Kunker di Abung Pekurun, Tamanuri Komitmen Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

Minggu, 21 Januari 2024 | 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Rudi Alfian

LAMPUNG UTARA – Dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat, Anggota Komisi V DPR-RI, Tamanuri bersama Anggota DPRD Provinsi Lampung, Mardiana menggelar kegiatan Kunjungan Kerja (Kunker) di Desa Pekurun Kecamatan Abung Pekurun guna menyerap aspirasi masyarakat desa setempat, Sabtu, (20/01).

Hal itu disampaikan langsung oleh anggota Komisi V DPR-RI, Tamanuri didampingi anggota DPRD Provinsi Lampung, Mardiana dihadapan masyarakat Pekurun dan beberapa desa yang ada di Kecamatan Abung Pekurun yang dibalut dalam kegiatan Kunjungan Kerja (Kunker) Daerah Pemilihan (Dapil) Lampung II.

“Apa yang menjadi keluhan dan harapan warga di Kecamatan Abung Pekurun nanti, saya berkomitmen untuk memfasilitasi dan merealisasikan program yang diinginkan masyarakat,” ungkap Tamanuri.

Masih kata dia, banyak program saat ini yang telah direalisasikan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Seperti program Bedah Rumah (BSPS), infrastruktur jalan penghubung antar desa dan kecamatan (PISEW), infrastruktur penyokong kemajuan petani (P3-TGAI), Sanitasi Desa (Sandes), dan program lainnya yang benar-benar bersentuhan langsung dengan masyarakat bawah.

“Kita akan terus berupaya meningkatkan taraf hidup masyarakat, dengan membawa program yang menjadi keinginan masyarakat. Apa yang menjadi keinginan warga disini, kami siap memfasilitasi dan memperjuangkan untuk kepentingan masyarakat banyak,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Mardiana, dirinya siap memfasilitasi dan berusaha merealisasikan apa yang menjadi keinginan masyarakat. Seperti yang sudah dibuktikan dengan kerja nyata dengan menyuarakan keinginan konstituen hingga terealisasi dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

“Amanah yang telah diberikan kepada kami, kami jaga dan benar-benar memperjuangkan apa yang menjadi keinginan masyarakat. Alhamdulillah program itu saat ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Kedepan, kami selaku representatif dari masyarakat akan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat agar semua aspirasi konstituen dapat terwujud,” kata dia.

Baca Juga:  RUU Satu Data Dinilai Mendesak, DPR Soroti Banyaknya Kebijakan Salah Sasaran Akibat Data Amburadul

Sementara itu, Kades Pekurun, Paiman mengatakan pihaknya mewakili warga desa meminta agar wakil rakyat benar-benar berpihak pada rakyat. Hari ini, masyarakat yang ada dipelosok desa sangat membutuhkan pembangunan infrastruktur jalan penghubung antar desa dan kecamatan yang saat ini kondisinya sangat memprihatikan.

Selain menjadi penghambat pengangkutan hasil bumi, anak sekolah terkadang menjadi korban, terlebih saat musim penghujan tiba. Banyak anak-anak yang terpaksa terlambat masuk sekolah dikarenakan jarak tempuh yang harus memakan waktu cukup lama karena kondisi jalan rusak, bahkan anak-anak harus memutar balik karena terjatuh dan seragam sekolahnya kotor.

Pola hidup sehat pun didesa belum dapat tercapai, hal itu dikarenakan sanitasi yang masih dinilai buruk. Masih banyak warga yang belum memiliki WC yang layak, bahkan kondisi rumah yang tidak layak huni.

Terobosan program Tamanuri – Mardiana dianggap benar-benar bersentuhan langsung dengan masyarakat bawah. Mulai dari program Sanitasi Desa, Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) atau yang dikenal dengan sebutan ‘Bedah Rumah’ untuk masyarakat tidak mampu.

“Berangkat dari itu, warga berharap program yang digaungkan oleh Dewan Senayan Tamanuri bersama anggota DPRD Provinsi Lampung, Mardiana dapat dirasakan di bumi Pekurun dan desa sekitar,” ujar Kades Paiman.

Bahkan, permasalahan potensi pariwisata yang ada di desa Pekurun yang hingga saat ini mangkrak. Meski memiliki salah satu bendungan terbesar di Provinsi Lampung, kondisinya saat ini sangat memprihatikan.

Baca Juga:  Jajaran Sat Lantas Polres Mesuji Tebar Kebaikan, Bagikan Sembako Kepada Anak Yatim

“Masyarakat meminta agar potensi pariwisata yang ada di desa Pekurun agar dapat dihidupkan kembali. Dengan harapan, jika wisata bendungan Way Rarem dapat dihidupkan kembali, maka secara otomatis perekonomian didesa meningkat,” kata Paiman.

Tagline ‘Kacang Tidak Lupa Kulitnya’ disampaikan masyarakat desa dengan harapan apa yang menjadi keinginan warga dapat direalisasikan secepatnya.

Jumrah (42) warga Pekurun yang telah membuktikan program yang digaungkan Tamanuri – Mardiana benar-benar dirasakan olehnya. Dirinya berharap masyarakat lainnya bisa ikut merasakan program yang diusung oleh wakil rakyat yang berasal dari Fraksi Partai Nasdem itu.

“Terima kasih kepada Bapak Tamanuri dan Ibu Mardiana, karena adanya program itu, sekarang rumah saya sudah bagus dan dibangun lewat program Bedah Rumah. Saya harap warga yang lain bisa ikut merasakan dan menikmati program bedah rumah dan yang lainnya,” tutur Jumrah.

Perwakilan Kades Lainnya, Robert Andi Kusuma dan Hevi Sondia dalam kesempatan itu juga menyampaikan bahwa warga di desanya juga menginginkan program-program itu turun kedesanya. Mengingat kondisi dilapangan masih banyak yang membutuhkan.

“Harapan kami, apa yang menjadi keinginan warga dapat direalisasikan, karena kondisi didesa kami masih banyak warga yang rumahnya tidak layak huni dan belum memiliki WC yang dianggap layak,” tandasnya.##

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

LP2M UIN Raden Intan Lampung Gelar Workshop Penulisan Proposal untuk Dosen Pemula dan Tendik
Rapat Kerja 2026, Rektor UIN RIL Ajak Sivitas Bangun Ritme Bersama Wujudkan Visi Kampus
Manfaatkan Fasilitas, Raker UIN RIL 2026 Dorong Kemandirian Kampus
Dari Waste to Energy hingga Wakaf Produktif, Rektor UIN RIL Sampaikan Rekomendasi Program Strategis Kemenag
Gubernur Buka Festival UMKM dan Pasar 1001 Malam di Lampung Timur
Sempat Jadi Polemik, WNA Bangladesh Sudah Ditangani dan Segera Dideportasi
Rapat BAM DPR RI di Pekanbaru Soroti Sengketa Lahan PT SBP dan Masyarakat Rengat
Pulihkan Keuangan Negara, Kejaksaan Eksekusi Uang Pengganti Rp7,8 Miliar Dalam Perkara Korupsi Tol Terpeka

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 10:50 WIB

LP2M UIN Raden Intan Lampung Gelar Workshop Penulisan Proposal untuk Dosen Pemula dan Tendik

Sabtu, 18 April 2026 - 10:41 WIB

Rapat Kerja 2026, Rektor UIN RIL Ajak Sivitas Bangun Ritme Bersama Wujudkan Visi Kampus

Sabtu, 18 April 2026 - 10:37 WIB

Manfaatkan Fasilitas, Raker UIN RIL 2026 Dorong Kemandirian Kampus

Sabtu, 18 April 2026 - 10:34 WIB

Dari Waste to Energy hingga Wakaf Produktif, Rektor UIN RIL Sampaikan Rekomendasi Program Strategis Kemenag

Sabtu, 18 April 2026 - 07:27 WIB

Gubernur Buka Festival UMKM dan Pasar 1001 Malam di Lampung Timur

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Manfaatkan Fasilitas, Raker UIN RIL 2026 Dorong Kemandirian Kampus

Sabtu, 18 Apr 2026 - 10:37 WIB

#indonesiaswasembada

Gubernur Buka Festival UMKM dan Pasar 1001 Malam di Lampung Timur

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:27 WIB