Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPRI RI Tahun 2025 Tanamkan Semangat Kebangsaan di Kalangan Pelajar Lampung

Senin, 13 Oktober 2025 | 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG —– Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendukung penuh upaya Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan melalui kegiatan Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Tahun 2025 di Balroom Hotel Radison, Bandarlampung, Minggu (12/10/2025).

Acara yang Dihadiri Wakil Ketua Badan Sosialisasi MPR RI Abidin Fikri itu berlangsung meriah dan khidmat. Lomba yang untuk pertama kalinya digelar di Provinsi Lampung ini diikuti oleh pelajar tingkat SMA/SMK dari berbagai kabupaten/kota di Lampung.

Lomba tersebut menjadi bagian dari upaya membumikan empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan tersebut dan menilai lomba ini memiliki arti yang sangat penting bagi pembangunan karakter generasi muda.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk memperkuat semangat kebangsaan dan nilai-nilai persatuan.

“Lomba seperti ini sekilas terlihat seperti perlombaan biasa, tetapi sesungguhnya maknanya jauh lebih besar. Empat pilar kebangsaan adalah tiang-tiang yang menjaga rumah besar kita, Indonesia, agar tetap kokoh berdiri,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa generasi muda memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan memperkuat keempat pilar tersebut agar tidak rapuh oleh tantangan zaman.

Di era digitalisasi saat ini, Gubernur Mirza menilai ancaman terhadap ideologi bangsa justru hadir secara halus melalui arus informasi di media sosial.

“Kalau dulu yang diserang adalah wilayah dan pertahanan fisik, kini yang diserang adalah cara berpikir, pemahaman, dan idealisme kita. Karena itu, pertahanan terbaik adalah dari diri kita sendiri, dengan cara memperkuat fondasi kebangsaan,” tegasnya.

Baca Juga:  Retret Sekda Se-Lampung Perkuat Integritas dan Sinergi Birokrasi

Gubernur Mirza juga menyoroti pentingnya peran generasi muda, terutama Gen Z dan Gen Alpha, dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah disrupsi teknologi dan derasnya arus globalisasi.

Ia berharap generasi muda Lampung dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan dan kekuatan ideologi bangsa.

“Lampung adalah miniatur Indonesia. Di sini hidup berbagai suku, agama, dan budaya yang berdampingan dengan damai. Itulah wujud nyata dari empat pilar kebangsaan yang sudah tertanam sejak lama,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur Mirza juga mengingatkan bahwa tahun 2045 akan menjadi momentum penting ketika Indonesia genap berusia 100 tahun.

Ia menegaskan bahwa generasi muda saat inilah yang akan memimpin dan membawa Indonesia menuju masa keemasan.

“Kami para pemimpin hari ini sedang menyiapkan tongkat estafet itu. Kami ingin memastikan bangsa ini diwariskan kepada generasi yang lebih baik, lebih kuat dan lebih cerdas dari kami,” pungkasnya.

Gubernur Mirza berpesan kepada para peserta agar menjadikan lomba ini bukan hanya ajang meraih prestasi, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan rasa cinta kepada tanah air.

“Generasi muda haruslah maju. Mari kita jaga persatuan bangsa kita tercinta. Tunjukkan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas dan jadilah generasi Lampung yang cerdas, berkarakter serta mencintai bangsanya,” pesannya.

Sementara itu, Wakil Ketua Badan Sosialisasi MPR RI Abidin Fikri mengatakan bahwa lomba ini merupakan sarana strategis untuk membumikan nilai-nilai luhur bangsa serta menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air di kalangan pelajar.

“Adik-adik peserta bukan sekadar peserta lomba, tetapi juga duta bangsa. Kalianlah yang nantinya akan melanjutkan estafet kepemimpinan republik ini,” ujarnya.

Abidin juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Lampung yang dinilainya berhasil menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah, bahkan di tengah dinamika sosial yang sempat terjadi di berbagai wilayah.

Baca Juga:  Tiongkok Berhasil Integrasikan Pembangunan dan Perlindungan Lingkungan

Ia menilai bahwa keberhasilan Lampung menjaga stabilitas sosial dan politik juga menjadi bukti nyata dari sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat.

Menurutnya, Lampung telah menunjukkan bahwa persatuan dapat menjadi kekuatan besar dalam menjaga harmoni di tengah perbedaan.

“Kalau ingin melihat Indonesia dalam wujud keberagaman yang rukun dan damai, lihatlah Lampung. Semua etnis dan agama hidup berdampingan dengan harmoni. Ini contoh nyata praktik empat pilar kebangsaan,” ujarnya.

Abidin juga menyebut bahwa para pemenang lomba tingkat provinsi akan melaju ke grand final di Jakarta pada November mendatang untuk memperebutkan gelar juara nasional.

Ia optimistis peserta dari Lampung mampu membawa nama baik daerah di tingkat nasional.

Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan lomba ini sebagai ajang meneladani semangat para pendiri bangsa dimana nilai gotong royong, musyawarah, kejujuran dan patriotisme, harus terus diwariskan dan dihidupkan di setiap generasi.

“Para pendiri bangsa kita rela menanggalkan ego pribadi demi kepentingan bersama. Mereka berdebat keras tapi selalu berakhir dengan mufakat demi persatuan. Itulah jiwa sejati bangsa Indonesia yang harus terus kita jaga,” tegasnya.

Abidin menutup sambutannya dengan mengingatkan bahwa kemenangan sejati bukan sekadar meraih trofi atau juara, tetapi ketika peserta mampu mengamalkan nilai-nilai empat pilar dalam kehidupan sehari-hari.

“Menang adalah bonus, tetapi semangat cinta tanah air dan tekad membangun negeri adalah kemenangan yang sesungguhnya,” pungkasnya.


Penulis : Desty


Editor : Hadi


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI
Rahasia PBB Bocor, Ada Mata-mata Israel di UNICEF
Iran Siap Nego Damai, Kalau AS Gak Dustai MOU
Bahaya, Wabah Flu Burung Naik Lagi
Rial Kalbadi Pimpin Langit Biru Indonesia ASRI Way Kanan 
Sensus Ekonomi 2026 dan Pentingnya Data Akurat
Seluruh Bhabinkamtibmas Bagi Bendera ke Masyarakat
Lebanon Sebut Perundingan dengan Israel Ada Kemajuan, soal Tawanan dan Perbatasan

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:14 WIB

Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:48 WIB

Rahasia PBB Bocor, Ada Mata-mata Israel di UNICEF

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Iran Siap Nego Damai, Kalau AS Gak Dustai MOU

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Bahaya, Wabah Flu Burung Naik Lagi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Rial Kalbadi Pimpin Langit Biru Indonesia ASRI Way Kanan 

Berita Terbaru

Sekdaprov Dr Marindo Kurniawan Saat Membaca Sambutan Gubernur Lampung di FKPP di Lampung Selatan [Lin]

#indonesiaswasembada

Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI

Minggu, 9 Agu 2026 - 10:14 WIB

Ilustrasi Berita Mata-Mata

#indonesiaswasembada

Rahasia PBB Bocor, Ada Mata-mata Israel di UNICEF

Minggu, 9 Agu 2026 - 09:48 WIB

Presiden Iran Masoud Pezeshkian sedang menyampaikan pidato di Teheran, Iran [xin]

#indonesiaswasembada

Iran Siap Nego Damai, Kalau AS Gak Dustai MOU

Minggu, 9 Agu 2026 - 09:41 WIB

Waspada Flu Burung Naik Lagi, Jangan Lengah

#indonesiaswasembada

Bahaya, Wabah Flu Burung Naik Lagi

Minggu, 9 Agu 2026 - 09:38 WIB

#indonesiaswasembada

Rial Kalbadi Pimpin Langit Biru Indonesia ASRI Way Kanan 

Sabtu, 8 Agu 2026 - 23:59 WIB