus Jadi Pemanfaat TTE Tertinggi dari 21 Daerah
Wabup Tanggamus Pimpin Penertiban Pasar Gisting, Pedagang Hamparan Mulai Tertib Masuk Area Pasar
Batin Wulan Ikuti Puncak HUT Ke-46 Dekranas, Dekranasda Lampung Pamerkan Produk Unggulan
Krisis Daftar Ulang Calon Mahasiswa Baru: Bukti Lemahnya Tata Kelola Kementerian Pendidikan
Ketum JMSI: Jurnalisme Bukan Sekadar “Pemadam Kebakaran”
Pimpin Gerakan Radin Inten Asri, Gubernur Mirza Perkuat Budaya Gotong Royong Jaga Pesisir Lampung
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Apresiasi Prestasi Internasional Riski Muhammad Ivan, Siswa MAN 1 Bandar Lampung di Bidang Keamanan Siber
RSUD Bob Bazar Rilis Ciri-Ciri Jenazah Tanpa Identitas di Pesisir Ketapang, Warga Diminta Sebarkan Informasi Ini

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:39 WIB

Kadis Kominfo Tanggamus Teken Kerja Sama Sertifikat Elektronik dengan BSSN, Tanggamus Jadi Pemanfaat TTE Tertinggi dari 21 Daerah

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:37 WIB

Wabup Tanggamus Pimpin Penertiban Pasar Gisting, Pedagang Hamparan Mulai Tertib Masuk Area Pasar

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:35 WIB

Batin Wulan Ikuti Puncak HUT Ke-46 Dekranas, Dekranasda Lampung Pamerkan Produk Unggulan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:33 WIB

Krisis Daftar Ulang Calon Mahasiswa Baru: Bukti Lemahnya Tata Kelola Kementerian Pendidikan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:30 WIB

Ketum JMSI: Jurnalisme Bukan Sekadar “Pemadam Kebakaran”

Berita Terbaru

ZT. Kemanusiaan sudah sepatutnya menjadi fondasi utama dalam praktik jurnalisme. Ini artinya bagi masyarakat pers nasional mengusung sisi kemanusiaan bukan sekadar pilihan, melainkan salah satu prinsip utama.[]

#indonesiaswasembada

Ketum JMSI: Jurnalisme Bukan Sekadar “Pemadam Kebakaran”

Sabtu, 11 Jul 2026 - 09:30 WIB