Menkeu Teken MCC, Gubri Syamsuar: Alhamdulillah Usulan Kita Diterima

Jumat, 14 April 2023 | 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Vina 

MESUJI – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati baru saja menghadiri penandatanganan Compact II Millennium Challenge Corporation (MCC), di Washington DC.

Ini sebuah program hibah dari Pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia senilai 649 juta US Dollar.

“Ini merupakan yang kedua kalinya Indonesia mendapatkan kepercayaan tersebut. Sejak 2013-2018 lalu, Indonesia telah diberikan komitmen hibah program Compact I MCC dengan total mencapai 600 juta US Dollar,” ucap Sri Mulyani melalui akun medsos resmi miliknya, Jum’at (14/04/2024).

Melalui program ini, lanjutnya, Pemerintah AS terus berkomitmen untuk tidak hanya mengambil peran dalam pemulihan ekonomi global, tapi juga mengentaskan kemiskinan dunia melalui pemberian hibah dan bantuan kepada berbagai negara.

Baca Juga:  UIN RIL Siapkan Kemandirian BLU Lewat Layanan Haji dan Umroh Serta Penguatan Ekonomi Umat

Dalam program Compact II MCC yang baru ditandatangani, ulasnya, ada 3 tujuan utama yang akan diakselerasi selama periode 5 tahun ke depan, yakni:

1. Pengembangan transportasi dan logistik di sejumlah wilayah seperti Riau, Sumatera Selatan, Sulawesi Utara, Kepulauan Riau dan Bali.

2. Pengembangan pasar keuangan

3. Pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Terkait pernyataan Menkeu Sri Mulyani tersebut, Gubri Syamsuar mengaku sangat mengapresiasi.

Sebab, Riau termasuk salah satu provinsi yang akan mendapat hibah program Compact II MCC dari Pemerintah AS.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Optimalkan Kualitas Layanan Publik

“Syukur alhamdulillah, usulan kita diterima, semoga bermanfaat untuk masyarakat, khususnya Dumai dan Rupat, Bengkalis,” ucap Gubri Syamsuar seraya menyebut bahwa program hibah ini nantinya akan dilokuskan di Dumai dan Rupat, Bengkalis.

Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Provinsi Riau, Emri Juli Harnis mengatakan, Provinsi Riau memang telah ditetapkan sebagai salah satu lokus untuk mendapatkan dana hibah tersebut.

Rencananya akan difokuskan untuk pembangunan dua pelabuhan, yakni Rupat dan Dumai. Termasuk menata manajemen pengelolaan kawasan dan pelabuhan, dan pembangunan jalan di Pulau Rupat.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

BPN Mesuji Tinjau Lokasi PT Jinye Wood Industry Bersama Tim Pertimbangan Teknis Pertanahan
Dugaan Kegiatan Fiktif Disparbud Lampung Utara Mencuat, Oknum Kasubbag Disebut Kuasai Pengelolaan Anggaran
Catat, Ini Syarat Bedah Rumah ala Kementerian PKP 2026
Kementerian PKP, Dukung Lingkungan Hijau, Satu Rumah Satu Pohon
SPMB SMA/SMK Gak Ada “Titip-Titipan” Apalagi Sogok Menyogok
PP IPPNU Rapimnas di Lampung, Wagub: Pemprov Siap Fasilitasi
Lampung 2045 dan Ekonomi Rente
Konflik Agraria TNI AU-Masyarakat Bakung, Ini Kesepakatan Masyarakat 3 Kampung dan Pemerintah

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:56 WIB

BPN Mesuji Tinjau Lokasi PT Jinye Wood Industry Bersama Tim Pertimbangan Teknis Pertanahan

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:58 WIB

Dugaan Kegiatan Fiktif Disparbud Lampung Utara Mencuat, Oknum Kasubbag Disebut Kuasai Pengelolaan Anggaran

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:42 WIB

Catat, Ini Syarat Bedah Rumah ala Kementerian PKP 2026

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:30 WIB

Kementerian PKP, Dukung Lingkungan Hijau, Satu Rumah Satu Pohon

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:48 WIB

SPMB SMA/SMK Gak Ada “Titip-Titipan” Apalagi Sogok Menyogok

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Catat, Ini Syarat Bedah Rumah ala Kementerian PKP 2026

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:42 WIB

#indonesiaswasembada

Kementerian PKP, Dukung Lingkungan Hijau, Satu Rumah Satu Pohon

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:30 WIB

#indonesiaswasembada

SPMB SMA/SMK Gak Ada “Titip-Titipan” Apalagi Sogok Menyogok

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:48 WIB