Lima Mahasiswa Akuntansi Syariah FEBI UIN Raden Intan Lampung Jadi Pemakalah di Konferensi Internasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 12:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG – Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Program Studi Akuntansi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL).

lima mahasiswa tampil sebagai pemakalah (presenter) pada International Conference on Digital, Social, and Science (ICoDSS) 2026 yang diselenggarakan secara daring oleh Ebizmark Academic, Kamis (23/7/2026).

ICoDSS 2026 merupakan konferensi ilmiah internasional yang mempertemukan akademisi, peneliti, dosen, mahasiswa, dan praktisi dari berbagai negara untuk mendiskusikan hasil-hasil penelitian di bidang digital, sosial, dan sains. Melalui forum tersebut, peserta mempresentasikan karya ilmiah, berdiskusi, serta membangun jejaring akademik di tingkat internasional.

Lima mahasiswa tersebut yang menjadi pemakalah yakni:
Siti Wulandari, dengan artikel Corporate Social Responsibility and Earnings Management: Between Ethical Commitment and Managerial Opportunism.

Suherni Dwi Listiani, dengan artikel Beyond Compliance: A Literature Review of Cybersecurity Disclosure, Corporate Governance, and Stakeholder Trust.
Tomi Erlangga, dengan artikel Islamic Financial Disclosure: A Literature Review of Governance, Compliance, and Emerging Reporting Issues.

Ahmad Rizki Apriansyah, dengan artikel Human-Centered AI for Shared Prosperity: A Multi-Stakeholder Framework Bridging Innovation, Ethics, and Inclusion in Southeast Asia.
Esti Novi Yanti, dengan artikel Digitalization of Cross-Border Payment Systems Based on QRIS: An Islamic Economic Perspective.

Kelima artikel tersebut mengangkat isu-isu strategis yang menjadi perhatian dunia akademik, mulai dari tata kelola perusahaan, tanggung jawab sosial perusahaan, pengungkapan keuangan syariah, keamanan siber, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), hingga digitalisasi sistem pembayaran dalam perspektif ekonomi Islam. Beragam topik tersebut menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam merespons perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui kajian akademik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia industri.

Dekan FEBI, Prof. Dr. Kumedi Ja’far, S.Ag., M.H., mengapresiasi capaian lima mahasiswa yang berhasil tampil pada forum akademik internasional tersebut. Menurutnya, keikutsertaan mahasiswa dalam konferensi internasional menjadi salah satu indikator berkembangnya budaya akademik dan riset di lingkungan FEBI.

Baca Juga:  Badan Khusus Pengelola Aset Rampasan Butuh Dewan Pengawas Independen 

“Partisipasi mahasiswa dalam konferensi internasional merupakan langkah nyata menuju internasionalisasi pendidikan tinggi. Kami mengapresiasi dedikasi mahasiswa dan dosen pembimbing yang terus mendorong lahirnya karya-karya ilmiah berkualitas. Pengalaman ini tidak hanya memperkaya wawasan akademik mahasiswa, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri serta memperluas jejaring ilmiah dengan akademisi dari berbagai negara,” ujarnya.

Ia menambahkan, FEBI akan terus memberikan dukungan kepada mahasiswa agar aktif mengikuti berbagai forum ilmiah bereputasi internasional sebagai bagian dari penguatan kualitas lulusan sekaligus mendukung internasionalisasi perguruan tinggi.

Ketua Prodi Akuntansi Syariah, Dr. E. Ridwansyah, M.E.Sy., mengatakan, keberhasilan tersebut merupakan hasil pembinaan akademik yang dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan program studi.

Menurutnya, Prodi Akuntansi Syariah tidak hanya menargetkan mahasiswa lulus tepat waktu, tetapi juga membekali mereka dengan pengalaman akademik melalui penelitian, publikasi ilmiah, seminar, dan konferensi internasional.

“Forum seperti ICoDSS menjadi wadah yang sangat baik untuk melatih kemampuan mahasiswa dalam menyampaikan gagasan ilmiah secara profesional. Kami ingin lulusan Akuntansi Syariah tidak hanya unggul dalam penguasaan teori, tetapi juga memiliki kemampuan penelitian, berpikir kritis, berkomunikasi secara ilmiah, serta mampu bersaing di tingkat global,” katanya.

Ia menambahkan, program studi akan terus memperbanyak kesempatan bagi mahasiswa untuk terlibat dalam berbagai kegiatan akademik internasional sebagai bagian dari penguatan kompetensi lulusan.

Sementara itu, Sekretaris Prodi Akuntansi Syariah, Dr. Suhendar, S.E., M.S.Ak., Akt., ChFA., menilai partisipasi mahasiswa dalam konferensi internasional memiliki dampak strategis, baik bagi pengembangan kompetensi mahasiswa maupun peningkatan mutu institusi.

Menurutnya, pengalaman mempresentasikan hasil penelitian di hadapan peserta dari berbagai negara akan membentuk karakter akademik mahasiswa yang lebih percaya diri, adaptif, serta memiliki perspektif global terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.

Baca Juga:  APBD Bukan [cuma] Dokumen, Melainkan Instrumen Pertumbuhan

“Keikutsertaan mahasiswa dalam konferensi internasional seperti ICoDSS merupakan investasi akademik yang sangat penting. Mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam menyampaikan hasil penelitian, menerima masukan dari akademisi internasional, serta membangun jejaring keilmuan yang akan sangat bermanfaat bagi pengembangan karier maupun studi lanjut. Pengalaman seperti ini tidak dapat diperoleh hanya dari proses perkuliahan di kelas,” jelas Suhendar.

Ia menambahkan, partisipasi mahasiswa pada konferensi internasional juga mendukung implementasi Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, khususnya dalam aspek peningkatan kualitas lulusan, budaya riset, publikasi ilmiah, dan internasionalisasi akademik. Selain itu, capaian tersebut menjadi bukti pendukung dalam proses akreditasi LAMEMBA karena menunjukkan keterlibatan aktif mahasiswa dalam menghasilkan karya ilmiah dan mengikuti forum akademik internasional.

Prodi Akuntansi Syariah, lanjutnya, akan terus mendorong mahasiswa mengikuti konferensi, kompetisi ilmiah, dan publikasi bereputasi sebagai bagian dari strategi peningkatan mutu berkelanjutan.

Keikutsertaan lima mahasiswa tersebut mempertegas komitmen Program Studi Akuntansi Syariah FEBI UIN Raden Intan Lampung dalam membangun ekosistem akademik yang produktif, inovatif, dan berorientasi global melalui penguatan budaya penelitian dan publikasi internasional. Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong semakin banyak mahasiswa menghasilkan karya ilmiah berkualitas, berkontribusi terhadap pengembangan ilmu akuntansi syariah, serta mengharumkan nama UIN Raden Intan Lampung di tingkat nasional maupun internasional.

Adapun ICoDSS 2026 diselenggarakan oleh Ebizmark Academic, lembaga di bawah naungan PT Ebiz Prima Nusa yang bergerak di bidang riset, publikasi ilmiah, pelatihan profesional, dan analisis data bagi akademisi di Indonesia. ()


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : UIN RIL

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Jaga Stabilitas Ekonomi, Pemprov Lampung Perkuat Pengendalian Inflasi dan Layanan Pertanahan
PSEL Lampung Raya Disiapkan Jadi Solusi Sampah dan Penguatan Energi Daerah
Diduga Monopoli Pembuatan Dokumen Desa, Oknum Pendamping di Lampura Disorot
Dialog Antarperadaban Xi Jinping; Belajar, Rendah Hati dan Inklusivitas
Api Meluas di Gunung Bromo, DPR Soroti Lemahnya Pengawasan Kawasan Konservasi
Iran Tutup Buku Perundingan dengan AS, Kecuali…
Polres Mesuji Bantu Air Bersih untuk Warga Desa Labuhan Permai
19 Tahun Warga Menanti, Bupati Egi Pastikan Akses Baru Ranji Diperbaiki Tahun Ini
Tag :

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Jaga Stabilitas Ekonomi, Pemprov Lampung Perkuat Pengendalian Inflasi dan Layanan Pertanahan

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:12 WIB

PSEL Lampung Raya Disiapkan Jadi Solusi Sampah dan Penguatan Energi Daerah

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Diduga Monopoli Pembuatan Dokumen Desa, Oknum Pendamping di Lampura Disorot

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Dialog Antarperadaban Xi Jinping; Belajar, Rendah Hati dan Inklusivitas

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:55 WIB

Api Meluas di Gunung Bromo, DPR Soroti Lemahnya Pengawasan Kawasan Konservasi

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

PSEL Lampung Raya Disiapkan Jadi Solusi Sampah dan Penguatan Energi Daerah

Senin, 10 Agu 2026 - 13:12 WIB

Monopoli Pembuatan Administasi di Desa

#indonesiaswasembada

Diduga Monopoli Pembuatan Dokumen Desa, Oknum Pendamping di Lampura Disorot

Senin, 10 Agu 2026 - 13:00 WIB

Presiden China Xi Jinping yang didampingi oleh presiden Meksiko saat itu, Enrique Pena Nieto, mengunjungi Chichen Itza, sebuah situs arkeologi peradaban Maya di Negara Bagian Yucatan, Meksiko, pada 6 Juni 2013. [Xinhua]

#indonesiaswasembada

Dialog Antarperadaban Xi Jinping; Belajar, Rendah Hati dan Inklusivitas

Senin, 10 Agu 2026 - 12:46 WIB