Masyarakat Apresiasi Program Pemerintah untuk Pemberdayaan Ekonomi Perempuan

Senin, 25 Juli 2022 | 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengapresiasi adanya tanda-tanda kemajuan dan kekuatan sebagai hasil dari pemberdayaan ekonomi perempuan. Ia mengatakan, 50% dari 60 juta pengusaha UMKM adalah perempuan.

“Saya mencatat bahwa perempuan dapat membangun generasi masa depan yang jauh lebih baik sehingga perempuan mampu berperan sebagai jembatan untuk meningkatkan kualitas hidup di masa depan. Ide yang disiapkan W20 tahun ini dapat menjadi peluang untuk meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan berkelanjutan di tengah gelombang tantangan dunia,” kata Airlangga Hartarto dalam KTT W20 (Women 20).

Menanggapi data tersebut, Wakil Ketua Komnas Perempuan Mariana Amiruddin mengungkapkan peran dan kontribusi perempuan begitu besar dalam perekonomian Indonesia. Mereka berkontribusi baik sektor formal maupun informal.

Baca Juga:  Wamendagri Warning Jabar: Jangan Ada Program Siluman di RKPD 2027

“Setiap perempuan yang bekerja di sektor tersebut punya kontribusi nyata untuk perekonomian Indonesia,” ujarnya di Jakarta, Senin (25/7).

Menurutnya, banyak dukungan baik dari pemerintah maupun dari masyarakat, sehingga pengusaha perempuan di Indonesia semakin banyak dari sebelum – sebelumnya. Mariana menambahkan ekonomi rakyat yang menggerakkan perekonomian negara juga banyak diisi oleh perempuan.

“Memang ekonomi rakyat yang paling besar di Indonesia karena pengusaha yang melahirkan perusahaan ataupun yang memimpin perusahaan besar itu kan sedikit sekali. Paling besar ya mereka,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, pemerintah perlu mendorong agar semua pihak bisa mendapat pemahaman yang sama terkait peran dan kontribusi perempuan dalam perekonomian.

Baca Juga:  Prabowo Dorong Ketahanan Pangan dari Hulu ke Hilir

“Perlu mendorong agar perempuan-perempuan yang bekerja itu didukung oleh keluarganya. Itu yang paling penting karena mereka punya beban ganda. Tidak hanya harus memikirkan kondisi rumah tangga, tapi juga harus mencari uang,” tambahnya.

Mariana mengaprasiasi program pemerintah dalam mendukung pemberdayaan ekonomi perempuan melalui alokasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Program Kartu Prakerja. Namun ia memberikan catatan agar program tersebut lebih bisa memberdayakan dan memperbesar peran perempuan.

“Ya itu memang cukup membantu tapi kita juga perlu memantau apakah program tersebut itu bisa diakses dan dijangkau dengan mudah oleh perempuan,” tandasnya.

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Mirza Lepas 3.330 Ton Tapioka Lampung ke Tiongkok
Lampung Provinsi dengan Inflasi Terendah
413 Jemaah Calon Haji Lampung Selatan Berangkat ke Tanah Suci
Badan Usaha Parpol, Mengapa Tidak!?
Zona Integritas; Birokrasi ya Melayani
Apel Satpol, Aparatur Harus Solid dan Profesional
Marindo Nyakinkan Penguatan dan Hak-Hak Buruh Diutamakan
Wamenkop: Penentuan Manajer Kopdes Merah Putih gak ada Titip-Titipan

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:46 WIB

Mirza Lepas 3.330 Ton Tapioka Lampung ke Tiongkok

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:38 WIB

Lampung Provinsi dengan Inflasi Terendah

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:25 WIB

413 Jemaah Calon Haji Lampung Selatan Berangkat ke Tanah Suci

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:52 WIB

Badan Usaha Parpol, Mengapa Tidak!?

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:23 WIB

Zona Integritas; Birokrasi ya Melayani

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Mirza Lepas 3.330 Ton Tapioka Lampung ke Tiongkok

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:46 WIB

#indonesiaswasembada

Lampung Provinsi dengan Inflasi Terendah

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:38 WIB

#indonesiaswasembada

413 Jemaah Calon Haji Lampung Selatan Berangkat ke Tanah Suci

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:25 WIB

#indonesiaswasembada

Badan Usaha Parpol, Mengapa Tidak!?

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:52 WIB

#indonesiaswasembada

Zona Integritas; Birokrasi ya Melayani

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:23 WIB