Langkah KIB Rumuskan Program Koalisi Dianggap Progresif

Kamis, 25 Agustus 2022 | 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Pengamat politik dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Airlangga, Pribadi Kusman menilai langkah Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) menyusun visi-misi dan program koalisi dinilai cukup progresif. Namun, muncul juga dugaan bahwa upaya tersebut hanya sebatas untuk buying time.

“Itu langkah progresif, tapi kalau langkah itu hanya buying time, kita takutnya anti klimaks. Akhirnya sekedar politik transaksional. Jangan sampai langkah-langkah KIB yang sampai sekarang ini kelihatannya bagus, jangan sampai menjadi anti klimaks,” tegas Airlangga di Jakarta, Kamis (25/8).

Airlangga menilai KIB melangkah secara progresif dengan catatan visi-misi dan program selanjutnya menjadi jalan bagi proses penjaringan calon presideb dan pelibatan calon bersama dengan uji publik.

Baca Juga:  Pakan Mandiri Tekan Biaya Produksi hingga 50 Persen

Untuk itu, Airlangga menilai sikap KIB tidak ingin terburu-buru dalam melangkah sebagai bentuk kehati-hatian. Menurutnya, KIB mempertimbangkan dan melihat arah dan proses politik sebelum memutuskan penentuan nama calon presiden (capres).

Dalam pandangan Airlangga, KIB sedang membangun, memperkuat, memperindah mesin politik terlebih dahulu. Setelah itu, barulah mereka akan melihat calon-calon yang akan tampil sejalan atau tidak dengan program tersebut. Menurut dia, kalau KIB memang berorientasi pada visi misi, maka akan lebih baik jika calon-calon yang akan dirangkul KIB juga ditampilkan dalam momen-momen politik bersama dengan publik.

Kendati KIB mendahulukan program dibandingkan menjual figur nama capres, namun kata Airlangga langkah KIB ini tidak relevan jika dibandingkan dengan pengusungan capres di Amerika. Pasalnya, partai di Indonesia sebagian besar tidak bisa sendirian mengusung capres tanpa adanya koalisi.

Baca Juga:  Tembus 3 Besar Nasional, Lampung Selatan Buktikan Kualitas di PPD 2026

“Kalau Amerika itu prosesnya konvensi berbasis pada partai politik. Demorat punya konvensi sendiri, Republik juga demikian. Tapi kalau di Indonesia, model konvensi tidak relevan karena setelah konvensi dia harus membangun koalisi lagi,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa menyampaikan, dalam waktu dekat Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) akan kembali menggelar pertemuan.

Pertemuan tersebut dilakukan untuk menyampaikan program-program KIB kepada publik pada Oktober 2022 mendatang. Sementara terkait penetapan capres, ia menyebut belum akan dilakukan dalam waktu dekat.

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

SANY Indonesia Finance Bidik Pembiayaan Rp1,5 Triliun
Empat Warga Palestina Tewas dalam Serangan Israel di Jalur Gaza
Pertempuran Sengit, Serangan Udara Hantam Yaman
Kemenpar Ajak Agen Perjalanan Tiongkok Garap Labuan Bajo
Elfianah: KLA Mesuji Kejar Predikat Nindya
Besok, Galang Dilantik jadi Wabup Way Kanan 
Antrean dan Higienitas Jadi Kendala Minor Prasmanan MBG Lampung Utara
Velli Buka Konkerkab II PGRI Way Kanan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:56 WIB

SANY Indonesia Finance Bidik Pembiayaan Rp1,5 Triliun

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Empat Warga Palestina Tewas dalam Serangan Israel di Jalur Gaza

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Pertempuran Sengit, Serangan Udara Hantam Yaman

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:36 WIB

Kemenpar Ajak Agen Perjalanan Tiongkok Garap Labuan Bajo

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Elfianah: KLA Mesuji Kejar Predikat Nindya

Berita Terbaru

CEO PT SANY Indonesia Finance Bryan Kasenda (tengah) berbicara dalam konferensi pers acara Official Inauguration & Commercial Market Launch di Park Hyatt, Jakarta Pusat, pada 29 Oktober 2026. (Istimewa)

Beijing

SANY Indonesia Finance Bidik Pembiayaan Rp1,5 Triliun

Kamis, 29 Okt 2026 - 20:56 WIB

Seorang pria Palestina memeriksa sebuah gedung apartemen yang hancur setelah serangan udara Israel di Gaza City pada 24 April 2025. (Xinhua)

Berita Utama

Empat Warga Palestina Tewas dalam Serangan Israel di Jalur Gaza

Kamis, 29 Okt 2026 - 20:43 WIB


Foto tangkapan layar yang disediakan oleh Pusat Media Houthi ini menunjukkan sejumlah warga sedang mencari penyintas di antara reruntuhan pascaserangan udara Arab Saudi yang menargetkan sebuah stasiun pengisian bahan bakar di Provinsi Al-Jawf, Yaman, pada 28 Oktober 2026. (Pusat Media Houthi/Xinhua)

Berita Utama

Pertempuran Sengit, Serangan Udara Hantam Yaman

Kamis, 29 Okt 2026 - 20:39 WIB

Suasana sesi business matching antara agen perjalanan Tiongkok dan pelaku industri pariwisata Indonesia dalam rangkaian Famtrip di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur. (Kementerian Pariwisata Republik Indonesia/Xinhua)

Berita Utama

Kemenpar Ajak Agen Perjalanan Tiongkok Garap Labuan Bajo

Kamis, 29 Okt 2026 - 20:36 WIB

Berita Utama

Elfianah: KLA Mesuji Kejar Predikat Nindya

Kamis, 29 Okt 2026 - 16:02 WIB