Di Provinsi Lampung terdapat UMKM sebanyak 192.234 unit yang terdiri dari usaha mikro 182.655 unit, usaha kecil sebanyak 9.303 unit dan usaha menengah sebanyak 276 unit.
“Potensi kuantitas UMKM tersebut merupakan pelaku ekonomi yang harus terus kita pelihara dan jaga demi pembangunan ekonomi Lampung yang maju dan berkualitas,” ucap Gubernur.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Riana Sari Arinal dalam sambutannya menyampaikan bahwa Lampung Craft merupakan salah satu bentuk upaya peningkatkan daya saing para perajin di Provinsi Lampung.
“Pameran ini telah menjadi agenda kegiatan tahunan, dan di Tahun 2022 ini merupakan Lampung Craft ke-3 dengan Kabupaten Way Kanan sebagai ikon. Tema yang diusung adalah “The Exotica Of Way Kanan”. Keindahan alamnya yang hijau dan subur serta keunikan budayanya menjadikan Kabupaten Way Kanan sangat berpotensi untuk dikembangkan sebagai penghasil berbagai produk perajin yang berkualitas,” ucapnya.
Pameran Lampung Craft tahun 2022 menampilkan 46 stand, termasuk Dekranasda Kabupaten/Kota, BUMN, UMKM baik dari Lampung maupun luar Lampung, dan partisipan lainnya, yang juga akan diisi dengan fashion show, talk show, kuliner, hiburan serta atraksi budaya Lampung.
Riana Sari Arinal berharap Lampung Craft tahun 2022 akan sesukses tahun-tahun sebelumnya dimana besarnya antusiasme masyarakat Lampung untuk berkunjung ke Pameran Lampung Craft dengan omset penjualan yang tinggi.
“Pameran Lampung craft bukan saja menjadi ajang promosi dan pemasaran produk perajin Lampung saja namun juga menjadi wadah edukasi dan informasi bagi masyarakat Lampung dalam mempelajari keanekaragaman budaya, wastra dan kerajinan Lampung,” ucap Ketua Dekranasda Provinsi Lampung.
1 2 3 4 Selanjutnya
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya















