Menteri PKP Hadiahi Lampung 11.000 Unit Rumah Subsidi

Jumat, 8 Mei 2026 | 06:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG-Gala Dinner HUT R I ke-54, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) hadiahi Lampung 11.000 unit rumah subsidi. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal janji beri kemudahan investor untuk berinvestasi di Lampung, di Graha Wangsa, Kamis malam (7/5/2026).

Rahmat Mirzani Djausal menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendukung penuh investasi di sektor properti dan perumahan.

​Gubernur Mirza menyampaikan rasa bangganya atas terpilihnya Lampung sebagai tuan rumah agenda nasional REI. Ia menilai kehadiran para pengusaha properti dari seluruh Indonesia merupakan momentum strategis di tengah tren positif pertumbuhan ekonomi Lampung.

​“Provinsi Lampung hari ini menjadi provinsi dengan pertumbuhan ekonomi nomor dua di Sumatera. Pertumbuhan ekonomi yang tertinggi selama 10 tahun terakhir di Lampung. Hampir di Lampung ini 5 tahun berturut-turut tidak pernah tumbuh di atas rata-rata nasional,” ujar Gubernur.

​Pencapaian ekonomi ini, menurut Gubernur, merupakan buah dari program strategis Pemerintah Pusat yang difokuskan pada sektor pangan, energi, dan pemberdayaan masyarakat kecil. Dampak positif ini turut dirasakan pada sektor perumahan rakyat, di mana Lampung mendapatkan kuota renovasi rumah sebanyak 10.000 unit tahun ini atas kebijakan Presiden RI melalui kementerian terkait.

​Gubernur Mirza, memahami betul tantangan yang dihadapi para pengembang. Oleh karena itu, ia memberikan garansi kemudahan akses bagi anggota REI yang ingin menanamkan modalnya di Provinsi Lampung.

Baca Juga:  Ketua DPR RI minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Karhutla

​“Ke depan Provinsi Lampung akan sangat mendukung investasi terutama dari teman-teman REI, akan memudahkan segala proses administrasi dan lain-lain. Saya yakin dengan kolaborasi yang baik antara Pemprov Lampung dengan anggota REI akan menjadi dorongan yang kuat bagi pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung ke depan,” tegasnya.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Lampung pada Triwulan I-2026 mencapai 5,58 persen. Angka ini merupakan pertumbuhan tertinggi dalam satu dekade terakhir bagi Provinsi Lampung.

​Amalia mengungkapkan bahwa pertumbuhan Lampung berada di posisi kedua tertinggi di seluruh wilayah Sumatera, hanya terpaut sedikit di bawah Kepulauan Riau. Ia memuji kepemimpinan di tingkat daerah yang mampu mengoptimalkan sektor agraris.

Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait, memberikan apresiasi tinggi terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung yang tercatat sebagai tertinggi kedua di Pulau Sumatera. Sebagai bentuk dukungan nyata, Menteri PKP mengumumkan penambahan kuota bantuan bedah rumah untuk masyarakat Lampung.

​”Bapak Gubernur yang saya hormati, tadi sudah dikoreksi oleh Ibu Kepala BPS, Lampung pertumbuhannya nomor dua ya se-Sumatera. Karena itu barusan saya cek masih ada sisa kuota, saya tambahkan dari 9500 jadi 11.000 bedah rumah buat Lampung,” tegas Maruarar.

Baca Juga:  Antisipasi DBD di Pengajaran Teluk Betung Utara

​Menteri PKP menjelaskan bahwa keputusan menaikkan kuota sebanyak 1.500 unit tersebut didasari oleh kesiapan tim Pemerintah Provinsi Lampung di bawah kepemimpinan Gubernur dan masih banyaknya masyarakat yang membutuhkan hunian layak. Ia meminta Pemerintah Provinsi Lampung segera mengirimkan tim ke Jakarta guna memproses teknis pelaksanaan tambahan kuota tersebut.

Maruarar Sirait juga memaparkan target besar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam sektor perumahan, di antaranya rencana pembangunan 10 kota baru di seluruh Indonesia serta memastikan kebijakan gratis biaya Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) berjalan efektif dari Sabang sampai Merauke.

Menteri PKP selanjutnya menekankan tiga pilar utama dalam pembentukan setiap regulasi perumahan: harus bermanfaat bagi negara, bagi rakyat, dan memberikan kenyamanan bagi dunia usaha. Ia pun mengajak seluruh anggota REI untuk terus menjaga integritas dan profesionalisme sebagai pengembang yang bertanggung jawab.

​”Negara sangat membutuhkan pengusaha yang kuat, berkualitas, dan bertanggung jawab. Saya ingin nama REI dijaga, pastikan anggota REI benar-benar menjadi pengembang yang bertanggung jawab terhadap konsumennya,” pungkasnya. []


Penulis : Desty


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Lampung Kominfo

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Respons Budi Arie, Gerindra: Kami Fokus Mengawal Program Prabowo yang Pro Rakyat
Kapolres Mesuji Turun Langsung Pimpin Pemadaman Kebakaran Lahan Perkebunan Tebu PT Silva Inhutani
Awal September, Lima Kades di Kecamatan RJU Mesuji Habis Masa Jabatannya
Warung ‘Roekoen’, Warisan Tionghoa Berusia Lebih dari Seabad
PC IMM Lampung Utara Kecam Orgen Tunggal Malam Hari, Desak Polres dan Bupati Tegakkan Aturan
APEC 2026 akan Fokus soal Inovasi dan Kerja Sama
Mahasiswa ITB ke Tiongkok, Belajar Masa Depan Berkelanjutan
Polisi Tindak Tegas DPO Narkoba Penyalahgunaan Senjata Api di Lampung Utara

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:54 WIB

Respons Budi Arie, Gerindra: Kami Fokus Mengawal Program Prabowo yang Pro Rakyat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 01:10 WIB

Kapolres Mesuji Turun Langsung Pimpin Pemadaman Kebakaran Lahan Perkebunan Tebu PT Silva Inhutani

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Awal September, Lima Kades di Kecamatan RJU Mesuji Habis Masa Jabatannya

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:15 WIB

Warung ‘Roekoen’, Warisan Tionghoa Berusia Lebih dari Seabad

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:56 WIB

PC IMM Lampung Utara Kecam Orgen Tunggal Malam Hari, Desak Polres dan Bupati Tegakkan Aturan

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Awal September, Lima Kades di Kecamatan RJU Mesuji Habis Masa Jabatannya

Selasa, 25 Agu 2026 - 17:26 WIB

#indonesiaswasembada

Warung ‘Roekoen’, Warisan Tionghoa Berusia Lebih dari Seabad

Selasa, 25 Agu 2026 - 15:15 WIB